GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) Bandung -
Senin, 18 Mei 2026 - 14:53 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih.
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) di Kota Bandung.

Pria yang akrab disapa KDM ini berniat memberikan dukungan penuh terhadap penyusunan kajian akademik yang komprehensif terkait Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih Sang Hyang Pake.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebutkan bahwa naskah ilmiah terkait Mahkota Binokasih tersebut sangat krusial untuk mengubah stigma mistis di masyarakat menjadi pemahaman sejarah yang rasional.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kirab Mahkota Binokasih
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kirab Mahkota Binokasih
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Hal itu ditegaskan KDM dalam Diskusi Kecagarbudayaan bertajuk Prasasti Batu Tulis dan Makuta Binokasih Sanghyang Pake yang digelar di Museum Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (14/5/2026).

"Jadi Batutulis nanti harus ada buku akademiknya, memberikan kajian secara komprehensif, dimulai dari tanggal pembuatan, bahan pembuatan, siapa yang membuat, apa arti tulisannya, dan nanti kemudian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake juga sama," ujar KDM dilansir tvOnenews.com dari laman Jabarprov, Senin (18/5/2026).

Lebih dari sekadar arsip, KDM memproyeksikan naskah akademik ini sebagai cetak biru masa depan Jawa Barat.

Nilai-nilai sejarah tersebut akan dijadikan landasan dalam merumuskan kebijakan tata ruang, tata bangunan, hingga tata kelola pendidikan dan kesehatan agar tercipta keselarasan antara masa lalu dan masa depan.

Melacak Kejayaan Pajajaran Lewat Prasasti Batutulis

Kota Bogor yang menjadi lokasi penemuan Prasasti Batutulis diyakini sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Pakuan Pajajaran. Ahli Epigrafi Titi Surti Nastiti menjelaskan bahwa prasasti tersebut dibuat atas perintah Raja Surawisesa.

Tujuannya adalah untuk memperingati jasa-jasa pendahulunya, yakni Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi (1482–1521), yang sukses menata dan memajukan Ibu Kota Pakuan Pajajaran.

Titi menambahkan, runtuhnya kerajaan dan kuatnya pengaruh kerajaan Islam di Pulau Jawa pada abad-abad berikutnya membuat sisa peninggalan fisik Pajajaran tak banyak tersisa, sehingga keberadaan prasasti ini menjadi sangat bernilai.

Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran dari abad ke-14
Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran dari abad ke-14
Sumber :
  • Ist

Ahli BRIN Ungkap Rahasia Kosmologi di Mahkota Binokasih

Meskipun banyak peninggalan yang sirna, kemegahan Pajajaran masih tercermin utuh pada Mahkota Binokasih yang selama ini dirawat oleh Keraton Sumedang Larang.

Merujuk naskah kuno Carita Parahyangan, mahkota emas ini awalnya dibuat di Kerajaan Galuh sebagai simbol legitimasi kekuasaan.

Saat Pajajaran runtuh, mahkota tersebut diselamatkan oleh empat utusan dan diserahkan kepada penguasa Sumedang Larang, Prabu Geusan Ulun.

Ahli Arkeometalurgi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Harry Octavianus Sofian memaparkan analisis mendalam bahwa desain Mahkota Binokasih mengadopsi konsep Kosmologi Tritangtu yakni tiga unsur hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.

Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran dari abad ke-14
Mahkota Binokasih, pusaka peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran dari abad ke-14
Sumber :
  • Ist

Harry menguraikan, struktur mahkota tersebut merepresentasikan tiga pilar kepemimpinan Sunda kuno:

1. Bagian Atas (Rama/Pemimpin Spiritual): Berbentuk stupa dengan ornamen bunga teratai, melambangkan kelompok rohaniawan yang memancarkan kebijaksanaan, nilai adat, dan keindahan budi pekerti yang bermanfaat bagi orang banyak.

2. Bagian Tengah (Ratu atau Prabu/Eksekutif): Memiliki desain daun segitiga serta ornamen Garuda Mungkur di bagian belakang. Bagian ini melambangkan ketegasan pemimpin dalam merumuskan undang-undang, serta kewajiban melindungi rakyatnya dengan keberanian layaknya kesatria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Bagian Bawah (Resi/Intelektual): Memiliki makna mendalam yang berakar pada ajaran Kasundaan Bunisora Suradipati (Raja Sunda-Galuh abad ke-14). Bagian dasar ini mewakili kaum intelektual, penasihat, dan orang-orang bijak yang bertugas menyuplai ilmu pengetahuan dan pertimbangan logis bagi kerajaan.

Mengingat nilai historis dan filosofisnya yang sangat tinggi, momentum pembawaan Mahkota Binokasih dalam rangkaian Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 ini menjadi kesempatan emas bagi masyarakat Jawa Barat untuk melakukan napak tilas dan mengenali jati diri kebudayaan mereka secara ilmiah. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG Peringatkan Hujan Disertai Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Sumut

BMKG Peringatkan Hujan Disertai Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Sumut

Prakirawan BBMKG Wilayah I, Christin Mori, mengatakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari di beberapa daerah di Sumatera Utara.Prakirawan BBMKG Wilayah I, Christin Mori, mengatakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari di beberapa daerah di Sumatera Utara.
Dinkes DKI Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus di Jakarta, 6 Orang Masih Suspek

Dinkes DKI Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus di Jakarta, 6 Orang Masih Suspek

Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif Hantavirus dan 6 suspek. Pemantauan diperketat melalui RSUD sentinel dan Tim Gerak Cepat.
Sulsel Defisit Pendapatan Daerah Rp91 M, Gerindra Ingatkan Pemprov: Jangan Bebani Masyarakat

Sulsel Defisit Pendapatan Daerah Rp91 M, Gerindra Ingatkan Pemprov: Jangan Bebani Masyarakat

Pemerintahan Provinisi Sulawesi Selatan alami deficit pendapatan daerah Rp19 miliar. Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulsel desak Pemprov Sulsel segera mencari for
Cetak Gol dan Bawa Timnya Juara, Pemain Keturunan Australia Akui Dapat Panggilan Timnas Indonesia Buat Piala AFF U-19 2026

Cetak Gol dan Bawa Timnya Juara, Pemain Keturunan Australia Akui Dapat Panggilan Timnas Indonesia Buat Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia dapat amunisi jelang Piala AFF U-19 2026. Penyerang keturunan Australia milik Persija, Theodore Leeming, mengonfirmasi dirinya dapat panggilan.
John Herdman Full Senyum, Kevin Diks Masuk Best Eleven Bundesliga

John Herdman Full Senyum, Kevin Diks Masuk Best Eleven Bundesliga

Bersama klubnya, Borussia Monchengladbach, Kevin Diks menutup Bundesliga dengan kemenangan telak 4-0 dari Hoffenheim, pada Sabtu (16/5/2026). 
Purbaya Sebut MBG hingga Belanja Alutsista Tak Ganggu APBN: Kita Sudah Hitung

Purbaya Sebut MBG hingga Belanja Alutsista Tak Ganggu APBN: Kita Sudah Hitung

Purbaya mengklaim seluruh pembiayaan telah dirancang dengan tetap menjaga batas defisit fiskal di bawah tiga persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT