News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi Cipta Kondisi Jelang Nataru, Belasan Pasangan Mesum Hingga Remaja Pesta Miras di Tasikmalaya Diamankan

Petugas gabungan terdiri Satuan Satpol PP, Polres Tasikmalaya Kota, TNI dan tokoh agama melakukan Operasi Cipta Kondisi guna menjaga kondusifitas jelang Nataru
Jumat, 23 Desember 2022 - 07:21 WIB
Operasi Cipta Kondisi Jelang Nataru, Belasan Pasangan Mesum Hingga Remaja Pesta Miras di Tasikmalaya Diamankan
Sumber :
  • Tim tvOne/Denden Ahdani

Tasikmalaya, Jawa Barat - Petugas gabungan terdiri Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kota, TNI dan tokoh agama melakukan Operasi Cipta Kondisi guna menjaga kondusifitas jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, Jumat (23/12/2022) dini hari. 

Dalam operasi tersebut, petugas menjaring belasan pasangan bukan suami yang tengah ngamar di kos-kosan dan hotel di sejumlah titik di Kota Tasikmalaya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan di lokasi, selain menjaring pasangan mesum, razia yang berlangsung hingga menjelang Jumat pagi ini petugas mendapati banyak remaja yang tengah melakukan pesta minuman keras (miras). 

Selain itu, saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan satu box alat kontrasepsi berupa kondom yang diduga milik penghuni kamar kost tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibum dan Tranmas) Satpol PP Kota Tasikmalaya, Budhi Hermawan mengatakan, Operasi Cipta Kondisi yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya melalui Satpol PP dan Dinas Pariwisata dibantu Polres Tasikmalaya Kota dan Tokoh Agama ini dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan menjaga kondusifitas jelang perayaan Nataru. 

Dalam operasi ini, petugas melakukan penyisiran ke beberapa tempat yang ditenggarai digunakan untuk berbuat penyimpangan seperti kos-kosan dan hotel serta tempat karaoke.

"Ini adalah malam cipta kondisi, dimana kami dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya melalui satpol pp bersama dinas pariwisata, kesbang dan kepolisian, kita melakukan penyisiran di beberapa tempat yang diindikasikan ada beberapa penyimpangan ada kos-kosan kemudian ada hotel dan tempat karaoke," kata Kabid Tibum dan Tranmas Satpol PP Kota Tasikmalaya, Budhi Hermawan.

Menurut Budhi, selain menindak para pelanggar ketertiban umum, dalam operasi ini juga pihaknya memberikan imbauan agar tidak menyalahgunakan ruang seperti kos-kosan untuk dijadikan penyimpangan. Hal ini dilakukan guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif jelang Nataru.

"Jadi intinya kami memberikan edukasi dan memberikan imbauan dalam rangka menghadapi natal dan tahun baru serta libur panjang. Diharapkan tidak ada penyalahgunaan ruang seperti halnya kos-kosan disalahgunakan untuk melakukan penyimpangan," jelasnya.

Dalam operasi ini, sedikitnya petugas mengamankan sebanyak 12 pasangan bukan suami isteri di beberapa titik kos-kosan yang dilakukan pemeriksaan oleh tim gabungan. Mereka yang terjaring tak bisa memperlihatkan identitas yang sama antara pria dan wanita. Belasan pasangan mesum itu langsung digelandang ke Mako Satpol PP Kota Tasikmalaya untuk dilakukan pemeriksaan.

"Untuk yang terjaring ada 12 pasangan mesum, itu terjaring dari beberapa titik. Mereka dibawa oleh kami karena dilihat dari identitasnya yang berbeda," ujar Budhi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budi mengaku operasi seperti ini akan terus dilakukan guna meminimalisir penyimpangan di Kota Tasikmalaya terutama meminimalisir peredaran miras dan prostitusi. Sehingga, diharapkan dengan rutinnya operasi dapat meminimalisir gangguan kamtibmas.

"Kita dari pihak keamanan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap masyarakat demi meminimalisir peredaran miras atau prostitusi di Tasikmalaya, sehingga diharapkan kegiatan kita dapat meminimalisir yang berdampak terhadap kondusifitas. Jangan lengah menghadapi momentum natal dan tahun baru," pungkas Budhi. (dai/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awas Minggu Kelabu! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar-kejar Apes pada 11 Oktober 2026

Awas Minggu Kelabu! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar-kejar Apes pada 11 Oktober 2026

Ketika banyak orang menikmati momen akhir pekan dengan santai, lima zodiak ini justru harus meningkatkan kewaspadaan dari ancaman nasib sial.
Joey Pelupessy Bongkar Kelakuan Dean James saat Sekamar di Timnas Indonesia, Sampai Kaget Tengah Malam

Joey Pelupessy Bongkar Kelakuan Dean James saat Sekamar di Timnas Indonesia, Sampai Kaget Tengah Malam

Dean James dan Joey Pelupessy ternyata memiliki pengalaman lucu saat berbagi kamar hotel ketika menjalani tugas bersama Timnas Indonesia.
Pabrik di Kawasan Industri Cakung Jaktim Terbakar, Belasan Damkar Diterjunkan

Pabrik di Kawasan Industri Cakung Jaktim Terbakar, Belasan Damkar Diterjunkan

Akun tersebut juga menuliskan lokasi tempat peristiwa kebakaran terjadi kawasan industri Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) Jakarta Timur.
Kemenangan Pertama Marc Marquez di Sirkuit Mandalika Langsung Antarkan The Baby Alien ke Puncak Klasemen MotoGP 2026

Kemenangan Pertama Marc Marquez di Sirkuit Mandalika Langsung Antarkan The Baby Alien ke Puncak Klasemen MotoGP 2026

Marc Marquez kembali mengambil alih puncak klasemen MotoGP 2026 setelah mengukir kemenangan pertamanya di Sirkuit Mandalika.
Hasil Super League Hari Ini, Sabtu (10/10/2026) Sore WIB: Persija Pesta Gol 4-0 atas PSIM, Bhayangkara Imbangi Arema di Kanjuruhan

Hasil Super League Hari Ini, Sabtu (10/10/2026) Sore WIB: Persija Pesta Gol 4-0 atas PSIM, Bhayangkara Imbangi Arema di Kanjuruhan

Rekap hasil Super League 2026/2027 pada Sabtu (10/10/2026). Persija menang telak atas PSIM, sedangkan Arema FC harus puas berbagi poin dengan Bhayangkara FC.
3 Shio yang Cintanya Bersemi pada 11 Oktober 2026, Jodoh Macan Makin Dekat!

3 Shio yang Cintanya Bersemi pada 11 Oktober 2026, Jodoh Macan Makin Dekat!

Ramalan cinta 12 shio 11 Oktober 2026 membahas asmara lajang dan pasangan. Simak 3 shio yang cintanya bersemi, termasuk Macan yang makin dekat jodoh.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT