GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

1.900 Warga Dapat Hak Olah Tanah

Bank Tanah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, memastikan 1.900 warga di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, mendapatkan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) eks HGU Perkebunan dari pemerintah pusat.
Senin, 8 Desember 2025 - 15:38 WIB
Bupati Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Mohammad Wahyu Ferdian bersama Plt Bank Tanah Hakiki Sudrajat
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Bank Tanah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, memastikan 1.900 warga di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, mendapatkan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) eks HGU Perkebunan dari pemerintah pusat.

Plt Kepala Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat di Cianjur Senin, mengatakan HPL diberikan sebagai langkah pusat dalam percepatan reforma agraria dengan memastikan tanah negara dapat memberi manfaat bagi rakyat termasuk di Cianjur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pusat melalui Bank Tanah dan Pemkab Cianjur telah menandatangani perjanjian pemanfaatan tanah di kawasan Desa Batulawang, menjadi langkah untuk memastikan tanah negara dapat dimanfaatkan secara legal, aman, dan berkelanjutan oleh masyarakat," katanya.

Total luas lahan yang dibagikan pada masyarakat mencapai 203 hektare dengan penerima manfaat sebanyak 1.900 orang, dimana masing-masing penerima mendapat hak pakai lahan selama 10 tahun dan mendapat pengawasan.

Hak milik atas lahan dapat diajukan ke kantor pertanahan dengan catatan selama hak pakai benar-benar dimanfaatkan dengan baik, tidak terjadi pelanggaran seperti pengelolaan diserahkan pada orang lain, sehingga haknya akan dicabut dan diserahkan pada warga lain.

"Untuk sementara warga hanya menerima sertifikat HPL, setelah 10 tahun mereka akan mendapat hak milik atas lahan tersebut, dimana sebagian besar lahan yang diberikan sudah menjadi kawasan pemukiman, namun ada juga lahan pertanian," katanya.

Setelah dilakukan penandatanganan bersama Pemkab Cianjur, pihaknya akan melakukan pendataan ulang agar sertifikat HPL secepatnya dapat diterbitkan, dimana penandatanganan dilakukan antara Bank Tanah dengan Bupati Cianjur.

"Melalui perjanjian ini subjek reforma agraria memiliki dasar hukum yang jelas atas tanah rumah tinggal penerima manfaat di Cianjur," katanya.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan masyarakat tidak lagi khawatir sewaktu-waktu tergusur dari tempat tinggal mereka, karena sudah mendapatkan bantuan melalui program reforma agraria atas lahan yang mereka tempati turun temurun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemkab Cianjur, lanjut dia, mendorong masyarakat penerima bantuan dapat memanfaatkan lahan yang mereka tempati untuk dijadikan kawasan pertanian atau hal lainnya guna meningkatkan perekonomian keluarga.

"Melalui program bantuan dari pemerintah pusat ini dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan tenang, bagi warga penerima bantuan di Desa Batulawang, terlebih yang sudah mendirikan rumah dan menggarap lahan pertanian tidak perlu was was," katanya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Kali Bantu Inter Milan Raih Scudetto, Hakan Calhanoglu Jelaskan Masa Depannya di Bursa Transfer: Saya Nyaman di Italia

Dua Kali Bantu Inter Milan Raih Scudetto, Hakan Calhanoglu Jelaskan Masa Depannya di Bursa Transfer: Saya Nyaman di Italia

Gelandang Inter Milan, Hakan Calhanoglu, buka suara mengenai masa depannya di Giuseppe Meazza setelah kembali membantu Nerazzurri meraih Scudetto di Serie A.
Marak Begal hingga Jambret, Pemprov DKI Siapkan Bantalan Sosial untuk Jaga Keamanan Ibu Kota

Marak Begal hingga Jambret, Pemprov DKI Siapkan Bantalan Sosial untuk Jaga Keamanan Ibu Kota

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan bantalan sosial dan memperkuat koordinasi keamanan bersama Polda Metro Jaya menyusul maraknya aksi begal dan penjambretan di ibu kota.
Publik Korea Mulai Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri, Bukan Lagi Megatron

Publik Korea Mulai Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri mendapat julukan baru dari publik Korea usai resmi gabung Hyundai Hillstate. Bukan lagi Megatron, pevoli Indonesia itu kini disebut...
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha, Polres Yogya Terlusuri Rekening Hakim dan Dosen

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha, Polres Yogya Terlusuri Rekening Hakim dan Dosen

Kasus Daycare Little Aresha memasuki babak baru. Pasalnya, Polresta Yogya menelusuri rekening koran milik hakim aktif bernama Rafid Ihsan Lubis yang namanya
Suami Inayah Wahid Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Suami Inayah Wahid Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ribuan santri dan alumni Pondok Pesantren Annuqayah menghadiri Rapat Nasional I Majelis Salakan yang digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya.
Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menyampaikan keputusan tegas untuk warganya yang punya utang pinjol ataupun utang di bank. Sherly Tjoanda tegaskan soal utang.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT