News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Rabu, 3 Juni 2026 - 00:37 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti usulan dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Hal ini tak lepas dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung ingin menetapkan status darurat sampah.

Dedi Mulyadi memahami permohonan Pemkot Bandung meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Hal tersebut menyusul akibat lonjakan peningkatan volume sampah sejak Lebaran 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi justru menahan usulan tersebut. Pemerintah setempat tidak boleh sembrono mengenai penetapan status Bandung darurat sampah.

KDM sapaan akrabnya berpendapat persoalan utama dihadapi Pemkot Bandung. Pemerintah wajib memikirkan solusi sistem pengelolaan sampah bisa berjalan dengan baik.

"Kita akan lihat dulu status darurat sampah. Pokoknya jangan buru-buru bikin darurat karenan nanti bisa membuat orang panik," kata Dedi Mulyadi di Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).

Dedi Mulyadi bakal Mitigasi sebagai Solusi Pengelolaan Tumpukan Sampah

Dedi Mulyadi di TPS Pasar Ciwastra
Dedi Mulyadi di TPS Pasar Ciwastra
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

Dedi Mulyadi memahami selama ini pengelolaan sampah hanya bergantung di satu tempat, tepatnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat.

Alasan utama Pemkot Bandung memberikan usulan tersebut karena kondisi TPA Sarimukti semakin kritis. Batas maksimalnya hanya terhitung sampai beberapa bulan ke depan.

Namun demikian, KDM mengabarkan bahwa, Pemprov Jabar sudah mempersiapkan mitigasi. Hal ini sebagai upaya pengelolaan sampah yang semakin menggunung.

"Saya sudah mempersiapkan mitigasi yaitu mendorong alat yang bisa melakukan pengelolaan di setiap kelurahan dengan kapasitas 5 ton," ujarnya.

Langkah antisipasi ini, kata dia, sebagai upaya pihaknya menekankan penempatan teknologi pengendalian sampah di setiap kelurahan. Pemprov Jabar telah menguji coba cara mitigasi ini.

Ia meyakini pengendalian ini akan berlangsung secara signifikan. Teknologi ini juga diharapkan mengurangi ketergantungan membuang sampah ke TPA Sarimukti.

Keyakinan ini dipicu lantaran teknologi sebagai alat pengelolaan tersebut dapat mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif. Manfaatnya bisa berguna untuk di sektor industri.

Ia menambahkan, keberhasilan uji coba dari teknologi tersebut telah dilakukan di Gedung Sate. Untuk itu, langkah mitigasi ini diharapkan bisa berjalan lancar.

"Ada alat yang merubah sampah menjadi bahan bakar. Bahan bakarnya nanti bisa menjadi pengganti batu bara," tegasnya.

Ia berpendapat sejumlah industri di Jabar bahkan sudah mulai melirik hasil pengolahan sampah berubah menjadi sumber energi pengganti disebabkan dari teknologi tersebut.

Akan tetapi, Pemprov Jabar membutuhkan kerja sama dengan pemerintah daerah. Tujuannya untuk melancarkan pelaksanaan teknologi serupa di Jawa Barat, termasuk di Kota Bandung.

"Nanti saya ajak bicara wali kota untuk merincikan penentuan pembiayaannya. Kan enggak mungkin semuanya ditanggung sama provinsi," ucapnya.

Wali Kota Bandung M Farhan
Wali Kota Bandung M Farhan
Sumber :
  • Istimewa

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyoroti lonjakan aktivitas masyarakat. Kunjungan wisatawan menjadi salah satu aspek pemicu peningkatan volume sampah hingga waktu libur panjang beberapa pekan terakhir.

Menurut Farhan, kondisi ini semakin memperberat sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung. Sebab, pihaknya masih bergantung dengan TPA Sarimukti.

"Selama musim liburan ini, mulai dari libur Lebaran sampai long weekend berturut-turut, beban terhadap daya dukung lingkungan sangat berat. Persoalan sampah menjadi salah satu tantangan terbesar yang kami hadapi," kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (1/6/2026).

Farhan selaku Wali Kota Bandung memberikan apresiasi kepada Dedi Mulyadi. Gubernur Jabar membantu pihaknya dengan membuka tambahan kuota pengangkutan sampah ke TPPA Sarimukti.

Namun, pihaknya tetap berusaha pada peningkatan fasilitas pengolahan sampah lewat berbagai fasilitas yang ada. Akan tetapi upaya tersebut tidak sebanding dengan kebutuhan lokasi pembuangan akhir yang bisa memadai.

"Kami bisa melakukan pengolahan semaksimal mungkin. Tetapi untuk sisa residu tetap memerlukan dukungan dari pemerintah provinsi karena kewenangan pengelolaan TPPA Sarimukti berada di tingkat provinsi," ujar Farhan.

Kata Farhan, Pemkot Bandung masih menunggu keputusan dari Pemprov Jabar mengenai mengesahkan usulan penetapan status Bandung darurat sampah sesuai kriteria dari Kementerian Lingkungan Hidup.

"Ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi persoalan sampah yang semakin kompleks," pungkas Farhan.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara Nasib Buruh, Kapolri Sampaikan Pesan ke Pengusaha: Jangan Mereka Aset, Mitra dan Keluarga Perusahaan

Bicara Nasib Buruh, Kapolri Sampaikan Pesan ke Pengusaha: Jangan Mereka Aset, Mitra dan Keluarga Perusahaan

Kapolri ingatkan perusahaan agar membangun hubungan industrial yang sehat dengan pekerja. Sebab, keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan buruh bukan dua kepentingan yang harus dipertentangkan.
Jelang El Clasico di GBK, Persib Kalah Telak dari Persija dari Urusan Ini

Jelang El Clasico di GBK, Persib Kalah Telak dari Persija dari Urusan Ini

Persija Jakarta resmi menjadi klub dengan nilai pasar tertinggi di Super League 2026-2027, menggeser Persib Bandung setelah kedatangan Ivan Mamut.
Dulu Dikira Ribet, Ayyul Kini Urus Layanan JKN Cukup dari Ponsel

Dulu Dikira Ribet, Ayyul Kini Urus Layanan JKN Cukup dari Ponsel

Sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Ayyul memanfaatkan layanan digital untuk memperoleh informasi kepesertaan
Prediksi Line Up Persib Bandung Kontra Persija, Ketum Viking Ungkap Pemain yang Berpotensi Jadi Starter

Prediksi Line Up Persib Bandung Kontra Persija, Ketum Viking Ungkap Pemain yang Berpotensi Jadi Starter

Ketum Viking Tobias Ginanjar memprediksi sejumlah pemain yang akan mengisi starting XI Persib Bandung saat menghadapi Persija Jakarta. Namun, komposisi lini.
Viral! Penumpang Emosi Gegara Gagal Terbang di Bandara Soetta saat Erupsi Anak Krakatau

Viral! Penumpang Emosi Gegara Gagal Terbang di Bandara Soetta saat Erupsi Anak Krakatau

Kasi Humas Polresta Bandara Soetta, Ipda Ade Mona Prihatna membenarkan video viral pria berbaju polo shirt emosi akibat pesawatnya batal terbang saat erupsi.
Jelang El Clasico, Igor Tolic Ungkap Kondisi Persib Jelang Hadapi Persija di SUGBK

Jelang El Clasico, Igor Tolic Ungkap Kondisi Persib Jelang Hadapi Persija di SUGBK

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengungkapkan kondisi terkini skuadnya jelang menghadapi Persija Jakarta di SUGBK pada pekan kedua Super League 2026-2027.

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT