GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidak SMKN 2 Subang, KDM Naik Pitam Lihat Lingkungan Kotor, Tapi Ujungnya Sekolah Dapat Rejeki Nomplok

Langkah taktis diperlihatkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMK Negeri 2 Subang. Pria yang akrab disapa KDM
Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:48 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sidak ke SMKN 2 Subang
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

tvOnenews.com – Langkah taktis diperlihatkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMK Negeri 2 Subang.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini secara mengejutkan menolak keras adanya penyambutan protokoler yang berlebihan maupun fasilitas karpet merah dari pihak manajemen sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan gaya kepemimpinannya yang lugas, orang nomor satu di Tanah Pasundan ini meminta seluruh agenda seremonial formal dihentikan seketika.

"Gak usah disambut. Disambutnya oleh lingkungan yang bersih. Enggak usah dihormat-hormat. Cara menghormati Gubernur Jawa Barat adalah sekolahnya bersih. Itu cara menghormati," ujar Dedi Mulyadi dengan nada tegas di hadapan jajaran guru.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sidak ke SMKN 2 Subang
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sidak ke SMKN 2 Subang
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

KDM menggarisbawahi bahwa esensi kehadirannya di lapangan adalah untuk meninjau langsung realitas fasilitas pendidikan, bukan untuk melihat barisan seremonial.

"Walaupun ngebaris, nghormat saya, lingkungannya bersih, saya tidak dihormati. Ya," tambahnya mengingatkan.

Dalam sidak tersebut, KDM langsung bergerak menyisir ruang-ruang kelas dan menyapa para siswa yang tengah belajar. Untuk memastikan higienitas lingkungan sekolah, ia sengaja memeriksa hingga ke sudut-sudut paling belakang ruang kelas.

"Ini kelas berapa? 10. Kelas 10. Lagi pelajaran apa? Pelajaran dasar kejuruan. Oh, dasar kejuruan. Coba dicek deh belakang kelasnya kotor enggak? Sini dicek dulu. Ini," semprot KDM saat mendapati area yang kurang bersih.

Melihat tata kelola lingkungan yang dinilai terbengkalai, KDM langsung mempertanyakan keberadaan pimpinan sekolah.

Menurut laporan guru di lokasi, sang Kepala Sekolah, Pak Deden, sedang berada di luar area sekolah dan langsung diminta segera kembali ke tempat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sidak ke SMKN 2 Subang
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sidak ke SMKN 2 Subang
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

Sembari menunggu kedatangan kepala sekolah, KDM langsung menginstruksikan para guru dan siswa untuk bergerak bersama mengangkut tumpukan sampah yang tercecer di sekitar gedung.

"Tuh, Pak. Tuh, tuh. Ini masih ada. Ini baru sampah nih. Angkat dong. Ini sampah baru masih buang sampah di sini tuh," perintah KDM tanpa basa-basi.

Di sela-sela aksi bersih-bersih spontan tersebut, KDM menyempatkan diri berdialog dengan para siswi.

Ia memberikan suntikan motivasi, terutama bagi mereka yang memiliki proyeksi untuk magang atau melanjutkan studi ke luar negeri seperti Jepang, agar terbiasa menerapkan budaya disiplin dan bersih.

"Ayo, Neng. Ayo. Kamu sekolah di Jepang nanti terbiasa dengan budaya di sini," ucap KDM menyemangati.

Kekesalan mantan Bupati Purwakarta ini kian memuncak saat melihat kondisi fisik bangunan sekolah yang tampak kusam dan beberapa bagian dindingnya tidak terawat dengan baik.

"Sekolahnya lama enggak dicat ya? Tuh, ini enggak pernah dibersihkan ke sini. Tuh, lihat. Waduh, bapak kepala sekolah. Iya. Gimana, Pak? Ngurus sekolah begini, Pak," keluh KDM langsung saat kepala sekolah tiba di lokasi.

Mendapat teguran keras dari sang Gubernur, Kepala Sekolah SMKN 2 Subang berdalih bahwa pembenahan dan perbaikan fasilitas gedung sebenarnya sudah masuk ke dalam program kerja. "Ya, sedang kita rencanakan, Bapak," kilahnya.

Mendengar argumen tersebut, KDM langsung memotong pembicaraan. Ia menegaskan bahwa urusan kebersihan dan perawatan mendasar tidak boleh tertahan oleh urusan birokrasi atau perencanaan yang berbelit-belit, melainkan harus diselesaikan dengan aksi nyata di lapangan.

"Enggak, bukan direncanakan, dikerjakan, Pak. Siap. Siap. Bersih-bersih enggak usah pakai rencana. Siap. Anak-anak suruh bawa dari rumah bawa parang, bawa arit, bawa cangkul sehari itu beresin sekolah. Berapa jumlah siswanya? 2.300. Iya, 2.300, Pak. 6 jam selesai, 4 jam selesai," papar KDM memberikan instruksi taktis.

Meskipun sempat melayangkan kritik tajam terhadap kinerja manajemen sekolah yang dinilai kurang kreatif dan jorok, KDM menunjukkan komitmen besarnya terhadap kemajuan pendidikan kejuruan.

Demi mempercepat restorasi fasilitas sekolah, ia langsung memberikan bantuan dana segar secara spontan di lokasi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tegur kepala sekolah SMKN 2 Subang karena kondisi lingkungan tempat belajar yang tak terawat
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tegur kepala sekolah SMKN 2 Subang karena kondisi lingkungan tempat belajar yang tak terawat
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel

"Yang kedua ini kan belum dicat ya. Belum sudah ya. Saya kasih R30 juta untuk ngecatnya. Saya kasih Rp80 juta hari ini. Minta nomor rekening sekolahnya. Nomor rekening sekolahnya saya kasih. Nanti sekolahnya dicat putih kelihatan rapi, bersih," perintah KDM kepada pihak sekolah.

Tak berhenti sampai di situ, KDM juga menanyakan fasilitas praktik utama apa yang paling mendesak dan dibutuhkan oleh para siswa untuk menunjang kompetensi keahlian mereka.

Pihak sekolah kemudian mengutarakan kebutuhan vital berupa alat berat jenis beko (ekskavator) serta mesin CNC (Computer Numerical Control) guna mendukung praktik teknik pemesinan, termasuk untuk proyek pembuatan alat pengolah sampah mandiri.

"Bapak butuh apa? Saya nanya. Beko atau ekskavator untuk praktik. Untuk praktik sama beko jelek. Enggak apa-apa, Pak. Yang penting anak-anak artinya praktik. Sudah besok saya kirim beko," jawab KDM yang langsung disambut riuh rasa syukur para guru.

Secara spontan di hadapan para guru, KDM langsung merogoh ponselnya dan menghubungi jajarannya lewat sambungan telepon untuk segera mengirimkan unit alat berat yang dibutuhkan ke SMKN 2 Subang.

"Kirim beko yang sudah tidak dipakai yang ukuran besar atau kecil ke SMK 2 Subang ya," tegas KDM di telepon.

Sebelum mengakhiri agenda sidaknya, KDM memerintahkan kepala sekolah untuk segera mengkalkulasi kebutuhan total anggaran untuk pemasangan paving block dari halaman dalam hingga gerbang depan sekolah. Ia berjanji akan menutup kekurangan dana tersebut menggunakan dana talangan di luar alokasi dana BOS.

Di akhir kunjungannya, KDM juga menyentil kerusakan logo jurusan yang dibiarkan rusak menahun, dan menegaskan bahwa hal tersebut terjadi bukan karena ketiadaan anggaran, melainkan murni akibat lemahnya kreativitas kepemimpinan di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rizky Ridho akan Gantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia untuk Lawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni?

Rizky Ridho akan Gantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia untuk Lawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni?

Jay Idzes dipastikan absen untuk membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026. Lalu, apakah Rizky Ridho yang akan menggantikannya sebagai kapten?
Mengenal Sekolah Maung, Program Pendidikan Unggulan Dedi Mulyadi: Ini Syarat Masuk, Jalur Seleksi, dan Daftar Sekolahnya

Mengenal Sekolah Maung, Program Pendidikan Unggulan Dedi Mulyadi: Ini Syarat Masuk, Jalur Seleksi, dan Daftar Sekolahnya

Tidak sedikit masyarakat yang mengira Sekolah Maung merupakan sekolah baru yang akan menggantikan nama sekolah-sekolah negeri unggulan yang sudah lama dikenal publik
Berani Pasang Target Tinggi, Agen Voli Korea Yakin Megawati Hangestri Bisa Pecahkan Rekor Baru di Hyundai Hillstate

Berani Pasang Target Tinggi, Agen Voli Korea Yakin Megawati Hangestri Bisa Pecahkan Rekor Baru di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri belum menjalani satu pertandingan pun bersama Hyundai Hillstate. Namun, keyakinan besar sudah datang dari prediksi sang agen, Chris Kim.
Resep Olahan Daging Kurban: Asem-Asem Daging Kuah Segar

Resep Olahan Daging Kurban: Asem-Asem Daging Kuah Segar

Berikut resep Asem-Asem Daging Kuah Segar, cocok menjadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha 2026.
Top 3 Voli: STY Kagum dengan Megawati Hangestri, PBVSI Panggil 2 Hitter ke Pelatnas, hingga Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megatron

Top 3 Voli: STY Kagum dengan Megawati Hangestri, PBVSI Panggil 2 Hitter ke Pelatnas, hingga Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megatron

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler seputar jagat dunia voli yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, dan didominasi oleh kabar Megawati Hangestri.
Apresiasi Prestasi Atletnya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Menang Harus Rendah Hati, Kalah tetap Bermartabat

Apresiasi Prestasi Atletnya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Menang Harus Rendah Hati, Kalah tetap Bermartabat

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mengapresiasi tinggi terhadap atlet taekwondo Malut berhasil meraih 4 medali di Kejuaraan Nasional Taekwondo 2026.

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau nilai tukar Ringgit Malaysia menguat. PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim justru menginstruksikan jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghematan
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT