News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lakukan Pengancaman dan Pemerasan Empat Wartawan "Siasat Kota" Diamankan Polrestabes Semarang

Polrestabes Semarang mengamankan empat wartawan gadungan yang melakukan pengancaman dan pemerasan. Para pelaku yang diamankan merupakan warga Bekasi.
Senin, 20 November 2023 - 17:33 WIB
Rilis kasus wartawan gadungan yang melakukan pemerasan dan pengancaman di Mapolrestabes Semarang, Senin (20/11/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang, tvOnenews.com - Polrestabes Semarang mengamankan empat wartawan gadungan yang melakukan pengancaman dan pemerasan. Para pelaku yang diamankan merupakan warga Bekasi masing-masing bernama Antoni Castro (24), Herdyah Mayandanini (31), Kevin Sitinjak (23), dan Halomoan Aruan (29).

Keempat pelaku ini mengaku menjadi wartawan dari media SIASAT KOTA. Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setyo Budi mengatakan, dalam kasus ini, kepolisian menetapkan dua orang sebagai daftar pencarian orang (DPO) masing-masing bernama Rivaldo dan Vijai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan, aksi komplotan ini dilakukan pada Sabtu (26/8/2023) lalu. Dalam melancarkan aksinya, para pelaku mengincar korban yang baru keluar dari hotel. Setelah mengintai targetnya, kemudian para pelaku menghampiri korban dan menuduh telah melakukan perselingkuhan ataupun perzinaan.

Karena ketakutan, kemudian pelaku memanfaatkan situasi itu untuk memeras korban. Awalnya pelaku meminta Rp. 70 juta. Namun karena tak sanggup dengan nominal itu, lalu korban memberikan uang senilai Rp. 35 juta.

“Sekira pukul 13.00 WIB, korban S selesai dari salah satu hotel di Semarang sampai di jalan Pedurungan tiba-tiba dihentikan oleh para pelaku mengendarai yang menuduh korban melakukan zina atau selingkuh dengan perempuan sudah diketahui identitasnya dengan pelaku lain dan pelaku mengancam akan mempublikasikan dan para pelaku kalau ingin aman menyerahkan uang 70 juta dan korban menyanggupi 35 juta,” ujarnya saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Senin (20/11/2023).

Disisi lain, Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Aris Munandar menjelaskan, korban bersedia memberikan uang atau menuruti permintaan dari para pelaku karena takut nama baiknya tercemar.

“Korban kemudian bersedia memberikan uang atau apa yang diinginkan tersangka karena yang bersangkutan takut perbuatannya keluar dari hotel diketahui oleh keluarga atau teman sehingga dengan terpaksa korban memberikan apa yang diinginkan tersangka,” paparnya.

Sementara itu, di hadapan polisi dan awak media, Herdyah Mayandanini sebagai ketua komplotan mengaku aksi ini dilakukan dengan kesepakatan bersama. Ia dan para pelaku lainnya menargetkan orang yang diduga ASN.

“Kita ada dua tim yang dibagi. Satu tim eksekusi dan sama yang nyari data,” imbuhnya.

Saat ini para pelaku dan barang bukti seperti mobil, kartu pers sudah diamankan di Mapolrestabes Semarang untuk proses lebih lanjut 368 KUHPidana dengan ancaman pidana 9 tahun penjara.(dcz/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karaoke Massal Bersama Kahitna hingga Lamaran di Konser NIKI, Begini Keseruan Hari Kedua Prambanan Jazz

Karaoke Massal Bersama Kahitna hingga Lamaran di Konser NIKI, Begini Keseruan Hari Kedua Prambanan Jazz

Kahitna dan NIKI memeriahkan hari kedua Prambanan Jazz Festival 2026. Karaoke massal hingga momen lamaran romantis mewarnai malam yang tiketnya sold out.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Perut Buncit Tak Selalu karena Makan Banyak, dr. Saddam Ismail Ungkap 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Perlu Dihindari

Perut Buncit Tak Selalu karena Makan Banyak, dr. Saddam Ismail Ungkap 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Perlu Dihindari

Perut buncit tak selalu karena makan banyak, dr. Saddam Ismail ungkap 5 kebiasaan sehari-hari yang perlu dihindari.
Per Juni 2026, Pemerintah Ungkap Realisasi Penyaluran Pupuk Subsidi Baru 49 Persen

Per Juni 2026, Pemerintah Ungkap Realisasi Penyaluran Pupuk Subsidi Baru 49 Persen

Zulhas menjelaskan realisasi pupuk subsidi yang disalurkan pemerintah per 26 Juni 2026 mencapai 4,77 ton atau baru 49 persen dari total yang dialokasikan sebanyak 9.845.686 ton.
DPRD Kota Pekanbaru Apresiasi Kapolda Riau Tuntaskan 80 Jembatan Merah Putih Presisi pada Momen Hari Bhayangkara ke-80

DPRD Kota Pekanbaru Apresiasi Kapolda Riau Tuntaskan 80 Jembatan Merah Putih Presisi pada Momen Hari Bhayangkara ke-80

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi, memberikan apresiasi kepada Kapolda Riau, Herry Heryawan, beserta seluruh jajaran Kepolisian Daerah Riau atas keberhasilan menuntaskan pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Penyebaran LGBT Makin Marak, DPR Dukung Perpres Nomor 111 Tahun 2025

Penyebaran LGBT Makin Marak, DPR Dukung Perpres Nomor 111 Tahun 2025

Politisi PKB menilai pemerintah wajib mengambil langkah pencegahan agar masyarakat terlindungi dari pengaruh LGBT hingga mendorong Perpres Nomor 111 Tahun 2025.

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkap faktor utama di balik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
5 Provinsi Ini Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

5 Provinsi Ini Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

Daftar pemerintah provinsi di Indonesia yang memberlakukan program pemutihan pajak kendaraan bermotor sepanjang Juli 2026. Catat waktu dan persyaratannya..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT