News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Seorang Siswa SMP di Bandung Jadi Korban Bullying, Pelaku Tendang Kepala Korban Hingga Pingsan

Viral di twitter sebuah video yang memperlihatkan saat seorang siswa SMP di Kota Bandung menjadi korban Bullying atau perundungan oleh teman-teman sekelasnya.
Sabtu, 19 November 2022 - 10:45 WIB
Siswa SMP Jadi Korban Bullying
Sumber :
  • Twitter/@salmandoang

Jakarta - Baru-baru ini beredar sebuah video yang viral di media sosial twitter menunjukan sebuah rekaman saat seorang siswa SMP di Kota Bandung menjadi korban bullying atau perundungan oleh teman-teman sekelasnya.

Viral Seorang Siswa SMP di Bandung Jadi Korban Bullying, Pelaku Tendang Kepala Korban Hingga Pingsan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video aksi bullying itu dibagikan oleh sebuah akun twitter bernama @salmandoang pada hari Jumat (18/11/2022) memeperlihatkan saat sejumlah siswa SP di kota Bndung melakukan aksi Bullying kepad teman sekelasnya dan viral di media sosial.

Pemilik akun twitter yang membagikan video bullying yang viral di media sosial tersebut diketahui merupakn teman dari salah seorang kularga siswa SMP yang menjadi korban pembullyan itu.

Pada video yang viral di media sosial twitter itu dikatakan jika peristiwa Bullying itu tejadi di sebuah Sekolah Menengah Pertama swasta yang ada di Kota Bandung.

Terlihat pada video yang viral di media sosial itu aksi bullying yang dilakukan oleh beberapa siswa SMP itu terjadi pada siang hari saat jam sekolah masih berlangsung.

"Bullying di SMP Plus Baiturrahman, Bandung. Kejadian siang ini pada jam sekolah. Korban adalah keluarga kawan saya, dilarikan ke RS setelah pingsan. 
@disdik_bandung, @RESTABES_BDG," tulis @Salmandoang pada cuitannya di media sosial.

Bahkan lebih parahnya lagi saat peristiwa bullying itu terjadi terlihat sejumlah siswa lainnya yang berada didalam kelas hanya diam dan justru menonton aksi bullying yang dilakukan oleh teman-temannya itu.

Pada video tersebut terlihat saat seorang siswa SMP menggunakan seragam batik berwarna biru yang merupakan pelaku Bullying memasangkan helm kepada siswa lainnya lalu melakukan tindak kekerasan dengan menendang kepala korban yang sudah dipakaikan helm itu.

Terlihat pada video tersebut pelaku melayangkan tendangan beberapa kali ke kepala dari korban, tak hanya itu terlihata juga siswa lain yang berada di lokasi kejadian ikut memukul kepala korban yang menggunakan helm itu.

Menerima banyak tindak kekerasan mulai dari pukulan hingga ditendang oleh teman-temannya, siswa SMP yang menjadi korban Bullying itu pun tersungkur dari kursi tempat dudukya.

Mirisnya beberpa siswa lain yang berada di dalam kelas tempat terjadinya aksi pembullyian hanya diam dan menyaksikan aksi Bullying yang dilakuka oleh teman sekelasnya itu, tidak ada dari mereka yang berusaha menghentikan aksi tersebut.

Berdasarkan keterangan pada cuitan tersebut dikatakan jika siswa SMP yang menjadi korban Bullying dari teman sekelasnya itu pun langsung dilarkan ke rumah sakit karena setelah pingsan akibat mendapat tindak kekerasan dari teman sekelasnya itu.

Lalu dalam unggahan lainnya dikatakan jika keluarga korban melakukan rontgen pada bagian kepala korban saat berada di dalam rumah sakit, dab beruntungnya pihak RS mengatakan jika tidak ada yang membahayakan pada kondisi korban.

Namun atas kejadian tersebut pihak keluarga korban mengaku khawatir dengan kondisi mental dari korban karena aksi Bullying tersebut dilakukan oleh teman sekelasnya di sekolah dimana korban pasti akan secara intens bertemu dengan pelaku.

"Tapi gue lebih worry ke mental healthnya dia, spalagi ini temen sekelas yang tiap hari dia pasti bakal ketemu," kata keluarga korban.

Bahkan disebutkan juga jika pihak keluarga sudah melaporkan peristiwa bullying yang dilakukan oleh siswa SMP itu ke pihak sekolah, namun mereka meras jika pihak sekolah belum memberikan reaksi apapun atas peristiwa tersebut.h

Hingga kini cuitan tentang peristiwa bullying yang dilakukan oleh siswa SMP Swasta di Kota Bandung itu pun sudah mendapat ribuan retweet dari netizen dan menjadi perbincangan di media sosial.

Cuitan itu pun mendapat beragam komentar dari netizen dimana banyak dari mereka yang mengecam aksi bullying yang kebali terjadi di kalangan pelajar dan lebih parahnya hal ini terjadi di lingkungan sekolah.

"Cuma bisa ngebayangin klo anak sendiri yg di giniin bakal gw apain tuh anak yg nendang kepala," tulis salah satu netizen.

"Ga lucu sumpah,dan yg bikin gemes adalah yg cengar-cengir mana udh dilantai ditindih pula," komentar salah satu netizen.

"Ini tindakan kriminal, bukan hanya kenakalan remaja. Pembulian seperti ini akan membuat korban trauma yg bahkan bisa tidak hilang sampai dewasa nanti. Demi kebaikan korbannya, pelaku pembulian harus dikeluarkan dari sekolahnya.," komentar netizen lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Agak sedih dan sakit hati kalo liat bullying kek gini dsb," komentar salah satu netizen.

"Traumanya pasti seumur hidup. Balikin keberanian buat ga nunduk ketemu orang, pasti juga butuh waktu yg lama. Sedih banget hal2 kek gini terus2an ada. Semoga korban bully nya lekas sehat," tulis netizen. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

Memasuki awal Juli 2026, energi astrologi diprediksi membawa perubahan positif dalam kehidupan asmara bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang makin harmonis?
Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri komponen kapal nasional dinilai masih menghadapi tantangan besar untuk bisa bersaing di tengah tingginya kebutuhan sektor maritim dalam negeri.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT