GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Penipuan Investasi Bodong Miliaran Rupiah di Rembang Ditangkap Polisi

Polres Rembang menangkap pelaku investasi bodong yang merugikan korbannya hingga miliaran rupiah. Pelaku mengaku menipu untuk membayar cicilan pinjaman online.
Kamis, 13 Juli 2023 - 08:58 WIB
Naila, pelaku penipuan investasi bodong digiring polisi di Mapolres Rembang, Rabu (12/7/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Rembang, tvOnenews.com - Satreskrim Polres Rembang berhasil menangkap pelaku investasi bodong yang merugikan para korbannya hingga miliaran rupiah. Pelaku mengaku uang hasil menipu para korbannya untuk membayar cicilan pinjaman online.

Satuan Reserse Kriminal Polres Rembang, Jawa Tengah berhasil menagkap Naila (33) tahun, pelaku investasi bodong yang menipu para korbannya dengan modus pengadaan barang. Ia pun hanya bisa pasrah dan tertunduk malu saat di gelandang petugas Polres Rembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tersangka yang merupakan warga Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah dilaporkan oleh para korbannya atas tindak pidana penipuan dengan modus pengadaan barang dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah.

Kapolres Rembang, AKBP Suryadi mengatakan, modus tersangka adalah mengiming imingi para korbannya dengan keuntungan besar untuk ikut dalam investasi pengadaan barang jual beli sarung.

“Pelaku bisa kita amankan inisial N, yang bersangkutan melakukan modus penipuan dengan membujuk para korban untuk bergabung dalam investasi yaitu jual beli sarung. Namun ini semua fiktif, surat perjanjian bisnis juga dipalsukan,” kata Kapolres Rembang, AKBP Suryadi, saat konferensi pers di Mapolres rembang, Rabu (12/7/2023).

“Satu korban sudah melakukan laporan resmi dan ini sudah kita tindaklanjuti sampai ke tahap penyidikan. Kita lakukan penahanan setelah kita lakukan penyelidikan dan pemeriksaan pemeriksaan,” lanjutnya.

Dari total 8 korban, tersangka sedikitnya berhasil mendapatkan uang sebesar Rp 2,5 miliar. Para korban pun mengalami beragam kerugian mulai dari Rp 400 juta hingga Rp 1,5 miliar.

“Kemudian berkembang korban korban yang lain ada 8 orang yang dalam proses membuat laporan. Total kerugian kurang lebih adalah 2,5 miliar,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uang yang didapatkan oleh tersangka dari para korbannya selanjutnya digunakan tersangka untuk diputarkan kembali atau sistem gali lubang tutup lubang. Dimana para korbannya diberikan keuntungan dari uang hasil korban lainnya. Sedangkan sisanya digunakan tersangka untuk membayar hutang.

“Kemudian berkembang lagi ke modus yang lain adalah sistem gadai kendaraan bermotor. Ada 3 mobil yang bisa kita amankan. Pada intinya adalah uang yang diputar untuk kegiatan bisnis tersebut adalah uang milik korban itu sendiri, dengan sistim gali lubang tutup lubang,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Jika melihat komposisi pemain, trio Megawati Hangestri Pertiwi, Kim Da-in, dan Jordan Wilson diprediksi akan menjadi fondasi utama Hyundai Hillstate musim depan. Pelatih Kang Sung-hyung
I.League Beri Peringatan Keras Jelang Musim Depan, Klub Super League yang Tak Main di Kota Sendiri Bisa Kena Pengurangan Poin

I.League Beri Peringatan Keras Jelang Musim Depan, Klub Super League yang Tak Main di Kota Sendiri Bisa Kena Pengurangan Poin

I.League memberi sinyal keras bagi klub Super League yang tak memenuhi aturan kandang, termasuk potensi memulai musim dengan poin minus dari operator kompetisi.
Farhan Halim Beberkan Kekurangan dari JBP usai Hancurkan Zhaiyk VC pada Laga Pembuka AVC Champions League 2026

Farhan Halim Beberkan Kekurangan dari JBP usai Hancurkan Zhaiyk VC pada Laga Pembuka AVC Champions League 2026

Salah satu wakil Indonesia di gelaran AVC Champions League 2026, Jakarta Bhayangkara Presisi, dipastikan melaju ke babak semifinal setelh menaklukan Zhaiyk VC.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT