News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Balas Omongan Wali Kota Idris Soal “Baperan”, Ketua Fraksi PDIP Depok: Peduli Rakyat atau Oportunis Politik?

Wali Kota Depok Mohammad Idris menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan menyebut agar jangan baperan. Ikravany Hilman membalas pernyataan Idris.
Selasa, 20 September 2022 - 08:04 WIB
Ketua Fraksi PDIP DPRD Depok Ikravany Hilman
Sumber :
  • Mely Kasna/tvOne

Depok, Jawa Barat - Wali Kota Depok Mohammad Idris menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan menyebut agar jangan baperan.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Depok Ikravany Hilman turut membalas pernyataan Idris dan mengatakan sikap PKS yang menolak kenaikan harga BBM tersebut murni kepedulian terhadap rakyat atau sekadar oportunis politik belaka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini memang soal kepedulian kepada rakyat kecil atau oportunis politik untuk memanfaatkan momen bukan memang satu niat yang tulus untuk memperjuangkan satu nilai tertentu," ucap Ikravany, Senin (19/9/2022).

Menurutnya, pernyataan Hasto saat itu bukan ditujukan kepada Wali Kota Depok, melainkan kepada PKS.

Terlebih lagi kini banyak spanduk maupun baliho PKS bertebaran menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM.

"Ketika sekjen kami menyampaikan tentang apa yang sudah dilakukan PKS, ini menguji sebenarnya bahwa ini karakter dari kritik ini apa, kepedulian pada rakyat kecil atau oportunisme politik?," kata dia.

Ikravany juga menanggapi pernyataan anggota DPRD Depok Fraksi PKS Hafid Nasir yang memberikan bantahan dengan membandingkan Depok dengan Solo yang dipimpin putra Presiden Jokowi dan diusung oleh PDIP.

Menurutnya, hal itu merupakan bantahan yang “culun”. Perbandingan tersebut berdasarkan tingkat kemiskinan dan indeks pembangunan manusia.

Dia berpendapat tingkat kemiskinan tidak bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan pemerintah di tingkat kota maupun kabupaten.

Hal ini mengingat program pengentasan kemiskinan tidak hanya dari pemerintah daerah, tapi juga pemerintah provinsi dan pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum lagi tingkat migrasi yang tinggi dan banyaknya warga Depok yang bekerja di Jakarta maupun kota sekitar yang membuat pertumbuhan Kota Depok meningkat.

"Masih ada orang-orang kelas menengah yang pindah ke Depok dan itu pasti di atas garis kemiskinan. Itu yang membuat angka kemiskinan menurun persentasenya, tapi belum tentu orangnya," pungkasnya. (mka/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

Dinkes Pandeglang mencatat 2.107 kasus ISPA setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar. Anak-anak menjadi kelompok paling banyak terdampak.
Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung menegaskan proses pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran aset.
Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Kontingen Indonesia untuk Asian games 2026 Aichi-Nagoya secara resmi dilepas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Selat Sunda

Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Selat Sunda

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menerjunkan tiga unit kapal perang Republik Indonesia (KRI) untuk menggelar operasi pencarian intensif terhadap lima awak media yang dilaporkan putus kontak saat menjalankan tugas liputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.
Hari Kedua Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Hari Kedua Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Hari kedua pencarian 5 jurnalis hilang kontak di Selat Sunda, Tim SAR perluas area pencarian dengan tim gabungan usai terkendala abu vulkanik dan gelombang tinggi.
Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Dicari karena Dikhawatirkan: Polisi Masih Periksa Barang Bukti

Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Dicari karena Dikhawatirkan: Polisi Masih Periksa Barang Bukti

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK setelah sempat dicari orang yang mengenalnya karena khawatir. Polisi masih memeriksa barang bukti

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT