News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petik Manisnya Madu, Warga Cemara Kulon Temukan Sumber Rezeki Baru lewat Budidaya Lebah Trigona

Sebagai desa di pesisir pantura, masyarakat Desa Cemara kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, hanya bergerak di sektor perikanan dan produksi garam, untuk menunjang perekonomian keluarga.
Senin, 15 September 2025 - 22:08 WIB
Lebah tanpa sengat, ternyata jadi sumber rezeki baru bagi warga pesisir pantura, warga juga mulai menggeluti sektor peternakan, salah satunya melalui budidaya lebah trigona.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenew.com - Sebagai desa di pesisir pantura, masyarakat Desa Cemara kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, hanya bergerak di sektor perikanan dan produksi garam, untuk menunjang perekonomian keluarga. Kini, lebah tanpa sengat, ternyata jadi sumber rezeki baru bagi warga pesisir pantura, warga juga mulai menggeluti sektor peternakan, salah satunya melalui budidaya lebah trigona.

Lebah trigona adalah lebah tanpa sengat (stingless bee) dari genus trigona yang hidup secara sosial di wilayah tropis, menghasilkan madu yang kaya akan antioksidan dan propolis dengan rasa khas yang kompleks. Lebah ini membuat sarang dari material alami seperti tanah liat dan resin tumbuhan, dan meskipun produksinya terbatas, madunya bernilai tinggi karena karakteristiknya yang unik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut diungkapkan Kadori (43), anggota kelompok tani hutan Cemara Kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Ia menyampaikan, peternakan lebah mulai memberikan harapan baru bagi ekonomi masyarakat.

"Awalnya kita dari tahun 2003, cuman belum banyak, kita coba satu sampai tiga setup (kandang lebah). Nah terus dari situ kita belajar gimana caranya mengembngakan, karena kita semua di sini masih awam. Dari 1-2 setup kelihatannya bagus. Jadi PHE ONWJ tertarik untuk menambah setup (rumah lebah) menjadi 10 setup," terang Kadori (43) anggota KTH Cemara Kulon. Senin (15/9/2025).

Lanjut Kadori, dari segi vegetasi desa Cemara Kulon, berada di pesisir mantura, bersentuhan langsung dengan hutan mangrove, sedangkan lebah membangun sarang dengan resin tumbuhan dan tanah liat. 

"Kita dibimbing PHE ONWJ, kita diajak sama PHE studibanding ke Rumah pak lebah, di Ciomas, Kabupaten Bogor, sedangkan di desa kami ada hutan mangrove cocok gitu kan di sini budidayanya lebah bisa berekembang. Alhamdulillah perkembangannya lumayan stabil. Penghasilan untuk satu setup, kalau satu bulan itu bisa sampai 1 liter dengan harga perliter satu juta rupiah"

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Desa Cemara Kulon, Sudarno juga turut mendorong inovasi dengan mengembangkan taman desa. Taman ini bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga difungsikan sebagai penunjang kebutuhan pangan lebah madu trigona.

“Dengan adanya taman desa, selain menjadi tempat wisata, juga bisa menyediakan tanaman bunga sebagai sumber pakan lebah. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi warga sekaligus menjadikan Desa Cemara Kulon sebagai desa wisata yang mandiri. Karena hampir 80 persen mata pencarian warga desa Cemara Kulon di sektor perikanan dan kelautan, ada terasi, ada ikan nasin, ya tidak jauh dari seafood lah. Ini adalah proses untuk memulai. Dengan bantuan teman-teman Pertamina, Master plan ini lebih spesifiknya kita menata kawasan yang kurang lebih 1.300 meter menjadi tempat yang lebih estetik dan tadi kita bicara edu wisata atau desa wisatanya, harapannya nanti setelah ini pohonnya sudah produktif. Artinya untuk mendukung pertumbuhan di desa kami, harapannya di sini sudah ada hasil dari madu, dari sektor perkebuna dan bonusnya menjadi desa wisata. Alhamdulillah tahun sekarang sudah ditetapkan Desa Cemara Kulon jadi desa kreatif. Jadi tahun depan Dinas Pariwisata support kurang lebih anggaran 200 juta. Kemudian dari Kecamatan 200 juta untuk pembendahan pembangunan. Misalkan di sini belum adanya Gazebo, terus penataan taman, Parkir, mudah-mudahan dan harapannya dengan forum ini kegiatannya semakin lebih luas" jelas Kepala Desa Cemara Kulon, Sudarno.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PNM dan BRI Perkuat Ekosistem Ultra Mikro, Begini Cerita Nasabah Mekaar yang Berhasil Naik Kelas

PNM dan BRI Perkuat Ekosistem Ultra Mikro, Begini Cerita Nasabah Mekaar yang Berhasil Naik Kelas

Melalui ekosistem Holding Ultra Mikro, nasabah PNM Mekaar didorong untuk menambah sumber penghasilan dengan bergabung sebagai Agen BRILink Mekaar.
Persis Solo Curi Poin, Tahan Imbang PSIM Yogya di Derby Mataram

Persis Solo Curi Poin, Tahan Imbang PSIM Yogya di Derby Mataram

Skor imbang tanpa gol berakhir di laga PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Jumat (6/2/2026). 
Tak Dijual, Tak Dipinjamkan: Manchester United Sudah Putuskan Masa Depan Kobbie Mainoo

Tak Dijual, Tak Dipinjamkan: Manchester United Sudah Putuskan Masa Depan Kobbie Mainoo

Langkah MU ini datang setelah perubahan signifikan di ruang teknis Old Trafford. Sejak Michael Carrick mengambil alih peran pelatih kepala, Kobbie Mainoo kembali
Kendala Biaya Bukan Faktor Siswa SD Bunuh Diri di NTT? Wamendikdasmen Ungkap Dana PIP Korban Sudah Dicairkan Sebelum Tragedi

Kendala Biaya Bukan Faktor Siswa SD Bunuh Diri di NTT? Wamendikdasmen Ungkap Dana PIP Korban Sudah Dicairkan Sebelum Tragedi

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Fajar Riza, memberikan klarifikasi terkait kasus siswa SD di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengakhiri hidupnya. 
Ahmad Muzani Paparkan Alasan Mengapa Kepemimpinan Prabowo Harus Berlanjut

Ahmad Muzani Paparkan Alasan Mengapa Kepemimpinan Prabowo Harus Berlanjut

Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani membuka wacana keberlanjutan kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto hingga dua periode.
Tak Ditutupi, John Herdman Bicara Jujur soal Biang Kerok Kegagalan Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

Tak Ditutupi, John Herdman Bicara Jujur soal Biang Kerok Kegagalan Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, sebut biang kerok kegagalan skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat di bawah arahan Patrick Kluivert.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT