News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pengeroyokan yang Libatkan Anak Kades di Blora

Polres Blora, Jawa Tengah gelar rekonstruksi kasus pengroyokan yang melibatkan anak seorang kades di Blora kini ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (30/5/2023)
Rabu, 31 Mei 2023 - 00:05 WIB
Proses rekonstruksi kasus pengeroyokan yang libatkan anak Kades di Blora, Selasa (30/5/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

Blora, tvOnenews.com – Polres Blora, Jawa Tengah menggelar rekonstruksi kasus pengroyokan yang melibatkan anak seorang kades di Blora kini ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (30/5/2023).

Pelaksanaan rekonstruksi kasus pengeroyokan terhadap korban Ahmad Zainul, yang terjadi di kafe Juwadeng Karangtalun, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora pada Jumat (21/4/2023) lalu, berlangsung tanpa kendala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KBO Reskrim Polres Blora, Iptu Suhari mengatakan, rekonstruksi tersebut digelar atas kasus tindak pidana melakukan kekerasan di muka umum secara bersama-sama dan kini baru empat tersangka yang berhasil diamankan polres Blora dan lainnya masih dalam proses pencarian. 

“Saat ini baru diamankan empat tersangka, sementara yang lainnya masih dalam proses pencarian,” ungkap Iptu Suhari.

Dalam  rekonstruksi tersebut, ada 18 adegan yang diperagalan oleh para tersangka yang digelar di halaman belakang Mapolres Blora tersebut. 

Dari reka adegan yang dilaksanakan, Iptu Suhari menyatakan, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi berawal dari pengaruh minuman keras (miras).

“Jadi ada salah satu kelompok pelaku ini minum miras sampai pindah 2 warung. Setelahnya, sekelompok pemuda tersebut ketemu lawan di sebuah kafe, yang namanya kafe Juwadeng, Karangtalun, Banjarejo, Blora,” jelas Iptu Suhari.

Dalam reka adegan terlihat, sebelumnya tersangka Ucil, yang merupakan anak seorang kades terjadi cecok terhadap sekelompok pemuda yang saat itu sedang berkunjung di cafe tersebut.

Berikutnya korban bersama satu rekannya yang mengetahui hal tersebut dan karena sudah saling mengenal hendak melerai kedua belah pihak. 

Namun sesaat usai melerai datanglah sekelompak teman tersangka Ucil secara membabi buta melakukan pengroyokan terhadap korban. 

"Di situ, ternyata korban adalah orang atau kelompok yang melerai. Jadi, bisa dikatakan salah sasaran,” terangnya.

Dalam rekonstruksi tersebut, selaian empat tersangka dihadirkan yakni Ucil, MN, BP dan TM, juga melibatkan puluhaan pemeran pengganti dan saksi - saksi serta dihadiri oleh pihak Kejaksaan Negeri Blora dan disaksikan oleh orang tua korban. 

Atas perbuatannya tersebut, kini keempat tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun.

Sementara itu, Slamet, ayah dari korban menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak Polres Blora atas penanganan kasus pengeroyokan yang menimpa putranya.

“Untuk tersangka, saya sepenuhnya menyerahkan kepada pihak yang berwajib sebagai hukuman atas perbuatannya,” ucap Slamet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai saat ini, Slamet menyampaikan, kondisi korban masih terbaring di tempat tidur, melakukan segala aktivitas di tempat tidur dan belum dapat berkomunikasi.

“Yang lumpuh separuh itu Alhamdulillah ini sudah bisa sedikit gerak. Sebenarnya dari pihak RS Sultan Agung menyarankan untuk fisioterapi, tapi kami menunggu perkembangan anak kami dulu,” terangnya.(agw/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polresta Sidoarjo Ungkap Sindikat Elpiji Oplosan di Rumah Kontrakan

Polresta Sidoarjo Ungkap Sindikat Elpiji Oplosan di Rumah Kontrakan

Polisi menyita satu mobil pikap, timbangan, alat suntik, serta ratusan tabung gas. Total barang bukti yang diamankan meliputi 213 tabung kosong, 90 tabung berisi elpiji 3 kg, dan 109 tabung berisi elpiji 12 kg hasil oplosan.
AHY Beberkan Ancaman Penurunan Tanah di Jakarta–Semarang, Pemerintah Siapkan Giant Sea Wall Pantura

AHY Beberkan Ancaman Penurunan Tanah di Jakarta–Semarang, Pemerintah Siapkan Giant Sea Wall Pantura

AHY ungkap penurunan tanah paling parah di Jakarta dan Semarang. Pemerintah siapkan Giant Sea Wall Pantura hadapi ancaman banjir rob.
Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Mengukuhkan Kepala Kantor Perwakilan LPS I Sumatera

Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Mengukuhkan Kepala Kantor Perwakilan LPS I Sumatera

Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan LPS I tersebut merupakan bagian dari komitmen LPS dalam mendorong pengembangan talenta internal dan bagian dari reorganisasi untuk memperkuat kesiapan kelembagaan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, serta pencapaian visi dan misi LPS.
Cak Imin Target Buka 10 Juta Lapangan Kerja Baru Lewat UMKM dan Ekraf

Cak Imin Target Buka 10 Juta Lapangan Kerja Baru Lewat UMKM dan Ekraf

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menargetkan terciptanya 10 juta lapangan kerja baru sampai 2029.
Soal Dugaan Pelanggaran HAM di Daycare Little Aresha, Pigai Sebut Sudah Turunkan Tim

Soal Dugaan Pelanggaran HAM di Daycare Little Aresha, Pigai Sebut Sudah Turunkan Tim

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti soal dugaan pelanggaran hak anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.
Bikin Fans Kecewa, Sikap Pemain AC Milan Usai Kalah Lawan Sassuolo Jadi Sorotan Tajam Media Italia

Bikin Fans Kecewa, Sikap Pemain AC Milan Usai Kalah Lawan Sassuolo Jadi Sorotan Tajam Media Italia

AC Milan menjadi sorotan setelah menelan hasil mengecewakan dalam laga tandang terakhir mereka. Namun, kali ini perhatian publik tidak hanya tertuju pada hasil.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT