News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ridwan Kamil Minta Rumah Sakit di Jabar Siaga 1 Antisipasi Omicron

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta rumah sakit untuk siaga 1 mengantisipasi varian omicron dan menyikapi tingkat keterisian kamar (BOR) pasien COVID-19 kini meningkat.
Jumat, 4 Februari 2022 - 17:50 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Sumber :
  • Antara

Bandung, Jawa Barat - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta rumah sakit untuk siaga 1 mengantisipasi varian omicron dan menyikapi tingkat keterisian kamar  (BOR)  pasien COVID-19 kini meningkat.

"Saya sudah perintahkan semua rumah sakit siaga 1 karena BOR meningkat," ujar Ridwan Kamil dalam keterangan resminya di Bandung, Jumat (04/02/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menuturkan, status siaga 1 tersebut harus ditunjukkan dengan penambahan kasur atau ruang pasien, ketersediaan tabung oksigen hingga obat-obatan.

"Bed ditingkatkan, oksigen disiapkan plus treatment-nya," katanya.

Mengenai penerapan status siaga 1 rumah sakit ini, khususnya di wilayah aglomerasi Bodebek dan Bandung Raya, dikeluarkan karena dua wilayah tersebut terjadi lonjakan kasus cukup signifikan yang kemungkinan varian omicron.

"Jadi kami mendorong aglomerasi ini rumah sakitnya agar bersiap-siap. Itu berulang-ulang dari dulu COVID-19 ngumpulnya di situ," kata Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil.

COVID-19 varian omicron diketahui memiliki daya tular yang cukup cepat. Di Indonesia varian ini tingkat fatalitasnya lebih rendah dari varian delta, apalagi jika menyerang orang yang sudah divaksin lengkap. Rata-rata pasien sembuh dalam waktu 3-4 hari.​​​​​

"Omicron itu seperti kata Pak Menkes cepat menular, tapi juga cepat sembuh, tiga sampai empat hari biasanya sembuh," katanya.

Untuk itu bagi masyarakat yang terkonfirmasi varian omicron, namun bergejala ringan, Kang Emil meminta agar diisolasi di rumah masing-masing, dengan pengawasan dan obat-obatan yang cukup.

Sebab, katanya, perawatan di rumah sakit hanya bagi pasien yang bergejala berat, seperti demam, flu, batuk, saturasi rendah dan punya komorbid. Perawatan di luar rumah sakit ini akan berdampak baik pada BOR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kalau gejalanya ringan terus ingin dirawat di rumah sakit nanti menaikkan BOR. Rumah sakit itu untuk yang gejala berat, komorbid dan saturasi rendah, di luar itu di rumah saja dengan disiapkan vitamin, obat dan pengawasan," tuturnya.

Kang Emil meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam segala aktivitas. Pandemi COVID-19 hingga saat ini belum diketahui kapan akan berakhir.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komentar Berkelas Para Bintang Timnas Futsal Indonesia soal Laga Kontra Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

Komentar Berkelas Para Bintang Timnas Futsal Indonesia soal Laga Kontra Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

Para pemain bintang Timnas Futsal Indonesia memberikan komentar berkelas soal pertandingan melawan Jepang di Piala Asia Futsal 2026.
3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia di Eropa yang Berpeluang Invasi Super League Musim Depan, Nomor Dua Gratis

3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia di Eropa yang Berpeluang Invasi Super League Musim Depan, Nomor Dua Gratis

Meskipun peluangnya agak berat, namun deretan pemain diaspora Timnas Indonesia di Eropa ini masih berpeluang ikuti jejak kompatriotnya untuk ke Super League.
Sebelum Kejadian Memilukan, Anak SD di NTT yang Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Sempat Mengeluh Pusing dan Tak Mau Berangkat Sekolah

Sebelum Kejadian Memilukan, Anak SD di NTT yang Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Sempat Mengeluh Pusing dan Tak Mau Berangkat Sekolah

Sebelum kejadian memilukan terjadi, anak kelas IV SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu sempat mengeluh pusing dan tak mau berangkat sekolah. 
Mauro Zijlstra Lebih Pilih Persija, Media Belanda Kaget Striker Timnas Indonesia itu Rela Tinggalkan Eropa di Usia Muda

Mauro Zijlstra Lebih Pilih Persija, Media Belanda Kaget Striker Timnas Indonesia itu Rela Tinggalkan Eropa di Usia Muda

Striker Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, menjadi sorotan media Belanda usai kabar kepindahannya ke Liga Indonesia. Media tersebut sayangkan kepindahannya.
Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China Resmi Diumumkan: Nova Arianto Panggil Pemain Diaspora

Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China Resmi Diumumkan: Nova Arianto Panggil Pemain Diaspora

Timnas Indonesia resmi mengumumkan daftar pemain yang dipanggil untuk memperkuat tim U-17. Dari 28 pemain yang terpanggil, ada satu penyerang yang berkarier di luar negeri alias diaspora.
Link Live Streaming Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Berpeluang Besar Menang Mudah dari Hong Kong

Link Live Streaming Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Berpeluang Besar Menang Mudah dari Hong Kong

Link live streaming Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Indonesia diprediksi meraih kemenangan mudah saat melawan Hong Kong di laga perdana sektor putri.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT