News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerap Ditunggangi Peserta Pemilu, Bawaslu Kab.Semarang Bangun Komunikasi dengan Pekerja Seni

Berbagai cara dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Semarang, Jawa Tengah untuk mewujudkan Pemilu 2024 mendatang yang jujur dan bersih.
Selasa, 30 Mei 2023 - 09:35 WIB
Bawaslu Kabupaten Semarang saat bersama para pelaku seni dan budaya, Senin (29/5/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, tvOnenews.com - Berbagai cara dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Semarang, Jawa Tengah untuk mewujudkan Pemilu yang jujur dan bersih.

Salah satunya dengan menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan tema “Mari Bangkit Bersama Awasi Pemilu 2024 Untuk Wujudkan Pemilu Bermartabat Melalui Seni dan Budaya”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan yang menyasar kelompok seni dan budaya, Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) se- Kabupaten Semarang ini bertujuan untuk mengajak kelompok seni dan budaya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang M. Talkhis mengatakan, terdapat potensi pelanggaran pemilu dengan memanfaatkan seni dan budaya. Hal ini pernah terjadi di Kabupaten Semarang pada masa kampanye tahun 2019. 

" Pernah ada pagelaran wayang ditumpangi politik. Pada masa kampanye Pemilu 2019 ada pagelaran wayang kulit di salah satu desa menghadirkan dua calon legislatif yaitu calon anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan calon anggota DPRD Kabupaten Semarang. Mereka menumpangi kegitan itu untuk menyampaikan sumbangan dan sudah diproses sampai pengadilan," ungkapnya pada Senin (29/5/2023).

Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali, Talkhis menambahkan Bawaslu Kabupaten Semarang sering berkomunikasi dengan kelompok seni dan budaya.

Komunikasi dilakukan untuk menyamakan persepsi terkait potensi kegiatan-kegiatan seni dan budaya apabila ditumpangi oleh kepentingan politik bisa menjadi pelanggaran pidana pemilu maupun pelanggaran administrasi pemilu.

" Melalui kegiatan ini kita bisa samakan persepsi, sehingga meminimalisir terjadinya upaya kegiatan seni budaya ditunggangi untuk kepentingan pelanggaran pemilu,"imbuhnya.

Sementara itu Farid Zamroni dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menjelaskan potensi dis/mis informasi yang akan terjadi di tahun-tahun politik seperti ini akan sangat banyak, berkaca dari pemilu 2019 kemarin banyaknya berita bohong untuk saling menyerang satu sama lain peserta Pilpres 2019. 

" Berkaca dari Pemilu 2019 yang ada di data kita itu ada sekitar 1.221 berita bohong, ini polanya saling serang antar pendukung peserta Pilpres 2019. Pada pemilu 2024 nanti pasti juga akan ada saling serang antar pendukung ini dengan berita bohong, pada tahun 2023 sampai dengan bulan Maret di data kita sudah ada 664 berita bohong.” ungkapnya.

Dilanjutkan oleh Farid, untuk mengurangi kegaduhan dimasyarakat karena efek dari berita bohong tersebut, kita diminta untuk bisa menyaring berita-berita yang ada di internet dan memberikan perlawanan terhadap berita bohong tersebut dengan memberikan data-data yang valid. 

“efek dari berita bohong tersebut bisa menimbulkan kegaduhan dimasyarakat, kita yang hadir disini mari sama-sama melawan berita bohong yang banyak beredar di internet dengan cara menyaring berita-berita tersebut dengan tidak ikut menyebarkan berita yang belum teruji faktanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bisa juga kita dengan mecari fakta-fakta tentang berita tersebut dan kemudian kita lawan dengan memposting fakta-fakta berita tersebut dengan data yang valid," tambah Farid. (abc/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Indonesia berhasil menampilkan seluruh wakilnya di babak final panjat tebing nomor lead putri dan putra Asian Games 2026.
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

Mahkamah Agung mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang. Ini tahapan selanjutnya

Trending

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD Gowa, Nasib Bupati Sitti Husniah Talenrang Masuk Tahap Berikutnya

Mahkamah Agung mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang. Ini tahapan selanjutnya
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT