News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

434 Rumah di Sukabumi Rusak Akibat Gempa, Terbanyak di Sukalarang

Ratusan rumah dan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan dampak dari gempa berkekuatan 5,6 magnitudo, Senin (21/11/2022)
Senin, 21 November 2022 - 21:26 WIB
Rumah warga di Sukabumi roboh akibat gempa Cianjur
Sumber :
  • Tim tvOne/Rizki Agustana

Sukabumi, Jawa Barat - Ratusan rumah dan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan dampak dari gempa berkekuatan 5,6 magnitudo, Senin (21/11/2022). 

Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Sukabumi hingga pukul 19.00 WIB, tercatat ada 434 unit rumah rusak dengan rincian 155 unit rumah rusak ringan, 11 unit rumah rusak sedang dan 32 unit rumah rusak berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecamatan Sukalarang menjadi titik paling terparah akibat bencana alam yang terjadi pukul 13.20 WIB ini, total ada sebanyak 140 unit rumah rusak dengan rincian 123 unit rumah rusak ringan dan 8 unit rumah rusak berat. 

Disusul Kecamatan Caringin sebanyak 89 unit, Kecamatan Nagrak sebanyak 67 unit, kemudian Kecamatan Kadudampit sebanyak 48 unit dengan rincian 25 unit rumah rusak ringan dan 23 unit rumah rusak berat, lalu Kecamatan Sukaraja sebanyak 18 unit.

Wilayah lainnya yaitu Kecamatan Ciambar sebanyak 7 unit rumah rusak sedang, Kecamatan Gegerbitung 7 unit, Kecamatan Cikidang 1 unit, Kecamatan Cisaat sebanyak 9 unit dengan rincian 6 unit rumah rusak ringan 2 unit rumah rusak sedang dan 1 unit rusak berat. Kemudian Kecamatan Cibadak 2 unit rumah rusak sedang dan Kecamatan Cidahu 1 unit.

 

tvonenews

 

Adapun sejumlah infrastruktur lainnya yang alami kerusakan yakni 5 tempat sarana ibadah (satu unit di Kecamatan Gegerbitung, 3 unit di Kecamatan Sukabumi dan 1 unit di Kecamatan Curugkembar) kemudian 5 unit bangunan sekolah dengan rincian 2 unit di Kecamatan Caringin dan 1 unit masing-masing di Kecamatan Kadudampit, Kecamatan Gegerbitung serta Kecamatan Cicantayan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lalu fasumfasos lainnya yakni akses jalan alami kerusakan di Kecamatan Gunungguruh," ujar Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna dalam laporannya.

Daeng menuturkan, tercatat sedikitnya 12 KK terpaksa mengungsi akibat rumahnya rusak dan sudah tak layak huni akibat gempa bumi darat yang berlokasi di wilayah Sukalarang ini. "Kemudian terdapat 9 korban luka ringan," tuturnya. (raa/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT