KDM Sudah Curiga Sejak Awal! Pengendara Motor yang Tak Hafal Plat Nomor Ternyata Residivis Curanmor
- instagram Dedimulyadi71
tvOnenews.com - Video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menegur pengendara motor berknalpot brong di Kabupaten Sumedang sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu.Â
Namun siapa sangka, di balik percakapan sederhana yang terekam kamera tersebut, tersimpan firasat yang belakangan terbukti benar.
Saat itu, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM tampak menghentikan seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX merah.Â
Awalnya, interaksi tersebut terlihat seperti teguran biasa terkait penggunaan knalpot brong dan kepatuhan membayar pajak kendaraan. Bahkan KDM sempat berniat membantu membayarkan pajak kendaraan tersebut.
Namun beberapa hari kemudian, fakta mengejutkan terungkap. Pengendara yang sempat berbincang langsung dengan KDM itu ternyata merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kini telah diamankan Polres Sumedang.Â
Yang lebih menarik, kecurigaan terhadap motor yang digunakan pelaku ternyata sudah muncul sejak awal dalam benak Dedi Mulyadi.
KDM Curiga Saat Pengendara Tak Hafal Plat Nomor Motor
Dalam video yang beredar di media sosial, Dedi Mulyadi terlihat beberapa kali mengajukan pertanyaan terkait identitas kendaraan yang digunakan pemuda tersebut.
"Coba sebutkan plat nomornya?" tanya Dedi Mulyadi.
Namun jawaban yang diberikan justru membuat KDM semakin penasaran.
"Gak hafal pak," jawab pemuda itu.
Dedi kemudian melanjutkan pertanyaannya mengenai kelengkapan kendaraan.
"Ada STNK-nya gak? Coba sebutkan nomor motornya berapa?" tanya KDM lagi.
Alih-alih mendapat jawaban meyakinkan, respons pengendara tersebut justru semakin menguatkan dugaan Dedi bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan motor yang digunakan.
- instagram Dedimulyadi71
"Ah bohong. Motor kamu bodong ya? Coba kalau motor bodong kamu ngaku," ujar Dedi.
Pemuda tersebut kemudian membantah tudingan itu dan mengaku kendaraan yang digunakannya memiliki dokumen resmi.
"Ini mah ada suratnya pak aslinya," jawabnya.
Percakapan berlanjut ketika Dedi menanyakan kewajiban pajak kendaraan.
"Pajaknya bayar gak?"
"Engga pak," jawab pemuda tersebut.
Momen itulah yang kemudian kembali menjadi sorotan setelah identitas asli pengendara berhasil diungkap aparat kepolisian.
Niat Dibantu Bayar Pajak, Ternyata Pelaku Kejahatan
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengungkapkan bahwa pelaku yang kini telah diamankan sempat hampir mendapatkan bantuan pembayaran pajak kendaraan dari Dedi Mulyadi.
Menurut Sandityo, pelaku merupakan tersangka pencurian kendaraan bermotor yang beraksi di wilayah Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang.
"Ya jadi namanya masyarakat ya kadang-kadang suka tipu-tipu, dia seorang tersangka yang mencuri kendaraan di TKP Kecamatan Ganeas ya, hampir saja dibayar oleh Pak KDM pajak kendaraan tersebut, tetapi ternyata orangnya residivis," kata AKBP Sandityo Mahardika saat konferensi pers pengungkapan kasus hasil Operasi Jaran Lodaya 2026.
Beruntung, niat baik tersebut tidak sempat direalisasikan karena polisi lebih dahulu berhasil mengungkap keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian kendaraan bermotor.
"Tapi alhamdulillah tidak terjadi ya, alhamdulillah residivis itu kita amankan sehingga Pak KDM tidak jadi membayarkan pajak dan STNK tersebut," ujarnya.
Hasil penyelidikan kemudian mengarah pada identitas pelaku yang diketahui merupakan residivis kasus serupa. Polisi akhirnya menangkap pelaku di kediamannya di wilayah Kecamatan Ganeas.
Firasat Dedi Mulyadi Ternyata Benar
Setelah kasus tersebut terungkap, Dedi Mulyadi mengaku sebenarnya sudah memiliki kecurigaan sejak pertama kali berinteraksi dengan pengendara tersebut. Menurutnya, ada sejumlah kejanggalan yang membuat dirinya merasa motor yang digunakan bukan kendaraan biasa.
"Saat saya mengejar anak-anak itu yang menggunakan knalpot bronk, sebenarnya saya sendiri sudah mencurigai ada hal yang ganjil dalam penggunaan motor itu. Dan saya sempat bertanya, itu motor ada suratnya gak? Dan waktu itu saya tanya lagi, jangan-jangan motornya hasil curian," ujar Dedi Mulyadi.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena sesuai dengan fakta yang belakangan terungkap dalam penyelidikan kepolisian.
KDM bahkan turut mengunggah kembali video pertemuannya dengan pelaku melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia menuliskan kalimat singkat yang langsung ramai dikomentari warganet.
"Emang ya feeling mah gak pernah bohong."
Unggahan itu pun menuai ribuan respons. Banyak netizen menilai insting Dedi Mulyadi cukup tajam saat melihat gelagat mencurigakan dari pengendara tersebut.Â
Sebagian lainnya menyoroti bagaimana jawaban pelaku yang tidak hafal nomor polisi kendaraan menjadi salah satu tanda awal adanya kejanggalan.
Kasus ini menjadi salah satu hasil pengungkapan dalam Operasi Jaran Lodaya 2026 yang digelar Polres Sumedang.Â
Dari operasi tersebut, aparat berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor dan menangkap para pelaku yang terlibat.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memastikan legalitas kendaraan yang digunakan. Sebab, seperti yang terjadi di Sumedang, sebuah percakapan sederhana di pinggir jalan ternyata mampu membuka tabir kejahatan yang selama ini tersembunyi. (udn)
Load more