AI Mulai Masuk Desa, UMKM Bojong Rangkas Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Kembangkan Usaha
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Pengembangan ekosistem digital perlu diikuti dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi.
“Membangun ekosistem digital yang inklusif berarti memastikan teknologi memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat akar rumput. Di Kampung Digital Binaan ini, kami menghubungkan konektivitas dengan kapabilitas digital warga. Melalui pelatihan pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI) dan kreasi konten, kami ingin memastikan para pelaku UMKM lokal dan masyarakat Desa Bojong Rangkas dapat beradaptasi dan semakin produktif,” ujar Swandi Tjia, EVP Head of Circle Jakarta Raya, Indosat Ooredoo Hutchison.
Akses konektivitas juga diharapkan dapat mendukung aktivitas digital masyarakat, baik melalui perangkat pribadi maupun kebutuhan koneksi di rumah dan tempat usaha.
“Kami berharap seluruh warga dapat mengandalkan solusi di setiap langkahnya, mulai dari kemudahan akses internet di genggaman (smartphone) menggunakan kartu perdana IM3 atau Tri, hingga konektivitas untuk seluruh keluarga di rumah dan tempat usaha melalui layanan HiFi Air,” ujar Swandi.
Dalam konteks UMKM, kemampuan tersebut dapat menjadi bagian dari proses transformasi usaha. Pelaku usaha yang sebelumnya hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut, misalnya, dapat mulai mengenalkan produknya melalui media sosial. Sementara itu, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk menghasilkan ide, menyusun materi komunikasi, atau mempercepat pekerjaan tertentu.
Namun, penggunaan AI tetap membutuhkan kemampuan dasar untuk memeriksa informasi dan menyesuaikan hasil teknologi dengan kebutuhan usaha. Artinya, teknologi berfungsi sebagai alat bantu, sementara keputusan mengenai produk, strategi usaha, dan komunikasi dengan konsumen tetap berada di tangan pelaku UMKM.
Pendampingan 6–12 Bulan Jadi Bagian Penting Program
Program Kampung Digital Binaan tidak hanya mengandalkan kegiatan pelatihan satu kali. Pendampingan selama 6–12 bulan menjadi bagian dari rancangan program untuk membantu masyarakat mengembangkan kemampuan secara bertahap. Durasi tersebut juga memberi ruang untuk menyesuaikan materi dengan kebutuhan dan potensi lokal.
Dalam pelaksanaannya, PT Inovasi Daya Solusi (IDS) berperan sebagai agregator yang memberikan dukungan sistem dan operasional agar rangkaian kegiatan dapat berjalan secara terintegrasi. Program Kampung Digital diarahkan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga dapat memanfaatkannya untuk kegiatan ekonomi.
Load more