News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Kelompok Wanita Tani di Pati Manfaatkan Pekarangan Rumah untuk Tanaman Obat dan Sayuran

Manfaatkan pekarangan di sekitar rumah, Kelompok Wanita Tani (KWT) Puspa Indah, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman obat.
Rabu, 23 Agustus 2023 - 16:58 WIB
Aneka sayuran dan tanaman obat di pekarangan milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Soko, Kecamatan Gabus, Pati.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com – Manfaatkan pekarangan di sekitar rumah, anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Puspa Indah, Desa Soko, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman obat.

Sayuran yang ditanam oleh anggota KWT Desa Soko di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, tersebut berupa cabai, terong, tomat, sawi dan berbagai sayuran lainnya. Selain untuk dikonsumsi sendiri, sayuran mereka juga untuk menambah uang dapur bagi warga di sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya menggunakan polybag tanaman, warga juga memanfaatkan berbagai barang bekas, seperti ban, botol air mineral, plastik pembungkus minyak goreng, cup air mineral, dan berbagai barang bekas lainnya untuk ditanami aneka sayuran. Sejumlah sayuran ditanam di rak tanaman dari bambu untuk efesiensi dan menghemat lahan.

Pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) Puspa Indah, Endang Kusriningsih, mengungkapkan anggotanya mayoritas sudah memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah.

Tidak hanya tanaman pangan dan obat obatan, warga juga memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan membudidayakan perikanan maupun peternakan.

“Kami mengembangkan berbagai macam tanaman sayuran, terus obat obatan, peternakan ada perikanan juga. Dari semua itu agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga kami, selebihnya untuk dibagikan ke tetangga,” ujar Endang Kusriningsih, Rabu (23/8/2023).

“Untuk nambah gizi keluarga dimanfaatkan untuk dibuat sayur. Peternakan kami ada ayam, mentok, kambing dan perikanan di damber (dalam ember) untuk lele,” lanjutnya.

Sementara itu, koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Gabus, Eny Prasetyowati, mengatakan KWT juga mengembangkan tanaman yang diberdayakan menjadi pangan olahan. Sehingga nantinya bisa membantu ekonomi keluarga. Apalagi krisis iklim melanda dunia sehingga harus ada langkah antisipasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang kami tekankan saat ini adalah pemanfaatan pekarangan dan olahannya. Kenapa karena saat ini kami melihat bahwa krisis iklim ini sudah semakin mengkawatirkan. Dan kita krisis pangan sudah di depan mata. Saat ini memang yang ibu ibu bisa lakukan kalau perluasan lahan jelas nggak mungkin, yang mungkin adalah menanam di pekarangan,” ujar dia.

Dengan menanam berbagai jenis sayuran, lanjut Eny, dapat membantu dalam upaya ketahanan pangan apabila diolah secara mandiri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT