News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cover Story One : Petaka Bus Maut Wisata Sekolah

Bus rombongan siswa SMK Lingga Kencana, Depok, mengalami kecelakaan pada 11 Mei silam di daerah Ciater, Subang. 11 nyawa melayang, akibat kecelakaan tersebut.
Kamis, 16 Mei 2024 - 12:00 WIB
Cover Story One : Petaka Bus Maut Wisata Sekolah
Sumber :
  • Ìstimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ā Allahu Akbar, Allahu Akbar, itulah teriakan N, salah seorang siswa SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat, saat mengalami kecelakaan pada 11 Mei silam di di daerah Ciater, Subang, Jawa Barat. 11 nyawa melayang, akibat kecelakaan tersebut. Sembilan siswa dan seorang guru serta seorang pengendara motor meninggal akibat insiden nahas tersebut.

N mengaku sempat melakukan siara langsung atau live TikTok melalui akunnya sebelum kecelakaan terjadi. Dia mengatakan, saat live streaming, bus masih berjalan normal.Ā  Namun, belum lama live TikTok, kata N, bus tiba-tiba oleng dan ada pemberitahuan bahwa bus mengalami rem blong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada teriak-teriak rem blong, rem blong, begitu. Semua panik, ya, ngucap Allahu Akbar, Allahu Akbar," kata N dalam wawancara khusus dengan Kabar Siang tvOne, Senin (13/05/2024).

N yang panik hanya berusaha pegangan dan memeluk handphonennya. N pun tidak tersadar saat bus terguling dan mengalami kecelakaan mengerikan. N menduga dirinya terpental ke kaca depan, lalu tak sadarkan diri.

"Saya nggak sadar, nggak tahu pasti, tiba-tiba sudah di luar. Kemungkinan saya terpental lewat kaca depan (bus), ke pasir-pasir. Lalu, saya jalan ke warung untuk menenangkan diri," ujar N.

N pun menambahkan bahwa sebelum melanjutkan perjalana, bus tersebut memang mengalami masalah. Sopir dan kernet, kata N, sempat mengecek bus.

"Iya ada ngecek-ngecek gitu, entah rem atau apa saya kurang tahu," ujar N.

Rem Bus Sempat Ā Diperbaiki Saat Perjalanan Pulang

Kronologi Kecelakaan Sebelumnya, sopir bus, Sadira mengatakan, rombongan awalnya berangkat dari Depok menuju BandungĀ pada Jumat(10/05/2024). Tiba di Bandung, rombongan lalu menginap di daerah Cihampelas. Saat itu, kata Sadira, kondisi bus masih normal. Rombongan kemudian melanjutkanĀ perjalanan menuju Tangkuban Perahu.

"Nah, di Tangkuban Perahu, saya sudah terasa tuh di atas," kata kata Sadira, diwawancarai tvOne, Minggu (12/05/2024).

Sadira merasakan rem bus mengalami masalah hingga dirinya memanggil montir terdekat untuk melakukan perbaikan.

"Dikirimkan montir agar stabil kembali. Nah, dari situ ya kita kembali turun untuk mengarah ke Depok. Kan udah disetel kan sama montir, ya aman," ujar Sadira.

Rombongan selanjutnya mampir ke sebuah rumah makan yang terletak di daerah Ciater. Saat itu Sadira kembali memeriksa rem sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke Depok. Ketika melanjutkan perjalanan, Sadira merasakan rem bus tidak berfungsi.Ā 

"Saya baru terasa, kok ini angin habis? Ternyata begitu masuk gigi itu sudah nggak bisa karena posisi rem masih diinjak, mau masuk gigi itu udah nggak bisa. Saya lihat anginnya habis," ungkap dia.

Sadira pun menyadari bahwa busnya bakal mengalami kecelakaan, karena rem tidak berfungsi atau blong. Dia kemudian meminta seluruh penumpang untuk berpegangan.

"Saya inisiatif untuk mencari tempat yang turunan, bukan bahu jalan, tapi jalan penyelamat. Ternyata tidak ada," kata dia.

Polda Jabar Menetapkan Sopir Bus Sebagai Tersangka

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar menetapkan Sadira (51) sopir Bus Trans Putera Fajar sebagai tersangka kasus kecelakaan maut di Jalan Raya Ciater, Subang, Sabtu (11/05/2024) kemarin. Bus yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Kota Depok tersebut mengalami kecelakaan hingga menyebabkan 11 meninggal dunia.Ā 

"Dari hasil pemeriksaan penyidik Unit Laka Lantas Polres Subang dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar menetapkan sopir Bus Trans Putera Fajar bernama Sadira sebagai tersangka dalam kecelakaan bus," kata Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Wibowo, Selasa (14/05/2024) di Subang.

Wibowo mengatakan telah melakukan langkah penyelidikan secara cepat. Penyelidikan melakukan metode traffic accident analysis yang dilakukan Ditlantas Polda Jabar, Satlantas Polres Subang dan Korlantas Polri.

"Kami telah melakukan pemeriksaaan secara estafet hingga hari ini terhadap 13 orang, pengemudi, kernet, penumpang bus, masyarakat yang mengetahui peristiwa ini, dua saksi ahli, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Subang dan pihak agen travel," ucapnya.

Wibowo juga mengungkapkan pihaknya juga telah memeriksa fisik bus yang terguling.Ā  Hasil penyelidikan, tidak ditemukan bekas pengereman dan hanya didapati tanda gesekan bus dan aspal.Ā 

"Hasil olah TKP tidak ditemukan bekas pengereman yang ada hanya bekas tanda gesekan bus dan aspal. Artinya kendaraan saat melaju hingga terjadi kecelakaan tidak menggunakan rem," ungkapnya.

Wibowo melanjutkan didapati fakta bahwa sopir bus mengetahui kondisi rem bus bermasalah.Ā  Hal itu didukung oleh fakta bahwa sopir sempat memperbaiki rem bus dua kali di dekat Gunung Tangkuban Parahu dan di rumah makan di Ciater.

"Pertama di dekat Gunung Tangkuban Parahu diperbaiki oleh mekanik atas panggilan dari sopir. Setelah bus melaju, permasalahan rem kembali terjadi saat bus berhenti di rumah makan, Bang Ajun di Ciater. Sopir dan kernet mencoba kembali memperbaiki salah satu komponen rem," terang Wibowo.

Ā 

Kecelakaan Maut Bus Wisata Sekolah Menyisakan Duka Mendalam

Sebelum kejadian ini, seorang ibu sempat berkomunikasi dengan anaknya yang menjadi korban tewas akibat kecelakaan bus siswa SMK Lingga Kencana ini.Ā  Ibu dari korban tewas Mahesa Putra, Rosdiana menceritakan ketika dirinya terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya pada pukul 16.30 WIB.

ā€œKomunikasi terakhir WhatsApp di mana? Sudah jalan pulang? Katanya belum masih makan. Setelah makan baru pulang. Itu jam setengah 5. Waktu dia masih di Subang,ā€ ungkap Rosdiana kepada tvOne pada Minggu (12/05/2024). B

Rosdiana mengatakan Mahesa merupakan anak pertama dari empat bersaudara yang memiliki cita-cita menjadi pemain futsal.

ā€œCita-citanya ingin jadi pemain futsal. Apapun kegiatannya yang menyangkut sepak bola pasti dia ikut,ā€ ungkapnya.Ā 

Rosdiana mengungkapkan bahwa Mahesa ingin kerja sambil kuliah setelah lulus dari SMK ini.Ā 

ā€œDia ingin bahagiakan ibu dan adik-adiknya,ā€ terang dia.

Begitu banyak cerita sedih yang diakibatkan oleh kecelakaan bus maut yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok. Banyak bus yang tidak layak jalan masih beroperasi, menimbulkan risiko tinggi bagi penumpang.

Saksikan selengkapnya di Program Cover Story One, Kamis 16 Mei 2024 Pukul 23.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(tim/lis/adw/fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Medali Perak Asian Games 2026 Menjadi Modal Berharga untuk Amri/Nita Bisa Bersaing di Level yang Lebih Tinggi

Medali Perak Asian Games 2026 Menjadi Modal Berharga untuk Amri/Nita Bisa Bersaing di Level yang Lebih Tinggi

Pasangan ganda campuran Indonesia yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, harus akhiri perjuangan mereka di Asian Games dengan membawa pulang medali perak.
Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 meski Ditahan Malaysia, Syaratnya Begini

Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 meski Ditahan Malaysia, Syaratnya Begini

Timnas Indonesia tetap berpeluang lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 meski ditahan Malaysia. Berikut skenario yang harus terjadi di laga terakhir Grup A nanti.
Pemicu Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terkuak, Korban Gadai Motor Pelaku

Pemicu Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terkuak, Korban Gadai Motor Pelaku

Polres Metro Jakarta Utara mengungkap pemicu dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap pria berinisial EY (28) yang berujung meninggal dunia di wilayah Tanjung Priok.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 30 September 2026, Rezeki dan Peluang Baru Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 30 September 2026, Rezeki dan Peluang Baru Berdatangan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 30 September 2026: Rezeki dan peluang baru berdatangan.
Ini Permintaan Thomas Tuchel Jelang Timnas Inggris Hadapi Republik Ceko di UEFA Nations League

Ini Permintaan Thomas Tuchel Jelang Timnas Inggris Hadapi Republik Ceko di UEFA Nations League

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memiliki satu permintaan jelang duel kontra Republik Ceko. Dia menekankan bahwa musuh Inggris bukan hanya tim lawan, melainkan diri sendiri.
Coach Justin Bongkar Kesalahan Timnas Indonesia, Soroti Peran Thom Haye: Dia Bruno Fernandes-nya Kita

Coach Justin Bongkar Kesalahan Timnas Indonesia, Soroti Peran Thom Haye: Dia Bruno Fernandes-nya Kita

Coach Justin menyoroti peran Thom Haye setelah Timnas Indonesia ditahan Malaysia 0-0. Ia menilai kemampuan kreatif Haye belum dimanfaatkan secara maksimal.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT