GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lonjakan Kasus Meningkat, Pj Gubernur Jabar Minta RSUD dan Puskesmas di Jawa Barat Lakukan Ini

Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin meminta kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap meningkatnya kasus DBD di berbagai wilayah Jawa Barat beberapa pekan ini.
Sabtu, 23 Maret 2024 - 11:59 WIB
Pj Gubernur Jabar menghimbau warga dan dinas agar waspada melonjaknya kasus DBD
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Bandung, tvOnenews.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meminta kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di berbagai wilayah Jawa Barat beberapa pekan ini. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Selain itu, Bey Machmudin meminta agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Puskesmas untuk cepat menyediakan obat-obatan serta stok infus untuk penanganan pasien yang terinfeksi DBD tersebut. 

 

 

"Pertama tetap, harus melakukan 3 M itu oleh masyarakat , saya sudah memerithakan kepada RSUD, rumah sakit, Puskesmas untuk menyediakan obat DBD terutama, infus,"kata Bey Machmudin, Sabtu (23/03/2024). 

 

 

Kemudian, untuk antisipasi lonjakan bertambah, Bey juga meminta agar para orang tua untuk melakukan langkah cepat apabila melihat anaknya sakit dengan gejala demam berdarah. 

 

 

Terlebih lagi kata dia, apabila anak mengalami demam lebih dari satu hari, agar orang tua segera membawa anaknya ke rumah sakit untuk dilakukan pengecekan. 

 

 

"anak yang demam lebih dari satu hari sebaiknya dibawa ke puskesmas untuk dicek demam berdarah atau tidak,"ucap Bey. 

 

 

Bey mengungkapkan pihaknya akan terus berupaya dengan berbagai hal, dengan mengikatkan kasus DBD di wilayah Jabar

 

 

“Untuk saat ini, kita ke siap, siagaan rumah sakit dan Puskesmas,"ungkap Bey. 

 

 

Sementara menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar, jumlah keseluruhan yang terkena bemam berdarah sejak bulan Januari sampai Maret 2024 ini mencapai 11.058 kasus.

 

 

 Angka tersebut masih terbilang tinggi, meskipun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat, bulan Maret ini terjadi penurunan dibandingkan dengan Februari 2024 lalu. 

 

 

"Untuk Maret ini memang terjadi penurunan yang terkena DBD, namun secara keseluruhan itu jumlahnya dari Januari, Februari dan Maret ini mencapai 11.058 orang yang kena DBD," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani Dewi, kepada tvOnenews.com pada Kamis (21/03/2024) kemarin. 

 

 

Masih kata Vini, untuk jumlah yang meninggal sampai Maret ini berjumlah 96 orang yang tersebar di beberapa daerah di Jawa Barat, terbanyak dari Kabupaten Bandung dan Kabupaten Subang

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Untuk yang meninggal dunia itu terbanyak ada di Kabupaten Bandung 14 orang, Kabupaten Subang 13 orang, Kabupaten Bandung Barat 8 orang, Kota Bandung 8 orang dan beberapa kota kabupaten lainya di Jabar total yang meninggal itu 96 orang,"ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT