News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Ruang Digital Mengintai, Komdigi Dorong “Seni Menunda Layar” dan Penguatan PP Tunas

Lonjakan penggunaan internet di kalangan anak dan remaja mendorong pemerintah memperkuat langkah perlindungan di ruang digital.
Minggu, 26 April 2026 - 19:06 WIB
Lonjakan penggunaan internet di kalangan anak dan remaja mendorong pemerintah memperkuat langkah perlindungan di ruang digital.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Lonjakan penggunaan internet di kalangan anak dan remaja mendorong pemerintah memperkuat langkah perlindungan di ruang digital. Melalui kegiatan di Pondok Pesantren Rubath Nurul Musthofa, Cilodong, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan urgensi penerapan seni menunda layar serta implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas).

Data terbaru menunjukkan jumlah pengguna internet di Indonesia telah menembus lebih dari 230 juta orang pada 2026, menandakan hampir seluruh populasi telah terhubung ke ruang digital. Namun, di balik tingginya penetrasi tersebut, kualitas penggunaan masih menjadi tantangan, termasuk kecepatan internet yang belum merata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Generasi Z tetap menjadi kelompok dominan dalam ekosistem ini, sementara Komdigi mencatat tingkat adiksi gim pada pelajar SMA berada di kisaran 30–33 persen. Kondisi ini menempatkan anak sebagai kelompok paling aktif sekaligus paling rentan terhadap paparan negatif di ruang digital.

Direktur Komunikasi Publik Komdigi, Nunik Purwanti, menegaskan bahwa PP Tunas merupakan langkah strategis negara dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak, namun tetap membutuhkan peran keluarga sebagai garda terdepan. 

“Negara tidak bisa mengawasi penggunaan gawai anak setiap saat. Perlindungan utama tetap ada pada orang tua melalui komunikasi, pendampingan dan kasih sayang,” tegasnya pada Minggu (26/4).

Tenaga Ahli Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Latief Siregar, menambahkan bahwa regulasi ini tidak menyasar anak secara langsung, melainkan mendorong tanggung jawab platform digital.

“Fokusnya adalah pada platform digital agar menyediakan ruang yang aman bagi anak, termasuk dalam pengelolaan algoritma dan sistem interaksi,” jelasnya.

Dosen Psikologi Universitas Jayabaya, Irma Bayani, menekankan pentingnya kesiapan mental anak dalam penggunaan teknologi melalui pendekatan seni menunda layar. 

“Teknologi tidak perlu dijauhi, tetapi perlu ada seni menunda layar. Anak sebaiknya tidak diberikan akses penuh sebelum usia matang secara kognitif. Peran keluarga menjadi kunci untuk menggantikan paparan layar dengan interaksi yang hangat,” ujarnya.

Dalam tausyiahnya, ustadz menyampaikan bahwa pembentukan karakter anak tidak hanya bergantung pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kekuatan nilai dan akhlak. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara perkembangan zaman dan pembinaan moral agar generasi muda tetap memiliki arah dan tujuan hidup yang kuat.

Ketua Yayasan Pesantren, Prof. Alhadi Bustaman, menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pesantren menjadi langkah penting dalam menghadapi disrupsi digital. 

“Teknologi harus diimbangi dengan nilai kemanusiaan dan karakter. Ini penting agar anak tetap memiliki kontrol diri di tengah arus digital,” ujarnya.

Selain penguatan literasi digital melalui PP Tunas, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya dukungan aspek lain seperti ketahanan fisik dan kognitif anak. Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah mendorong pemenuhan gizi sebagai fondasi penting dalam membentuk daya pikir anak agar lebih tangguh menghadapi pengaruh negatif di ruang digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Komdigi dalam memperkuat implementasi PP Tunas melalui pendekatan berbasis komunitas. Kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan institusi pendidikan diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih aman sekaligus membentuk karakter anak yang tangguh di era disrupsi.

Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia 2045, di mana kecakapan digital harus berjalan beriringan dengan kekuatan karakter dan akhlak.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Penari Siap Menghipnotis Penonton Pagelaran Sabang Merauke di Jakarta, Isu Perempuan Diselipkan lewat Tokoh Srikandi

Ratusan Penari Siap Menghipnotis Penonton Pagelaran Sabang Merauke di Jakarta, Isu Perempuan Diselipkan lewat Tokoh Srikandi

Ratusan penari bersiap menghibur sekaligus memukau penonton dalam Pagelaran Sabang Merauke. 
Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

AIcosystem yang dikenalkan Telkom di Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 buka cara baru dalam mengelola pengalaman pelanggan hingga pengembangan asisten virtual.
Usut Dugaan Penistaan Agaman di Konser Musik Ancol, Polisi Periksa Penyelenggara Musik Hingga Pemilik Merek Minuman

Usut Dugaan Penistaan Agaman di Konser Musik Ancol, Polisi Periksa Penyelenggara Musik Hingga Pemilik Merek Minuman

Polda Metro Jaya tengah menyelidiki dugaan penistaan agama dalam kasus promosi minuman keras berkedok challenge membaca surat Al-Quran di konser musik The Sounds Project, Ancol, Jakarta Utara.
Viral! Tukang Cukur Bogor Tolak Pasang Bendera Merah Putih, “Akui Belum Merdeka”

Viral! Tukang Cukur Bogor Tolak Pasang Bendera Merah Putih, “Akui Belum Merdeka”

Tukang cukur di Rancabungur, Bogor, viral setelah menolak memasang Bendera Merah Putih dan menyebut Indonesia belum sepenuhnya merdeka
Presiden Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS, Kemitraan Strategis RI-AS Didorong Makin Dalam

Presiden Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS, Kemitraan Strategis RI-AS Didorong Makin Dalam

Presiden RI, Prabowo Subianto menerima Wakil Menteri Perang Amerika Serikat untuk Urusan Kebijakan Elbridge Colby, beserta delegasi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).
Independensi Bank Indonesia Tidak Dapat Ditawar

Independensi Bank Indonesia Tidak Dapat Ditawar

Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, mengajak seluruh pihak menghormati proses pergantian kepemimpinan Bank Indonesia (BI) dan memberikan ruang bagi DPR untuk menjalankan proses sesuai konstitusi dan ketentuan perundang-undangan.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pria berinisial A (38) dan EJ (45) yang melakukan penipuan menggunakan modus tebus aset Rp3 miliar terhadap wanita lansia di Tangerang.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT