News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Sekolah Maung, Program Pendidikan Unggulan Dedi Mulyadi: Ini Syarat Masuk, Jalur Seleksi, dan Daftar Sekolahnya

Tidak sedikit masyarakat yang mengira Sekolah Maung merupakan sekolah baru yang akan menggantikan nama sekolah-sekolah negeri unggulan yang sudah lama dikenal publik
Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:31 WIB
Mengenal Sekolah Maung, Program Pendidikan Unggulan Dedi Mulyadi Ini Syarat Masuk, Jalur Seleksi, dan Daftar Sekolahnya
Sumber :
  • Pemprov Jabar

tvOnenews.com - Belakangan ini, istilah Sekolah Maung ramai menjadi perbincangan masyarakat Jawa Barat. Program pendidikan unggulan yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tersebut memunculkan banyak pertanyaan, mulai dari mekanisme penerimaan siswa hingga perubahan nama sejumlah sekolah favorit yang masuk dalam program tersebut.

Tidak sedikit masyarakat yang mengira Sekolah Maung merupakan sekolah baru yang akan menggantikan nama sekolah-sekolah negeri unggulan yang sudah lama dikenal publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, konsep yang diusung Pemerintah Provinsi Jawa Barat jauh lebih luas daripada sekadar pergantian identitas sekolah. 

Program ini dirancang sebagai model pendidikan khusus untuk mencetak generasi unggul yang memiliki prestasi akademik, keterampilan vokasi, karakter kuat, dan daya saing global.

Sekolah Maung sendiri merupakan singkatan dari Sekolah Manusia Unggul. Sesuai namanya, program ini ditujukan untuk menyiapkan peserta didik terbaik Jawa Barat melalui sistem seleksi yang lebih ketat dibanding sekolah reguler. 

Mulai tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 41 SMA dan SMK negeri di berbagai daerah akan menjadi penyelenggara program tersebut, tanpa mengubah nama resmi sekolah yang sudah ada selama ini.

Sekolah Maung Bukan Sekolah Baru, Nama Sekolah Tetap Sama

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa program Sekolah Maung tidak akan mengubah nama sekolah-sekolah negeri yang telah ditunjuk sebagai penyelenggara pendidikan unggulan.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, KDM menjelaskan bahwa istilah Maung hanyalah sebuah konsep pendidikan, bukan identitas baru bagi sekolah yang bersangkutan.

"Jadi sekolahnya tetap SMA 3 Bandung, SMA 5 Bandung, itu, dan nanti di tempat lain mungkin kan ada SMA Negeri 1 Purwakarta, SMA Negeri 1 Subang, SMA Negeri 1 Indramayu. Nanti tidak ada perubahan istilah SMA 3 Maung Bandung, SMA 5 Maung Bandung, enggak ada istilah begitu," kata KDM dalam unggahannya, Minggu (17/5).

Menurutnya, kata "Maung" merupakan akronim dari Manusia Unggul. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan sekolah yang secara khusus menyeleksi siswa berdasarkan prestasi akademik maupun non-akademik.

Penegasan serupa disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto. Ia memastikan sekolah-sekolah yang masuk program ini tetap menggunakan nama resmi masing-masing.

Sekolah Maung Diprotes DPRD Jabar, Maulana: Selalu di Luar dari Skema
Sekolah Maung Diprotes DPRD Jabar, Maulana: Selalu di Luar dari Skema
Sumber :
  • istimewa

"Sekolah Maung itu kan program, jadi itu namanya nanti tetap, bahwa SMA 5 itu tetap, SMA 3, kemudian SMA 1 Purwakarta, SMA 1 Garut misalnya namanya tetap seperti itu, tapi nanti mereka akan dikasih nama, bahwa mereka adalah sekolah penyelenggara sekolah maung," ujar Purwanto.

Artinya, sekolah-sekolah seperti SMAN 3 Bandung, SMAN 5 Bandung, SMAN 1 Purwakarta, hingga SMAN 1 Garut tetap mempertahankan identitasnya, namun memperoleh status tambahan sebagai penyelenggara Program Sekolah Manusia Unggul.

Dirancang Mencetak Generasi Unggul Berbasis Prestasi dan Karakter

Pada dasarnya, Sekolah Maung merupakan transformasi dari konsep sekolah favorit yang selama ini dikenal masyarakat. 

Jika sebelumnya sekolah unggulan identik dengan nilai akademik tinggi semata, kini konsep tersebut diperluas dengan mempertimbangkan prestasi non-akademik, kepemimpinan, karakter, hingga kompetensi masa depan.

"Sekolah Maung itu adalah perubahan dari sekolah favorit zaman dulu, misalnya ada di satu kabupaten/kota biasanya ada SMA yang jadi sekolah favorit siswa, dimana penerimaan NEM-nya tertinggi. Hari ini, kebutuhan untuk membangun kembali sekolah dengan kualifikasi tertentu untuk anak-anak yang punya prestasi akademik dan non akademik," ujar Dedi Mulyadi.

Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Sekolah Manusia Unggul merupakan satuan pendidikan tingkat SMA dan SMK yang dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi unggul di bidang sains, teknologi, vokasi, dan kompetensi global.

Namun program ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik. Pemprov Jabar juga menekankan pembentukan karakter yang berakar pada budaya Sunda dan nilai-nilai lokal Jawa Barat.

Lulusan Sekolah Maung diharapkan menjadi sosok "Manusa Waluya", yakni manusia unggul yang memiliki keseimbangan antara kesehatan jasmani, kecerdasan intelektual, kematangan emosional, kemampuan sosial, serta spiritualitas.

Konsep tersebut dibangun berdasarkan filosofi Gapura Pancawaluya yang terdiri dari lima nilai utama:

* Cageur (sehat)
* Bageur (baik)
* Bener (benar)
* Pinter (cerdas)
* Singer (tangkas dan kreatif)

Selain itu, Dedi Mulyadi juga telah menyiapkan sejumlah bidang pendidikan strategis yang dianggap relevan dengan kebutuhan masa depan. Setidaknya terdapat enam fokus keilmuan yang akan dikembangkan.

"Dengan enam jurusan. Satu, jurusan teknologi informasi. Dua, jurusan otomotif. Yang ketiga jurusan pertanian. Yang keempat jurusan olahraga. Yang kelima jurusan elektro. Yang keenam, jurusan kelautan," jelasnya.

Tidak hanya membangun sistem pendidikan, Pemprov Jabar juga berencana memperbaiki fasilitas penunjang di sekitar sekolah, mulai dari trotoar, taman, halte, hingga penerangan jalan.

Seleksi Lebih Ketat, Ada Jalur Akademik dan Non-Akademik

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung pada 25-29 Mei 2026. 

Sebanyak 41 sekolah yang terdiri dari 28 SMA negeri dan 13 SMK negeri ditunjuk sebagai penyelenggara program ini.

Berbeda dengan sekolah reguler, Sekolah Maung menerapkan seleksi yang lebih ketat. Pada jalur Potensi Akademik SMA Maung, calon siswa wajib memiliki IQ minimal 130 berdasarkan tes yang dikeluarkan psikolog terdaftar di Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) atau lembaga psikotes terakreditasi.

Peserta juga harus mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang mengukur kemampuan numerasi, literasi Bahasa Indonesia, dan Matematika.

Kuota penerimaan dibagi ke dalam beberapa jalur. Jalur Potensi Akademik memperoleh kuota 10 persen dari total daya tampung sekolah. 

Sementara Jalur Kompetensi Akademik mendapatkan alokasi 70 persen, yang terdiri atas 50 persen berdasarkan nilai rapor dan TKA serta 20 persen melalui prestasi akademik atau kejuaraan.

Adapun Jalur Kompetensi Non-Akademik mendapat kuota 20 persen. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang seni, olahraga, Pramuka, Paskibra, hingga kepemimpinan seperti Ketua OSIS.

Untuk jalur akademik, peserta wajib memiliki rata-rata nilai rapor minimal 85 dari semester satu hingga lima. Sedangkan jalur non-akademik mensyaratkan rata-rata nilai minimal 80.

Khusus SMK Maung, peserta tidak diwajibkan mengikuti TKA. Penilaian lebih difokuskan pada kemampuan akademik dasar dan pemilihan program keahlian sesuai minat serta kebutuhan industri.

Hasil seleksi Sekolah Maung akan diumumkan pada 8 Juni 2026, sedangkan daftar ulang berlangsung pada 9-10 Juni 2026. Bagi peserta yang belum lolos, masih tersedia kesempatan mengikuti seleksi reguler melalui jalur SPMB umum.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, keterampilan masa depan, dan kemampuan bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas budaya daerahnya.

Daftar Sekolah Maung di Jawa Barat per Kota/Kabupaten 
- Kabupaten Bogor 
SMAN 2 Cibinong 
SMKN 1 Cibinong

- Kota Bogor 
SMAN 1 Bogor 
SMKN 3 Bogor

- Kota Depok 
SMAN 1 Depok

- Kota Bekasi 
SMAN 1 Bekasi 
SMKN 2 Bekasi

- Kabupaten Bekasi 
SMAN 1 Sukatani

- Kabupaten Subang 
SMAN 1 Subang

- Kabupaten Purwakarta 
SMAN 1 Purwakarta 
SMKN Maung 

- Kabupaten Karawang 
SMAN 5 Karawang 

- Kota Sukabumi 
SMAN 2 Kota Sukabumi

- Kabupaten Sukabumi 
SMAN 1 Pelabuhan Ratu
SMKN 1 Cibadak

- Kabupaten Bandung Barat 
SMAN 1 Cisarua

- Kabupaten Cianjur 
SMAN 1 Cianjur 
SMKN 1 Pacet

- Kota Bandung 
SMAN 3 Bandung 
SMAN 5 Bandung 

- Kota Cimahi 
SMAN 3 Cimahi 
SMKN 1 Cimahi

- Kabupaten Bandung 
SMAN 1 Soreang 
SMKN 1 Katapang

- Kabupaten Sumedang 
SMAN 1 Sumedang

- Kabupaten Majalengka 
SMAN 1 Majalengka 
SMKN 1 Majalengka 

- Kabupaten Indramayu 
SMAN 1 Sindang

- Kota Cirebon 
SMAN 2 Cirebon 

- Kabupaten Cirebon 
SMAN 1 Palimanan 
SMKN 1 Mundu 

- Kabupaten Kuningan 
SMAN 2 Kuningan 

- Kabupaten Garut 
SMAN 6 Garut 
SMKN 1 Garut 

- Kota Tasikmalaya 
SMAN 1 Tasikmalaya 
SMKN 2 Tasikmalaya 

- Kabupaten Tasikmalaya 
SMAN 1 Singaparna 

- Kabupaten Ciamis 
SMAN 1 Ciamis 

- Kota Banjar 
SMAN 1 Banjar 

- Kabupaten Pangandaran 
SMAN 1 Parigi 
SMKN 1 Pangandaran
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Bogor: Infrastruktur Pakansari 100 Persen Siap untuk Piala AFF 2026

Bupati Bogor: Infrastruktur Pakansari 100 Persen Siap untuk Piala AFF 2026

Bupati Bogor Rudy Susmanto pastikan Stadion Pakansari beserta infrastruktur pendukung telah siap 100 persen untuk menggelar laga pembuka ASEAN Hyundai Cup 2026
LeBron James Pantas Pakai Nomor Punggung Berapa di Philadelphia 76ers?

LeBron James Pantas Pakai Nomor Punggung Berapa di Philadelphia 76ers?

LeBron James telah mengambil keputusan terakhir dalam karier basketnya di NBA. Ia mengumumkan akan menghabiskan tahun-tahun sebelum pensiun bersama Philadelphia 76ers.
Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Ihwal insiden terduga maling ayam tewas dikeroyok di Bali yang menjadi sorotan publik. Kini menjadi perhatian Senator Bali atau Anggota DPD, Ni Luh Jelantik. 
Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Ihwal insiden terduga maling ayam tewas dikeroyok di Bali yang menjadi sorotan publik. Kini menjadi perhatian Senator Bali atau Anggota DPD, Ni Luh Jelantik. 
1.476 Akademisi Diterjunkan ke 53 Kawasan Transmigrasi, Kementrans Bidik Peluang Ekonomi Baru

1.476 Akademisi Diterjunkan ke 53 Kawasan Transmigrasi, Kementrans Bidik Peluang Ekonomi Baru

Kementrans menerjunkan ribuan akademisi muda untuk disebar ke 53 wilayah transmigrasi lewat program Tim Ekspedisi Patriot 2026. Salah satu misi mereka adalah membuka peluang ekonomi baru.
Mendagri Tito Karnavian: Lulusan IPDN Harus Siap Ditugaskan di Seluruh Indonesia

Mendagri Tito Karnavian: Lulusan IPDN Harus Siap Ditugaskan di Seluruh Indonesia

Menteri Dalam Negeri (Medangri) Muhammad Tito Karnavian meminta lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mampu beradaptasi dengan karakteristik daerah

Trending

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Beredar kabar terkait detik-detik mengeringak tewasnya bernama Sutrimo, yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel.
Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Usai beredarnya kabar terkait tewasnya yang diduga disebut-sebut merupakan Karumga eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah, Sutrimo di medsos
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak bungsu dari mantan Presiden RI ke-7, Jokowi yang juga Ketua Umum (Ketum) PSI, Kaesang Pangarep ingin maju pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Sontak hal
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Pada 27 Juli 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa yang penuh hoki?
Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Timnas Kamboja dijadwalkan menghadapi Indonesia pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada Senin (27/7/2026). Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi kedua tim dalam membuka peluang lolos ke babak berikutnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT