News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Tenaga Honorer Kesehatan Sukabumi Unjuk Rasa Menuntut Hak Menjadi ASN

Para pengunjuk rasa itu datang membawa berbagai jenis atribut. Mulai dari keranda bertuliskan "Kami Itu Ada Bukan Tiada" hingga baju hazmat bertuliskan "Hargai Lelahku".
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 22 Juli 2022 - 11:07 WIB
Ribuan Honorer Pasyankes Kabupaten Sukabumi Unjuk Rasa Menuntut Honor Covid-19
Sumber :
  • Rizki Gustana

Sukabumi, Jawa Barat - Ribuan pegawai honorer pelayan kesehatan (Yankes) mendatangi gedung DPRD Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 08.45 WIB, Jumat (22/7/2022). Mereka datang berjalan kaki mengikuti mobil komando.

Para pengunjuk rasa dari Forum Komunikasi Honorer Fasilitas Pelayanan Kesehatan (FKHF) itu datang membawa berbagai jenis atribut. Mulai dari keranda bertuliskan "Kami Itu Ada Bukan Tiada" hingga baju hazmat bertuliskan "Hargai Lelahku".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika Covid merebak kami ditekan, ketika Covid mereda masa kami dibuang, jangan dong kami dibuang. Berapa banyak teman kami yang gugur sebagai benteng melawan Covid-19," kata Fahmi, salah seorang orator dari kendaraan komando.

Massa juga meminta Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara dan Ketua Komisi IV Hera Iskandar untuk datang menemui mereka. 

"Pak tolonglah keluar, kami ini warga Kabupaten Sukabumi. Bisa minta tolong keluar dan temui kami, ASN harga mati," lanjut orator aksi.

Massa beberapa kali berteriak minta ketua DPRD untuk keluar dari kantornya, langkah massa tertahan benteng pengamanan anggota Satpol PP dan Polres Sukabumi yang berjaga di depan pintu masuk gedung wakil rakyat itu.

Dalam keterangan yang diterima, massa dari Forum Komunikasi Honorer Fasilitas Pelayanan Kesehatan (FKHF) mengaku aksi itu bermula dengan kecemasan para honorer kesehatan dengan adanya PP No 49 tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Serta isu outsourcing pegawai pemerintah khususnya pekerja Fasyankes, keputusan pemerintah itu membuat kami pekerja honorer di Fasilitas Pelayanan Kesehatan cemas. Makanya atas dasar solidaritas tersebut kami dari FKHF akan melakukan aksi hari ini," kata Saeful Anwar, Ketua FKFH.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saeful mengatakan, nakes berperan besar dalam menentukan pembangunan Kesehatan. Bekerja sebagai nakes maupun non-nakes adalah mengabdi kepada kemanusiaan dan menjadi pelayan masyarakat.

Ada dua tuntutan yang disuarakan FKHF, target aksi mereka ditujukan untuk Pemkab Sukabumi dan DPRD. Selain menuntut pengangkatan semua pegawai honorer di lingkungan Dinas Kesehatan dan RSUD di Kabupaten Sukabumi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) mereka juga meminta agar formasi PPPK tidak dibuka untuk jalur umum sampai semua tenaga honorer yang sudah mengabdi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi diangkat menjadi ASN melalui jalur afirmasi sampai dengan November 2023. (raa/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Shio Anjing Setelah Imlek 2026: Peluang Karier, Keuangan, Cinta

Ramalan Shio Anjing Setelah Imlek 2026: Peluang Karier, Keuangan, Cinta

Ramalan Shio Anjing 2026: Prediksi karier, keuangan, dan cinta bagi yang lahir di tahun Anjing. Simak tips menghadapi peluang dan tantangan sepanjang tahun.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi tantangan terbesar mereka saat berjumpa Iran pada partai final Piala Asia Futsal 2026. Laga penentuan juara ini akan di-
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi tantangan terbesar mereka saat berjumpa Iran pada partai final Piala Asia Futsal 2026. Laga penentuan juara ini akan di-
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Ramalan Shio Anjing Setelah Imlek 2026: Peluang Karier, Keuangan, Cinta

Ramalan Shio Anjing Setelah Imlek 2026: Peluang Karier, Keuangan, Cinta

Ramalan Shio Anjing 2026: Prediksi karier, keuangan, dan cinta bagi yang lahir di tahun Anjing. Simak tips menghadapi peluang dan tantangan sepanjang tahun.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT