News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tangkap Komplotan Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca di Tasikmalaya, Pelaku Kerap Incar Nasabah Bank Usai Tarik Tunai

Para tersangka merupakan spesialis pelaku pecah kaca dengan sasaran korbannya adalah nasabah yang pulang dari Bank usai mengambil uang.
Selasa, 13 September 2022 - 15:49 WIB
Dua orang tersangka pelaku pencurian modus pecah kaca ditangkap polisi Polres Tasikmalaya saat beraksi
Sumber :
  • tim tvOne - Denden Ahdani

Tasikmalaya, Jawa Barat - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota menangkap dua dari enam tersangka komplotan kasus pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil yang terjadi di depan Alun-alun Kota Tasikmalaya, pada 28 Juni 2022 lalu. Kedua tersangka yang masing-masing berinisial AP dan AM itu ditangkap di wilayah Bekasi, saat akan melakukan aksi serupa.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, pihaknya baru mengamankan dua tersangka, sementara empat lainnya masih dalam pencarian atau daftar pencarian orang (DPO). Para tersangka merupakan spesialis pelaku pecah kaca dengan sasaran korbannya adalah nasabah yang pulang dari Bank usai mengambil uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berhasil amankan dua pelaku, dari jumlah total enam tersangka komplotan spesialis pecah kaca ini. Mereka mengincar para nasabah yang pulang dari Bank, jika korbannya lengah mereka akan beraksi," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, Selasa (13/09/2022)

Menurut Aszhari, para tersangka ini memiliki peran berbeda-beda. Satu orang tugasnya mengawasi calon korban dari dalam Bank, kemudian pelaku lain mengikuti dari luar Bank. Setelah mengawasi, kemudian tersangka melihat situasi dan korbannya lengah.

"Kelompok ini berbagi tugas. Ada yang mengawasi calon korban dari dalam area bank, ada yang mengikuti dari luar. Setelah mengawasi korban, mereka kemudian melakukan aksinya ketika ada kesempatan," ucap Aszhari.

Kasus ini terungkap, kata Aszhari, bermula ketika ada korban pencurian dengan modus pecah kaca di depan Alun-alun Kota Tasikmalaya pada tanggal 28 Juni lalu. Saat itu, korban pulang dari Bank membawa uang Rp300 juta dan memarkirkan mobilnya. Ketika mobil ditinggalkan korban, pelaku langsung melangsungkan aksinya.

"Ini awalnya kasus yang di depan Alun-alun, ada seorang ibu kehilangan uang Rp300 juta di dalam mobilnya ketika diparkirkan. Si ibu itu pulang ambil uang dari Bank dan berniat akan pergi ke toko untuk membeli keperluan, saat si ibu lengah, pencurian itu terjadi. Kemudian, kami berhasil mengungkapnya," ujarnya.

Aszhari menjelaskan, komplotan ini berasal dari wilayah Kayu Agung, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Dua pelaku yang baru ditangkap adalah AP dan AM. Mereka berhasil diamankan di Bekasi, saat akan melakukan aksi serupa. Sementara, empat tersangka lain berinisial RO, RM, YN dan OOB masih dalam pengejaran.

"Ini mereka berasal dari Kayu Agung, OKU. Baru dua yang ditangkap, empat lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Kedua pelaku ini berhasil diamankan di Bekasi saat hendak melakukan pecah kaca juga," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua pelaku yang ditangkap terpaksa dihadiahi timah panas karena melawan dan kabur saat hendak diamankan. Dalam kasus itu, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya peralatan yang kerap digunakan saat aksi pecah kaca mobil, kendaraan yang digunakan, ponsel dan kaca mobil. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan selama tujuh tahun penjara.

(dai/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Efisiensi Jumbo Kementerian PU, Menteri Dody Merasa Tak Perlu Negosiasi Lagi dengan Presiden

Efisiensi Jumbo Kementerian PU, Menteri Dody Merasa Tak Perlu Negosiasi Lagi dengan Presiden

Menteri PU menegaskan tidak ada rencana khusus untuk negosiasi dengan Presiden atau berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait kebijakan efisiensi.
Cak Imin Blak-blakan Soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Pilih yang Menang

Cak Imin Blak-blakan Soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Pilih yang Menang

Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin buka suara soal Pilpres 2029. ia menilai saat ini Prabowo Subianto masih kuat dan ingin berada di pihak yang menang.
Profil Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi jika Bisa Bangun Jalan dari APBD Rp6 T

Profil Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi jika Bisa Bangun Jalan dari APBD Rp6 T

Berikut profil dan rekam jejak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan yang menantang dan siap cium lutut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di Ciputat Geger Temukan Sosok Mayat Pria di Kios, Polisi Bilang Begini

Warga di kawasan Jalan Cirendeu Raya, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) geger adanya temuan jasad seroang pria yang tergeletak di halaman kios pada Sabtu (11/4/2026).
Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin Kritik Wacana ‘War Tiket’ Haji: Jangan Sampai Harapan Jemaah Pupus

Cak Imin menilai efektivitas kebijakan war tiket haji masih sangat diragukan, apalagi menyangkut nasib calon jemaah yang telah bertahun-tahun menunggu giliran berangkat.
Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Elecrtic PLN Dikalahkan Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Kara Bajema Dkk Dinilai Tak Maksimal

Jakarta Electric PLN kalah dengan skor 1-3 (21-25, 22-25, 25-17, 19-25) dari Popsivo Polwan pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jumat 19 April 2026 kemarin.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT