News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Sukabumi Prioritaskan Kepentingan Rakyat Terlebih Dahulu

Bupati Sukabumi Asep Japar menginstruksikan jajaran pemerintahannya hingga ke tingkat desa/kelurahan untuk tetap memprioritaskan program kebutuhan rakyat, di tengah kondisi fiskal terjadi pemotongan anggaran.
Kamis, 20 November 2025 - 09:30 WIB
Bupati Sukabumi bersama Wakil Bupati telah mengadakan pertemuan besar dengan jajaran pemerintahannya hingga ke tingkat desa di Aula Desa/Kecamatan Jampang Tengah.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Bupati Sukabumi Asep Japar menginstruksikan jajaran pemerintahannya hingga ke tingkat desa/kelurahan untuk tetap memprioritaskan program kebutuhan rakyat, di tengah kondisi fiskal terjadi pemotongan anggaran transfer ke daerah dari pemerintah pusat yang bersumber dari APBN.

"Dengan pemotongan anggaran, ada program yang terganggu, tetapi dengan kebersamaan, bisa menentukan prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," kata Bupati Asep Japar sebagaimana disampaikan Diskominfosan Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam APBN 2026, anggaran TKD ditetapkan sebesar Rp693 triliun, turun 24,8 persen dari outlook 2025 sebesar Rp864,1 triliun. Angka tersebut lebih kecil dibandingkan alokasi pada APBN 2025 sebesar Rp919,87 triliun.

Khusus untuk Kabupaten Sukabumi, terkena pemotongan anggaran TKD sebesar Rp725,69 miliar atau 20,39 persen dibandingkan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) APBD 2026.

Atas pemotongan anggaran tersebut, Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati Andreas telah mengadakan pertemuan besar dengan jajaran pemerintahannya hingga ke tingkat desa di Aula Desa/Kecamatan Jampang Tengahpada Senin (17/11) untuk menyampaikan langkah-langkah ke depan di tengah kondisi pemangkasan anggaran.

Kepada jajarannya, Bupati mengingatkan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara perangkat daerah hingga pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan daerah.

Sinergi kewilayahan merupakan strategi untuk memastikan keselarasan program dari tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan.

"Saya sengaja mengumpulkan semuanya untuk menyatukan langkah. Dalam setahun harus ada pertemuan besar seperti ini agar sinergi dan kolaborasi semakin kuat," kata Bupati.

Bupati menegaskan pemotongan anggaran berpotensi menghambat sejumlah program pembangunan. Pemerintah kabupaten akan menyusun kembali skala prioritas agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Bupati meminta semua pihak bersabar menghadapi kondisi fiskal tersebut. Pemerintah daerah tetap berupaya memaksimalkan pembangunan terutama pada sektor yang langsung dirasakan masyarakat, termasuk infrastruktur dasar.

"Kami akan mengupayakan yang terbaik untuk warga, terutama akses jalan dan kebutuhan publik lainnya," kata Asep Japar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu program prioritas yang terus didorong adalah penyediaan ruang terbuka publik di setiap wilayah. Ruang publik dianggap penting untuk aktivitas sosial dan olahraga warga.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga tetap berkomitmen menjalankan program pembangunan sesuai RPJMD untuk tahun 2026 yang mengusung tema "Penguatan Kelembagaan dan Tata Kelola untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata".(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan jadwal keberangkatan masih bersifat tentatif
Iran Siapkan Tarif Baru Selat Hormuz: Transit Kapal Tembus Rp 33 Miliar, Transaksi Wajib Pakai Yuan

Iran Siapkan Tarif Baru Selat Hormuz: Transit Kapal Tembus Rp 33 Miliar, Transaksi Wajib Pakai Yuan

Dalam skema terbaru ini, pembayaran tidak lagi menggunakan dolar AS, melainkan dialihkan ke yuan China serta aset digital stablecoin.
Ramalan Weton 4 April 2026: 5 Weton Ini Harus Ekstra Hati-hati Besok karena Diprediksi akan Ketiban Apes

Ramalan Weton 4 April 2026: 5 Weton Ini Harus Ekstra Hati-hati Besok karena Diprediksi akan Ketiban Apes

Ada lima weton yang disarankan untuk menjaga emosi, berhati-hati dalam bertindak, dan tidak gegabah agar terhindar dari potensi kesialan atau kerugian materi.
Kajari Karo Minta Maaf Usai Amsal Sitepu Divonis Bebas, Akui Keliru Tangani Perkara

Kajari Karo Minta Maaf Usai Amsal Sitepu Divonis Bebas, Akui Keliru Tangani Perkara

Permintaan maaf itu disampaikan dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Harga BBM Terbaru Jumat 3 April 2026, Lengkap Pertamina, Shell, Vivo hingga BP

Harga BBM Terbaru Jumat 3 April 2026, Lengkap Pertamina, Shell, Vivo hingga BP

Daftar harga BBM terbaru, Pertamina, Shell, Vivo, dan BP pada Jumat (3/4/2026). Lonjakan harga minyak mentah dunia hingga tembus US$115 per barel munculkan potensi kenaikan harga BBM

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT