Gubernur Jabar Murka! Dedi Mulyadi Sebut Pelaku Kerusuhan Harus Disadarkan: Pagi yang ndah Tidak Boleh Dirusuh-rusuhkan
- instagram Dedimulyadi71 / Antara
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengungkapkan bahwa kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.
“Kerusakan meliputi lampu APILL serta box fiber optic node termination dan controller dengan estimasi kerusakan mencapai 75 persen atau sekitar Rp400 juta,” jelasnya.
Sebagai perbandingan, angka ini setara dengan biaya pembangunan ulang beberapa titik sistem lalu lintas modern. Kerusakan tersebut berdampak langsung pada pengaturan arus kendaraan serta sistem pengawasan di kawasan strategis Bandung.
Rasdian menambahkan bahwa pihaknya kini melakukan langkah darurat agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.
“Kami upayakan agar lalu lintas tetap berjalan dengan lancar pasca kerusuhan demo semalam meskipun kondisinya terbatas,” ujarnya.
CCTV Lumpuh, Jaringan Pengawasan Bandung Terputus Total
Salah satu dampak paling krusial dari kerusuhan ini adalah lumpuhnya sistem CCTV di sejumlah titik penting.
Komandan Teknisi Dishub Kota Bandung, Rustandi Arvey, menyebut bahwa kerusakan terjadi akibat vandalisme, bukan pencurian.
“Sampai penyok ini (box), hardwarenya dirusak, ini bukan dicuri tapi dirusak,” tegasnya.
Kerusakan tersebut memutus jaringan pengawasan dari kawasan Tamansari hingga Pasteur. Setidaknya 20 unit perangkat mengalami gangguan, dengan beberapa titik seperti Pasteur mengalami kerusakan lebih dari satu unit.
“Dampaknya dari Pasteur sampai sini terputus CCTV dan jaringannya,” kata Rustandi.
Ia memastikan bahwa perangkat yang rusak tidak bisa digunakan kembali karena kerusakan internal yang cukup parah.
“Ini dirusak, otomatis tidak bisa berfungsi,” tambahnya.
Di sisi lain, pihak kepolisian mengungkap fakta berbeda terkait pelaku kerusuhan. Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menegaskan bahwa massa yang terlibat bukan berasal dari kelompok buruh, melainkan kelompok tidak dikenal.
Menurutnya, sekitar 150 orang dengan pakaian serba hitam dan menutup wajah diduga telah mempersiapkan aksi tersebut, termasuk membawa bahan bakar yang menyerupai bom molotov.
“Ini adalah perbuatan kriminal dan kami berkewajiban melindungi masyarakat,” tegas Rudi.
Meski sempat memanas, kondisi Bandung kini telah berangsur kondusif. Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah masih bersiaga untuk memastikan keamanan tetap terjaga.
Kerusuhan May Day Bandung menjadi pengingat bahwa aksi damai bisa berubah menjadi chaos jika disusupi pihak tak bertanggung jawab.
Load more