News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Rekam e-KTP, 33.126 Pemilih Pemula di Brebes Terancam Tak Bisa Mencoblos Pemilu 2024

Sebanyak 33.126 pemilih pemula di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terancam tak bisa ikut mencoblos pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Jumat, 22 Desember 2023 - 12:45 WIB
Petugas Dindukcapil Brebes saat melakukan perekaman eKTP siswa SMA.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes,  tvOnenews.com - Sebanyak 33.126 pemilih pemula di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terancam tak bisa ikut mencoblos pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Hal ini terungkap, saat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Brebes membeberkan data jumlah pemilih pemula yang sudah melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP) baru mencapai 23.027 jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemilih pemula yang sudah melakukan perekaman e-KTP, sampai saat ini baru sekitar 23.027 jiwa dari total pemilih pemula sebanyak 56.333 jiwa," kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dindukcapil Brebes, Eko Setiawan, Jumat (22/12/2023).

Eko menambahkan, banyaknya jumlah calon pemilih pemula yang belum rekam e-KTP, petugas Dindukcapil bergerak jemput bola dengan mendatangi sekolah - sekolah setingkat SMA, untuk mendata siswa-siswi melakukan perekaman e-KTP.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan sekolah tingkat SMA agar siswa-siswi yang terdata sebagai pemilih pemula melakukan perekaman di masing-masing kantor kecamatan. 

"Termasuk mempersiapkan dan membawa peralatan, supaya petugas bisa merekam. Meski belum semuanya, kami menargetkan di bulan Januari perekaman sudah selesai semua," jelas Eko Setiawan.

Sebelumnya, Dindukcapil telah berupaya menjemput bola mendatangi sekolah sebelum masa liburan sekolah akhir tahun ini.

Faktor penyebab perekaman masih rendah, tambah Eko karena antusiasme siswa yang masih kurang, sehingga sampai bulan Desember  ini masih cukup banyak yang belum melakukan perekaman eKTP.

"Pihak sekolah juga sebelumnya sudah menyampaikan kepada para siswanya, untuk melakukan perekaman e-KTP di masing-masing kantor kecamatan," ungkap Eko.

Terpisah, Divisi Perencanaan Data dan Informasi, KPU Brebes, Muhammad Taufik menjelaskan , pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dindukcapil Brebes agar sosialisai perekaman bisa dimasifkan.

Termasuk menyerahkan nama-nama pemilih pemula dari hasil pencermatan DPT untuk disinkronisasi dengan data Dindukcapil. 

Apalagi, mengacu pada regulasi, kata Taufik, pemilih bisa menggunakan hak pilihnya ada tiga kategori. Pemilih yang terdaftar di DPT, daftar pemilih tambahan (pindah tempat memilih), dan daftar pemilih khusus (DPK). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"DPK merupakan pemilih yang belum terdaftar dalam DPT, tetapi selama mereka memenuhi syarat maka mereka bisa menggunakan hak pilihnya pada saat satu jam sebelum proses penghitungan suara, yaitu pukul 12.00-13.00 dengan membuktikan kepemilikan e-KTP," pungkasnya. (tho/buz).

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nyaris Buntung 35 Juta Euro! Tes Medis Selamatkan AC Milan dari Cedera Horor Jean-Philippe Mateta

Nyaris Buntung 35 Juta Euro! Tes Medis Selamatkan AC Milan dari Cedera Horor Jean-Philippe Mateta

Saga transfer Jean-Philippe Mateta ke AC Milan akhirnya menemui titik akhir yang mengecewakan. Proses yang sempat berjalan mulus itu runtuh di saat terakhir.
Anindya Bakrie Sebut Kebangkitan Industri Maritim Bisa Jadi Sejarah Baru Ekonomi Indonesia

Anindya Bakrie Sebut Kebangkitan Industri Maritim Bisa Jadi Sejarah Baru Ekonomi Indonesia

Ketum Kadin menyebut, sektor galangan kapal memiliki efek ekonomi berlapis karena tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga menggerakkan rantai pasok industri dalam skala luas.
KPK Telusuri Uang Masuk Rp 2,5 M ke Waka PN Depok, Dugaan Penerimaan Gratifikasi

KPK Telusuri Uang Masuk Rp 2,5 M ke Waka PN Depok, Dugaan Penerimaan Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal adanya uang masuk Rp2,5 miliar ke Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, Bambang Setyawan (BBG).
Alex Marquez Siap Putuskan Masa Depan sebelum MotoGP Thailand 2026, Punya Opsi Tinggalkan Gresini di Tahun 2027

Alex Marquez Siap Putuskan Masa Depan sebelum MotoGP Thailand 2026, Punya Opsi Tinggalkan Gresini di Tahun 2027

Rider milik tim Gresini Racing, Alex Marquez, memastikan masa depannya untuk MotoGP 2027 akan segera ditentukan.
Update Cedera AC Milan: Saelemaekers Absen Lawan Pisa, Target Kembali Merumput Pertengahan Februari

Update Cedera AC Milan: Saelemaekers Absen Lawan Pisa, Target Kembali Merumput Pertengahan Februari

Harapan Alexis Saelemaekers kembali memperkuat AC Milan melawan Pisa perlahan memudar. Pemeriksaan lanjutan membuat staf pelatih memilih bersikap hati-hati.
Dokter Tirta Singgung Pihak Lain di Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mohan Hazian: Terkesan Mewajarkan

Dokter Tirta Singgung Pihak Lain di Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mohan Hazian: Terkesan Mewajarkan

Nama Mohan Hazian, owner brand Thanksinsomnia baru-baru ini viral karena dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukannya.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Sejauh ini, Mohan dikenal publik sebagai sosok di balik brand fesyen Thanksinsomnia. Namun, di luar brand tersebut, ia juga terlibat dalam sejumlah aktivitas bisnis
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT