GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Telusuri Uang Masuk Rp 2,5 M ke Waka PN Depok, Dugaan Penerimaan Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal adanya uang masuk Rp2,5 miliar ke Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, Bambang Setyawan (BBG).
Selasa, 10 Februari 2026 - 14:54 WIB
Para Tersangka Kasus Dugaan Suap Eksekusi Lahan di Pengadilan Negeri Kota Depok
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal adanya uang masuk Rp2,5 miliar ke Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, Bambang Setyawan (BBG).

Diketahui KPK mendapatkan informasi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bahwa Bambang yang merupakan tersangka dugaan suap eksekusi lahan di Tapos, Kota Depok menerima aliran uang mencurigakan Rp2,5 miliar dari pihak lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada dugaan penerimaan oleh yang BBG yang bersumber dari penukaran valuta asing, nah dari situ kita akan telusuri mengapa ada penerimaan dari valuta asing," kata jubir KPK Budi Prasetyo, Selasa (10/2/2026).

Budi menjelaskan, penelusuran ini dilakukan untuk mengetahui apa transaksi tersebut masih bersangkutan dengan profesi ataupun ada dugaan gratifikasi yang pernah diterima oleh Bambang.

"Apakah kaitannya sebagai profesi sebagai hakim atau di luar, atau kemudian ada dugaan gratifikasi lainnya, nanti kita akan lihat," jelasnya.

Di sisi lain Budi menerangkan, uang masuk dari dengan valuta asing, menjadi modus baru, sehingga hal ini perlu diawasi dan telusuri terkait penerimaan tersebut.

"Apakah ini untuk menutupi sumber uang dari mana gitu kan, untuk kamuflase uang masuk, nah seperti apa itu, kita akan dalami," tandasnya.

Sebelumnya, KPK mengungkap dugaan penerimaan gratifikasi senilai Rp2,5 miliar oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, Bambang Setyawan (BBG). Temuan tersebut diperoleh setelah KPK menerima data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Dugaan gratifikasi itu disebut bersumber dari PT DMV dalam kurun waktu 2025–2026.

"Dalam pemeriksaan lanjutan, KPK mendapatkan data dari PPATK bahwa BBG juga diduga menerima penerimaan lainnya atau gratifikasi yang bersumber dari setoran atas penukaran valas senilai Rp2,5 miliar dari PT DMV selama periode 2025-2026,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2/2026) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asep menyebut penerimaan uang miliaran rupiah itu diduga sebagai gratifikasi karena tidak sesuai dengan profil Bambang sebagai hakim.

"Tentunya ini tidak sesuai dengan profil yang bersangkutan, sehingga kami menduga bahwa ini adalah pemberian-pemberian tidak sah kepada yang bersangkutan. Kemudian kami menduga ini adalah bentuk gratifikasi," katanya. (aha/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramai Keluhan Minyakita Langka di Pasar Jakarta, Dirut Bulog akan Tegur Keras Pimpinan Wilayah DKI-Banten

Ramai Keluhan Minyakita Langka di Pasar Jakarta, Dirut Bulog akan Tegur Keras Pimpinan Wilayah DKI-Banten

Mencuat ramainya keluhan terkait Minyakita langka di Pasar Jakarta. Sontak, jadi perhatian Direktur Utama PT Perum Bulog Letjend TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani
Malaysia Masters 2026: Tersingkir di Babak Perempat Final, Jonatan Christie Langsung Fokus Hadapi Singapura Open

Malaysia Masters 2026: Tersingkir di Babak Perempat Final, Jonatan Christie Langsung Fokus Hadapi Singapura Open

Hasil mengejutkan mewarnai perempat final Malaysia Masters 2026 di sektor tunggal putra setelah Jonatan Christie takluk dari wakil China non Unggulan Hu Zhe An.
Top 3 Sport: Duet Megawati Hangestri Bakal Guncang V-League, hingga Jay Idzes Bikin Sassuolo Rapuh

Top 3 Sport: Duet Megawati Hangestri Bakal Guncang V-League, hingga Jay Idzes Bikin Sassuolo Rapuh

Berita top 3 Sport: duet baru Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, pentingnya Jay Idzes bagi Sassuolo, hingga alasan Mega belum berangkat ke Korea Selatan.
Belum Juga Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Bikin Media Vietnam Was-was Jelang FIFA ASEAN Cup: Garuda Bisa Persulit The Golden Star

Belum Juga Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Bikin Media Vietnam Was-was Jelang FIFA ASEAN Cup: Garuda Bisa Persulit The Golden Star

Timnas Indonesia menjadi sorotan di Asia Tenggara jelang tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Proyek naturalisasi yang terus berjalan membuat sejumlah media asing.
KDM Tak Main-main soal Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Sampai Buat Sayembara Berhadiah Rp750 Juta

KDM Tak Main-main soal Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Sampai Buat Sayembara Berhadiah Rp750 Juta

Gubernur Jabar, Dedi Mulaydi yang akrab disapa KDM tak main-main soal kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu Jawa Barat. KDM sampai gelar sayembara
Indonesia dan China Perkuat Standar Halal lewat Skema TCTP

Indonesia dan China Perkuat Standar Halal lewat Skema TCTP

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal dan FUIN Halal Certification Center menandatangani Recognition Agreement (RA) sebagai bagian dari penguatan kerja sama industri halal antara Indonesia dan China.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral