GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditresnarkoba Polda Jabar Ungkap Pabrik Pembuatan Obat Keras Excimer

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Barat berhasil mengagalkan peredaran jutaan butir obat keras ilegal pada awal November. Mereka pun membongkar rumah produksi obat-obatan keras ilegal di wilayah Sumedang dan Kabupaten Tasikmalaya.
Jumat, 15 November 2024 - 17:47 WIB
Ditresnarkoba Polda Jabar Ungkap Pabrik Pembuatan Obat Keras Excimer
Sumber :
  • tvOnenews.com - Cepi Kurnia

Bandung, tvOnennews.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Barat berhasil mengagalkan peredaran jutaan butir obat keras ilegal pada awal November. Mereka pun membongkar rumah produksi obat-obatan keras ilegal di wilayah Sumedang dan Kabupaten Tasikmalaya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan bersama Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Jawa Barat telah membongkar rumah produksi obat keras ilegal di wilayah Sumedang pada awal November. Enam orang pelaku diamankan bersama barang bukti obat keras ilegal mengandung trihexyphenidyl berlogo LL.

 

 

"Ada peredaran produksi di Kecamatan Cimalaka Sumedang, kemudian tim gabungan bergerak melakukan penggeledahan pada alamat rumah tersebut kemudian diamankan kurang lebih 6 orang dengan inisial WN, SK, CS, RC, SG dan AM," kata Jules di Mapolda Jabar, Jumat (15/11/2024).

 

 

Jules mengatakan keenam orang pelaku diduga memproduksi dan mengedarkan obat keras ilegal. Mereka mengolah bahan baku menggunakan mesin yang menghasilkan obat berbentuk tablet. 

 

 

Ia pun mengatakan keenam pelaku telah memproduksi obat keras sebanyak 170 ribu gram atau 1 juta butir tablet berlogo LL. 

 

 

"Hasil produksi diedarkan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Prosesnya menggunakan jasa rental mobil," ungkap dia.

 

 

Selain itu, pengungkapan kasus obat keras ilegal pun dilakukan di wilayah Tasikmalaya. Ketiga tersangka SY, AA dan IF diamankan karena memproduksi obat keras ilegal.

 

 

Sejumlah barang bukti diamankan yaitu mesin cetak obat keras ilegal, lima kilogram bahan hexymer yang belum diproduksi. Para pelaku yang diungkap di Tasikmalaya dan Sumedang berbeda jaringan.

 

 

Jules mengatakan para tersangka tidak memiliki latar belakang farmasi. Mereka membeli mesin lalu memodifikasi agar bisa memproduksi obat keras. 

 

 

"Mereka tanpa izin dan ilegal," ungkap Jules. 

 

 

Direktur Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Johannes Manalu menyebut petugas berhasil menggagalkan 1 juta obat keras ilegal siap edar di wilayah Sumedang. Sedangkan di Tasikmalaya sudah tercetak 300 butir dan stok 250 kilogram bahan baku hexymer. 

 

 

Ia menuturkan para pelaku menjual per butir dengan harga Rp 3.000 hingga Rp 5.000. Sasaran mereka yaitu kalangan kelas menengah ke bawah.

 

 

"Per 150 gram berisi 1.000 butir mereka jual Rp 700 ribu," kata dia. 

 

 

Perwakilan BPOM Bandung Ayi Mahpud mengatakan dua jenis obat trihexyphenidyl dan hexymer merupakan obat parkinson dan tremor berhubungan dengan syaraf. Apabila dikonsumsi terus menerus oleh anak muda dapat menyebabkan ketergantungan.

 

 

"Efeknya ke ginjal dan berujung bisa cuci darah kalau rutin dikonsumsi," ungkap Ayi. 

 

 

Akibat perbuatan para tersangka, mereka dijerat pasal 435 atau 436 ayat 2 undang-undang nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan juncto pasal 55 ayat 1 ke satu. Dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar.

 

 

Turut hadir di acara ekspos Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Wibowo, BNNP, BPOM. Serta perwakilan dari instansi terkait. 

 

(cep/ fis)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komnas HAM Kecam Keras Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Desak Polisi Ungkap Pelaku Tanpa Impunitas

Komnas HAM Kecam Keras Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Desak Polisi Ungkap Pelaku Tanpa Impunitas

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kecam keras aksi kekerasan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, minta tak ada toleransi.
Kantor PSSI Malaysia Digeruduk Suporter Usai AFC Sanksi WO di Kualifikasi Piala Asia 2027

Kantor PSSI Malaysia Digeruduk Suporter Usai AFC Sanksi WO di Kualifikasi Piala Asia 2027

AFC memberikan sanksi WO bagi Malaysia imbas laga melawan Vietnam dan Laos yang menggunakan pemain naturalisasi ilegal. 
Tim VR46 Milik Valentino Rossi Siapkan Rencana Cerdik untuk Hadapi Regulasi Baru di MotoGP 2027

Tim VR46 Milik Valentino Rossi Siapkan Rencana Cerdik untuk Hadapi Regulasi Baru di MotoGP 2027

Direktur tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Alessio Salucci, membeberkan rencana cerdik tim milik Valentino Rossi untuk musim MotoGP 2027. 
Vietnam Untung Malaysia Buntung, Pemain Naturalisasi Sah Siap Unjuk Gigi Walau Lolos ke Piala Asia 2027

Vietnam Untung Malaysia Buntung, Pemain Naturalisasi Sah Siap Unjuk Gigi Walau Lolos ke Piala Asia 2027

Pengumuman pemain oleh pelatih Kim Sang-sik ini pun bertepatan dengan keputusan AFC atas sanksi pada Timnas Malaysia atas penggunaan pemain naturalisasi ilegal. 
Curhat di Hadapan Dedi Mulyadi, Kades Hoho Bongkar Hal yang Paling Bikin Dia Pusing dan Makin Tertekan, Bukan Soal Pengeroyokan

Curhat di Hadapan Dedi Mulyadi, Kades Hoho Bongkar Hal yang Paling Bikin Dia Pusing dan Makin Tertekan, Bukan Soal Pengeroyokan

Kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Kades Hoho Alkaf mengatakan bahwa dirinya merasa sangat tertekan dan pusing, bukan soal pengeroyokan tapi karena ini.
Valentino Rossi Tuding Karier Francesco Bagnaia Melempem karena Sosok Marc Marquez, Pecco Terang-terangan Bilang Begini...

Valentino Rossi Tuding Karier Francesco Bagnaia Melempem karena Sosok Marc Marquez, Pecco Terang-terangan Bilang Begini...

Francesco Bagnaia tak setuju dengan Valentino Rossi yang tuding kariernya melempem karena kedatangan Marc Marquez ke Ducati.

Trending

Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

​​​​​​​Mertua Vina Cirebon datang jauh dari Tiongkok menemui Dedi Mulyadi untuk klarifikasi kasus viral. Mereka mengungkap kekecewaan hingga fakta mengejutkan.
Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Familiar dengan pola tiga bek dan fokus menyerang dari sayap, begini prediksi formasi Timnas Indonesia dalam debut John Herdman dan asistennya Simon Grayson.
Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda menyoroti pemanggilan Jens Raven ke Timnas Indonesia oleh John Herdman untuk FIFA Series 2026. Striker Bali United itu berpeluang debut bersama Garuda.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Timnas Indonesia akan tampil pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret 2026 di Jakarta. Pada pertandingan pertama, skuad Garuda dijadwalkan
Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Gelandang muda Arsenal, Demiane Agustien, menolak tawaran membela Timnas Indonesia dan memilih fokus memperkuat Belanda U-19 jelang UEFA European U-19 Championship 2026.
Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Penunjukan Simon Grayson sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia di bawah John Herdman menarik perhatian media Inggris, berkat rekam jejak panjangnya di sepak bola Eropa dan Asia.
Ini 2 Pemain Keturunan yang Diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia, Ada Striker Tajam Australia

Ini 2 Pemain Keturunan yang Diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia, Ada Striker Tajam Australia

Ini 2 pemain keturunan yang diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia. Intip ada siapa saja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT