News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendaki Gunung Sagara Garut Tewas di Base Camp, Korban Minta Dimakamkan di Kaki Gunung

Seorang Pendaki Gunung Sagara, Garut, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia di base camp pendakian. Almarhum dimakamkan di bawah kaki Gunung Sagara Garut.
Minggu, 5 Februari 2023 - 15:28 WIB
Korban Saat ditandu menuju pemakaman
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufiq Hidayah

Garut, tvOnenews.com - Seorang Pendaki Gunung Sagara, Garut, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia di base camp pendakian

Keluarga korban memakamkan almarhum di bawah kaki Gunung tersebut, karena hal itu amanat korban sebelum wafat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendaki yang wafat di Gunung Sagara Garut, merupakan seorang peneliti asal Temanggung Jawa Tengah.

Seorang pendaki bernama Taat Puji Prihatin, dikabarkan tewas di Gunung Sagara yang berada di Desa Tenjonagara, Kecamatan Sucinaraja Garut.

Ia meninggal duani setelah mengalami serangan jantung, saat berada di base camp pendakian. Almarhum diketahui meninggal oleh petugas base camp, usai turun mendaki dari Gunung tersebut.

"Jadi di base camp saat istirahat, almarhum sempat shalat Ashar dulu, kemudian sempat minum teh dulu, tapi tiba-tiba pingsan, kemudian dibawa dari base camp ke rumah Pak RT lalu dibawa ke rumah sakit," kata Kepala Desa Tenjonagara Pelani Nugraha, Minggu (5/2/2023).

Ia menjelaskan bahwa korban mendaki gunung pada Sabtu (4/2/2023) pagi, kemudian korban turun gunung pada sore hari itu juga usai adzan Ashar.

"Jadi pendakiannya kemarin Sabtu, kemudian mengalami pingsan di base camp usai pendakian, jadi saat setelah turun gunung pingsan di base camp. Almarhum dibawa ke rumah Pak RT lalu dibawa ke rumah sakit sambil menunggu keluarga, hari ini dimakamkan di TPU Tenjonagara, sesuai permintaan keluarga," tambahnya.

Anak almarhum mengaku, korban merupakan petualang tangguh, sudah 20 Gunung yang ada di tanah air ia daki. Namun dirinya sempat diberi amanat, apa bila ayah meninggal saat mendaki, maka almarhum minta dimakamkan di sekitaran gunung tersebut.

"Saya ingat betul beliau saat dirawat di rumah sakit di Bali saat dinyatakan mengidap sakit jantung, sempat berpesan kepada anak-anaknya, jika beliau dipanggil atau ayah meninggal yang radius 30 Kilo Meter dari titik rumah, yaitu di Temanggung, silahkan ayah dimakamkan ayah di tempat meninggal," kata Olivia Wardhani, anak korban.

Taat Puji Prihatin, pendaki yang tewas di Gunung Sagara Garut, merupakan peneliti, ia sudah mendaki 20 Gunung yang ada di tanah air termasuk Gunung Rinjani. 

Anak almarhum juga menyebutkan, setelah mendaki Gunung Sagara Garut, ayahnya berencana mendaki Gunung di luar negri

"Ayah saya konsultan, tapi sedang mengambil doktoral di Jakarta, jadi penelitian sambil mendaki. Untuk rencana mendaki di luar negeri memang tahu dari petugas base camp, jadi kalo anak-anaknya tahu negara yang dituju karena ayah ada agenda penelitian juga," tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Almarhum Taat Puji Prihatin, kini telah dimakamkan oleh warga sekitar Gunung Sagara yang dihadiri seluruh anak-anaknya. 

Kisah peneliti sekaligus pendaki Taat, yang meminta dirinya dimakamkan di lokasi pendakian terakhir, tentu jarang dijumpai dari pendaki lainya. Almarhum Taat dipandang warga Garut sebagai pendaki sejati. (thh/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masyarakat Demo Pemkab Jombang Tolak Anggaran Seragam DPRD Rp500 Juta, Pemda: Sudah Dianggarkan

Masyarakat Demo Pemkab Jombang Tolak Anggaran Seragam DPRD Rp500 Juta, Pemda: Sudah Dianggarkan

Massa FRMJ menegaskan akan kembali menggelar aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih besar apabila pemerintah daerah tidak memenuhi tuntutan mereka.
Jangan Anggap Sepele, Ini 3 Risiko Penyakit Berbahaya Akibat Maag yang Tidak Diobati

Jangan Anggap Sepele, Ini 3 Risiko Penyakit Berbahaya Akibat Maag yang Tidak Diobati

Jangan anggap sepele maag! Ketahui beberapa risiko penyakit berbahaya akibat maag yang tidak diobati. Ada apa saja? Simak informasi lengkapnya di bawah ini!
Soal Isu Perombakan Menteri Kabinet Merah Putih, Seskab: Tunggu Saja, Nanti Presiden yang Menceritakan

Soal Isu Perombakan Menteri Kabinet Merah Putih, Seskab: Tunggu Saja, Nanti Presiden yang Menceritakan

Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali diperbincangkan. 
Riset Sawit Didorong Lebih Inovatif, Dukungan BPDP Dinilai Kunci Kemajuan Industri

Riset Sawit Didorong Lebih Inovatif, Dukungan BPDP Dinilai Kunci Kemajuan Industri

PASPI apresiasi dukungan BPDP terhadap 400 riset sawit. Dorong hasil penelitian lebih inovatif dan aplikatif untuk tingkatkan produktivitas industri.
InJourney Targetkan Perbaikan Kerusakan Atap di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Selesai Dua Hari

InJourney Targetkan Perbaikan Kerusakan Atap di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Selesai Dua Hari

InJourney Airports menargetkan proses perbaikan kerusakan atap di Gate 7 Terminal 3 Keberangkatan Bandara Soekarno-Hatta akibat cuaca ekstrem selesai selama dua hari. 
Pemerintah Dorong Persatuan dan Kritik Konstruktif, Publik Diajak Jaga Kepercayaan Nasional

Pemerintah Dorong Persatuan dan Kritik Konstruktif, Publik Diajak Jaga Kepercayaan Nasional

Ketua Pasbata ajak masyarakat dukung program pemerintah dan sampaikan kritik objektif. Tekankan pentingnya persatuan dan kepercayaan publik.

Trending

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu dua pria asal Wonogiri secara cuma-cuma. Dari kisah sopir truk hingga mutasi kendaraan, aksi nyatanya tuai simpati publik luas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT