Tragis! Tak Bisa menyelamatkan Diri karena Sakit, Satu Penghuni Rumah Tewas dalam Insiden Kebakaran di Kota Semarang
- Tim tvOne/Didit Kordiaz
Semarang, tvOnenews.com - Kebakaran terjadi di sebuah rumah yang terletak di Jalan Kanalsari Timur, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang atau tepatnya berada di depan Masjid Al-Hikmah pada Rabu (1/3/2023) sekira pukul 10.00 WIB.
Akibat kebakaran tersebut, satu orang yakni penghuni rumah meninggal dunia lantaran sakit sehingga tidak bisa menyelamatkan diri. Satu orang juga mengalami luka bakar karena berusaha menyelamatkan korban.
Informasi yang diperoleh, korban bernama Suyatmi mengalami luka bakar 100 persen. Sedangkan korban lainnya yakni suami Yatmi panggilan akrab korban bernama Sahid.
“Jenazah korban dibawa ke RSUP Kariadi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan suami korban sudah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Panti Wilasa. Suami korban terluka usai berusaha menyelamatkan istrinya,” ujar Kapolsek Semarang Timur, Iptu Iwan Kurniawan di lokasi kejadian.
Iwan menjelaskan mengetahui kejadian tersebut setelah menerima informasi dari masyarakat. Setelah memastikan benar ada kebakaran, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan saksi-saksi.
“Kita juga koordinasi dengan Damkar Kota Semarang dan api berhasil dipadamkan 10 sampai 15 menit kemudian,” katanya.
Disisi lain, ia menerangkan kondisi lokasi kejadian selain rumah huni juga ada tambal ban, jualan bensin, pembuatan bakso dan laundry. Meski demikian dirinya belum bisa memastikan penyebab kejadian tersebut.
“Sementara untuk penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan nanti untuk perkembangan akan kita informasikan,” paparnya.
Sementara itu, warga sekitar Waluyo menjelaskan, warga juga sudah berusaha untuk membantu memadamkan api. Selain itu, warga juga membantu mengevakuasi barang-barang milik korban.
“Banyak warga yang sudah membantu menyemprotkan air dan itu cucian-cucian itu diselamatkan,” terangnya.
Dari informasi yang beredar, saat kejadian, korban berada di dapur. Warga sekitar juga histeris usai mengetahui ada orang di rumah yang terbakar.
“Ada yang bilang di pawon (dapur), tau-tau posisi sudah di situ (lorong rumah). Api sudah besar pada teriak-teriak, menangis, jerit, mbah Sahid juga bingung banyak warga yang mengambil air di sini yang penting api padam gitu aja,” imbuhnya.
Dalam pantauan, jenazah korban dievakuasi menggunakan mobil ambulance pukul 11.15 WIB. Petugas kepolisian dari Inafis Polrestabes Semarang juga tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.
15 Personil Damkar dengan tiga mobil armada juga tiba di lokasi untuk melakukan proses pemadaman. Lokasi yang berada di tengah pemukiman membuat damkar kesulitan untuk mencari jalan masuk.(dcz/mii)
Load more