News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawaslu Jabar: Ada 107 Pantarlih Pemilu 2024 Merupakan Tim Kampanye

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menyatakan mereka menemukan berbagai kesalahan prosedur dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit), salah satunya, sebanyak 107 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) Pemilu 2024 terdaftar sebagai tim kampanye.
Kamis, 11 Juli 2024 - 09:14 WIB
Proses pengawasan dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada tahapan penyusunan daftar pemilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Jawa Barat
Sumber :
  • Antara

Bandung, tvOnenews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menyatakan mereka menemukan berbagai kesalahan prosedur dalam proses pencocokan dan penelitian (coklit), salah satunya, sebanyak 107 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) Pemilu 2024 terdaftar sebagai tim kampanye.

"Sampai 8 Juli 2024, didapati temuan antara lain Jumlah pantarlih yang terbukti sebagai anggota/pengurus Parpol/tim kampanye/tim pemenangan pemilu pemilihan terakhir sebanyak 107 orang," kata Kordiv Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jawa Barat Nuryamah dalam keterangannya di Bandung, Rabu (10/07/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temuan itu, dijelaskan oleh Nuryamah, saat proses pengawasan coklit data pemilih pada tahapan penyusunan daftar pemilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Jawa Barat yang dilakukan oleh jajaran pengawas pemilu se-Jawa Barat yang terdiri dari bawaslu kabupaten/kota, panwaslu kecamatan hingga pengawas kelurahan/desa di 27 kabupaten/kota se-Jabar.

Metode pengawasan yang dilakukan berupa pengawasan melekat secara langsung dan juga uji petik terhadap kinerja pantarlih, serta memastikan kerja tersebut sudah sesuai dengan prosedur.

Temuan pelanggaran anggota parpol/tim kampanye sebagai pantarlih itu, ucap Nuryamah, merupakan satu dari empat temuan yang menjadi tren saat proses Coklit data pemilih, yakni pantarlih yang tidak melakukan coklit secara langsung dengan jumlah pelanggaran 16 orang.

Kemudian pelanggaran prosedur pantarlih yang tidak memiliki SK sebanyak 97 orang, dan pantarlih yang melimpahkan tugasnya pada orang lain sebanyak dua pelanggar.

"Terhadap permasalahan tersebut, jajaran pengawas pemilu menyampaikan saran kepada kpu kabupaten/kota, ppk dan pps agar melakukan pembinaan terhadap pantarlih yang terbukti sebagai anggota/pengurus Parpol/tim kampanye/tim pemenangan pemilu/pemilihan terakhir, selanjutnya memberikan pembinaan kepada pantarlih yang tidak melakukan coklit sesuai dengan prosedur," ucap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, berdasarkan data yang terhimpun dari 27 Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat, terdapat 416.990 Kepala Keluarga (KK) yang telah dilakukan Uji Petik oleh Pengawas Kelurahan/Desa Se-Jawa Barat.

Hasil temuannya yang pertama jumlah KK yang belum dicoklit tetapi sudah ditempel stiker sebanyak 44 KK, dan jumlah KK yang sudah dicoklit tetapi tidak ditempel stiker sebanyak 1.045 KK.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tolak Mentah-mentah Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Vietnam: Bisa Jadi Batu Sandungan

Tolak Mentah-mentah Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Vietnam: Bisa Jadi Batu Sandungan

Media Vietnam menilai Timnas Indonesia sebagai ancaman serius di Piala Asia 2027 dan berpotensi menjadi batu sandungan di fase grup bagi Vietnam.
Aldi Taher Sampai Bintang Film Michelle Ziudith Beri Dukungan Moril untuk dr Richard Lee Usai Sertifikat Mualafnya Dicabut MCI

Aldi Taher Sampai Bintang Film Michelle Ziudith Beri Dukungan Moril untuk dr Richard Lee Usai Sertifikat Mualafnya Dicabut MCI

Publik figur yang salah satunya ada Aldi Taher memberi support moril kepada dr Richard Lee yang baru-baru ini sertifikat mualafnya dicabut oleh Hanny Kristianto
5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 5 Mei 2026, Hindari Investasi dan Perjalanan Jauh

5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 5 Mei 2026, Hindari Investasi dan Perjalanan Jauh

Berikut adalah lima weton yang diprediksi akan mengalami nasib kurang beruntung atau apes pada 5 Mei 2026.
5 Weton Paling Berjaya pada 5 Mei 2026, Banjir Rezeki dan Keberuntungan Tak Terduga

5 Weton Paling Berjaya pada 5 Mei 2026, Banjir Rezeki dan Keberuntungan Tak Terduga

Berikut lima weton yang diprediksi mendapatkan lonjakan keberuntungan, keharmonisan, hingga kesuksesan finansial pada 5 Mei 2026. Salah satunya weton Anda?
Pesan Khusus Pelatih Hyundai Hillstate untuk Megawati Hangestri: Pemain Mega, Periksa Kondisi Anda. Saya Menonton dengan Seksama!

Pesan Khusus Pelatih Hyundai Hillstate untuk Megawati Hangestri: Pemain Mega, Periksa Kondisi Anda. Saya Menonton dengan Seksama!

Pelatih Hyundai Hillstate pantau langsung kondisi Megawati Hangestri. Sampai beri pesan khusus soal cedera jelang Liga Voli Korea musim depan. Kehadiran Kang bukan sekadar
Top 3 Trend: Sherly Tjoanda Salah Ucap saat Beri Sambutan, Gubernut Malut Kaget Lihat Kondisi Kamar Mandi Calon Penerima RTLH, hingga Nangis kala Beri Modal Usaha

Top 3 Trend: Sherly Tjoanda Salah Ucap saat Beri Sambutan, Gubernut Malut Kaget Lihat Kondisi Kamar Mandi Calon Penerima RTLH, hingga Nangis kala Beri Modal Usaha

Sosok Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menempati jajaran berita terpopuler di tvOnenews.com lewat serangkaian aksi humanisnya yang dilakukan kepada warga.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
Berapa Gaji Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate? Segini Perkiraan Bayaran Mega jika Kembali ke V-League 2026

Berapa Gaji Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate? Segini Perkiraan Bayaran Mega jika Kembali ke V-League 2026

Berapa gaji Megawati Hangestri jika bergabung dengan Hyundai Hillstate? Simak perkiraan bayaran Mega di V-League 2026, dari kuota Asia hingga pemain asing.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT