Viral Kasus Dugaan Pelecehan yang Menyeret Wabup Sumedang, Dedi Mulyadi: Saya Akan Tanya Langsung!
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Fajar juga mempertanyakan sumber serta fakta yang beredar di media sosial. Menurutnya, informasi yang beredar belum dapat dipertanggungjawabkan dan ia menduga terdapat kemungkinan kepentingan politik di balik munculnya isu tersebut.
"Tujuan-tujuan isu-isu ini saya ingin dalami, apa maksud dan tujuannya, apakah maksud dan tujuannya politik? Apakah maksud dan tujuannya seperti apa? Itu yang sedang saya coba dalami," katanya.
Ia pun meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap narasi yang beredar tanpa sumber yang jelas.
"Jadi untuk rekan-rekan, jangan termakan saya hanya mengingatkan kepada masyarakat jangan tergampang termakan narasi, penggiringan opini yang tidak jelas apalagi dari pesan-pesan berantai yang sumbernya tidak jelas, kita harus menjadi masyarakat yang cerdas Bahwasannya memang ada apa? Tidak ada apa," sambungnya.
Fajar juga menyatakan sekretaris pribadinya masih bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.
"Saya bilang semuanya tidak ada, gosip, nanti gini biarkan semuanya saya mau cari tahu dulu dalami langkah-langkah yang ini, pasti rekan-rekan media yang pertama lebih awal. Makanya saya itu bingung sudah lah, nanti saya tidak bisa jawab saya cuma mau kerja, kerja, kerja karena bingung juga mau menanggapinya seperti apa," ungkap Fajar.
"Nanti dijelaskan ada momentumnya. Maksudnya rekan-rekan juga jangan tergiring opini bisa dikomunikasikan langsung ke orangnya. Masih (bekerja), tanya aja orangnya (Sekpri) makanya saya juga bingung saya bingung, kalian bingung, siapa bingung semuanya bingung," kata Fajar.
Dengan demikian, polemik kasus Wabup Sumedang saat ini belum menghasilkan kesimpulan resmi mengenai dugaan kekerasan maupun pelecehan yang beredar.
Setelah Inspektorat tidak menemukan pihak yang mengakui adanya peristiwa tersebut, perhatian kini tertuju pada langkah Dedi Mulyadi yang akan datang langsung ke Sumedang untuk mendengarkan keterangan para pihak. (udn)
Load more