GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Solusi 'Nyeleneh' Dedi Mulyadi Usai Bongkar PKL Puncak Ciloto, Siapkan Rumah untuk Pedagang yang Terdampak

Pemerintah memastikan penataan kawasan Ciloto tidak dilakukan tanpa solusi. Dedi Mulyadi menegaskan para pedagang yang lapaknya dibongkar tetap akan mendapatkan bantuan
Jumat, 29 Mei 2026 - 23:06 WIB
Solusi 'Nyeleneh' Dedi Mulyadi Usai Bongkar PKL Puncak Ciloto, Siapkan Rumah untuk Pedagang yang Terdampak
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi siapkan solusi nyeleneh usai bongkar PKL Ciloto, Puncak, Jawa Barat.

Kemacetan panjang, trotoar yang berubah fungsi, hingga semrawutnya lapak liar selama bertahun-tahun menjadi wajah lain kawasan wisata Puncak, Jawa Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jalur yang seharusnya menjadi ruang nyaman bagi wisatawan dan pejalan kaki perlahan dipenuhi bangunan semi permanen di bahu jalan. 

Kondisi itu tak hanya mengganggu estetika kawasan wisata, tetapi juga memicu persoalan keselamatan dan kemacetan kronis yang kerap terjadi setiap akhir pekan maupun musim liburan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung memimpin penataan kawasan wisata Puncak dengan pendekatan yang tak sekadar menggusur, tetapi juga menyiapkan solusi sosial bagi pedagang terdampak. 

Bahkan, bagi pedagang yang belum memiliki rumah, pemerintah berjanji akan mencarikan lahan untuk dibangun tempat tinggal.

Penataan Kawasan Puncak Demi Kurangi Kemacetan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Raya Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Rabu (27/5/2026). 

Penataan ini menjadi bagian dari proyek strategis untuk mengembalikan fungsi pedestrian, memperbaiki tata ruang kawasan wisata, sekaligus mengurangi kemacetan di jalur Puncak.

Penertiban dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian. 

Fokus utama penataan adalah membongkar warung liar dan lapak semi permanen yang berdiri di atas bahu jalan maupun jalur hijau.

Keberadaan bangunan tanpa izin itu dinilai menyebabkan penyempitan jalan dan membahayakan pengguna jalan. Selain itu, kondisi semrawut kawasan wisata juga dinilai mengurangi kenyamanan wisatawan yang datang ke Puncak.

Solusi  Nyeleneh  Dedi Mulyadi Usai Bongkar PKL Puncak Ciloto, Siapkan Rumah untuk Pedagang yang Terdampak
Solusi 'Nyeleneh' Dedi Mulyadi Usai Bongkar PKL Puncak Ciloto, Siapkan Rumah untuk Pedagang yang Terdampak
Sumber :
  • instagram Dedimulyadi71

Namun berbeda dengan pendekatan represif yang sering terjadi dalam penertiban PKL, Dedi Mulyadi memilih cara persuasif. 

Sebelum proses pembongkaran dilakukan, ia terlebih dahulu berdialog langsung dengan para pedagang di lokasi.

Dalam dialog tersebut, Dedi mendengarkan berbagai keluhan pedagang yang selama ini menggantungkan hidup dari berjualan di tepi jalan. Ia juga menjelaskan pentingnya penataan ruang agar kawasan wisata Puncak kembali nyaman dan aman bagi semua pihak.

“Penertiban ini bukan semata-mata tindakan hukum untuk menggusur atau merugikan masyarakat kecil. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk melakukan penataan ruang. Kita ingin kawasan Puncak kembali tertib, indah, nyaman, dan yang terpenting aman bagi semua orang,” ujar Dedi Mulyadi.

Pedagang Terdampak Dapat Kompensasi dan Hunian

Pemerintah memastikan penataan kawasan Ciloto tidak dilakukan tanpa solusi. Dedi Mulyadi menegaskan para pedagang yang lapaknya dibongkar tetap akan mendapatkan bantuan dan pendampingan dari pemerintah.

“Para pedagang yang lapaknya dibongkar akan diberikan kompensasi. Bagi pedagang yang belum memiliki rumah, pemerintah akan mencarikan lahan untuk dibangun tempat tinggal,” kata Dedi.

Kompensasi tersebut dirancang sebagai modal usaha selama masa transisi menuju lokasi berdagang baru yang lebih tertata. Pemerintah daerah juga menyiapkan skema relokasi agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Langkah ini dinilai penting karena sebagian pedagang selama ini tidak hanya berjualan di warung liar, tetapi juga tinggal di lokasi tersebut. 

Karena itu, pemerintah mencoba menghadirkan pendekatan yang lebih manusiawi dalam proses penataan kawasan wisata.

Selain memberikan bantuan sosial, pemerintah juga berharap penataan ini dapat menciptakan lingkungan usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan. 

Kawasan wisata yang tertib dinilai akan meningkatkan kenyamanan pengunjung, sehingga berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat sekitar dalam jangka panjang.

Dedi Mulyadi Ingin Puncak Kembali Tertib dan Nyaman

Penataan kawasan wisata Puncak menjadi salah satu langkah besar Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperbaiki wajah destinasi wisata unggulan di wilayah Bogor-Cianjur. 

Jalur Puncak selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan dengan tingkat kemacetan tinggi, terutama saat musim liburan.

Dedi Mulyadi menilai penataan ruang tidak bisa terus ditunda karena persoalan kemacetan dan kesemrawutan sudah berlangsung bertahun-tahun. 

Menurutnya, keberadaan ruang publik yang nyaman menjadi bagian penting dalam mendukung sektor pariwisata.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur pun berharap proses penataan kawasan wisata Ciloto dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan masyarakat.

Dengan penataan yang lebih tertib, kawasan Puncak diharapkan kembali menjadi destinasi wisata yang nyaman, aman, dan memiliki lingkungan yang lebih layak, baik untuk wisatawan maupun warga yang mencari nafkah di kawasan tersebut. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Yasinta Moowend atau Mama Sinta didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya, pada Jumat (29/5/2026) dalam rangka melaporkan film dokumenter “Pesta Babi” yang menggunakan identitas dirinya tanpa izin.
John Herdman Tak Perlu Panggil Nama Baru, 3 Pemain Ini Bisa Gantikan Jay Idzes yang Dikonfirmasi Absen Bela Timnas Indonesia

John Herdman Tak Perlu Panggil Nama Baru, 3 Pemain Ini Bisa Gantikan Jay Idzes yang Dikonfirmasi Absen Bela Timnas Indonesia

Jay Idzes dikonfirmasi absen saat FIFA Matchday Juni, John Herdman bisa manfaatkan para pemain yang telah dia panggil sebelumnya untuk isi lini pertahanan.
Tak Lagi Menonjol di Premier League, Gelandang Keturunan Indonesia Rp1 Triliun Kini Diincar Raksasa Liga Spanyol

Tak Lagi Menonjol di Premier League, Gelandang Keturunan Indonesia Rp1 Triliun Kini Diincar Raksasa Liga Spanyol

Masa depan Tijjani Reijnders bersama Manchester City mulai menjadi sorotan media Eropa. Gelandang keturunan Indonesia Rp1 Triliun itu diincar raksasa Spanyol.
Setara dengan Gabi hingga Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa

Setara dengan Gabi hingga Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa

Sejajar dengan ratu voli Korea Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk jajaran atlet voli putri terpopuler sepanjang masa versi situs Women Volleybox.
Jangan Anggap Sepele! Gangguan Pencernaan Anak Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang: Ini Pentingnya Deteksi Dini Sejak Balita

Jangan Anggap Sepele! Gangguan Pencernaan Anak Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang: Ini Pentingnya Deteksi Dini Sejak Balita

Organisasi kesehatan dunia World Gastroenterology Organisation (WGO) juga menyoroti pentingnya pencegahan gangguan saluran cerna sejak usia dini. Gangguan yang tampak ringan
Rahasia Restoran Buat Daging Kurban Jadi Lebih Juicy, Lembut, dan Anti Capek Ngunyah

Rahasia Restoran Buat Daging Kurban Jadi Lebih Juicy, Lembut, dan Anti Capek Ngunyah

Ini dia rahasia bikin daging kurban selembut hidangan restoran. Cukup pakai bahan alami dan sederahan di dapur, daging jadi empuk, juicy, dan lumer di mulut!

Trending

Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Yasinta Moowend atau Mama Sinta didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya, pada Jumat (29/5/2026) dalam rangka melaporkan film dokumenter “Pesta Babi” yang menggunakan identitas dirinya tanpa izin.
Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Belakangan ini, sebagian publik dikejutkan dengan viralnya di media sosial, terkait jual daging kurban di media sosial. Sontak, insiden itu memicu komentar
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang resmi meraih predikat Akreditasi UNGGUL berdasarkan Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 156/AK.03.05/2026 tanggal 25 Mei 2026.
Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tidak hanya Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang angkat bicara soal pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan APBN. Namun, DPP IMM ikut
Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

John Herdman membuat salah satu media Vietnam mulai khawatir dengan kekuatan timnasnya. Pasalnya, Herdman memanggil pemain-pemain andalan ke Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT