News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Geologi UGM Sebut Selat Muria Tidak Akan Muncul Kembali Imbas Banjir Demak

Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM Salahuddin Husein menyebutkan, Selat Muria tidak akan muncul kembali imbas banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Demak.
Senin, 25 Maret 2024 - 22:36 WIB
Foto udara kondisi banjir yang merendam kawasan Alun-alun di depan Masjid Agung Demak, Selasa (19/3/2024) lalu.
Sumber :
  • ANTARA

Yogyakarta, tvOnenews.com - Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Salahuddin Husein menyebutkan, Selat Muria tidak akan muncul kembali imbas banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah dan sekitarnya.

Dari aspek geologi, Salahuddin menuturkan, wilayah Demak, Juwana, dan Pati, Jawa Tengah mulanya merupakan Selat Muria yang berubah menjadi dataran rendah di sekitar abad 10 hingga 15.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara geologis tidak usah khawatir Demak dan sekitarnya akan jadi laut lagi karena banjir yang berulang ini membawa sedimen yang membentuk dataran rendah," ujar Salahuddin dalam keterangan resmi di Yogyakarta, Senin.

Terbentuknya daerah tersebut karena adanya sedimen yang terbawa saat banjir yang berulang.

Selat Muria tidak akan muncul lagi lantaran proses geologi berupa erosi lajur perbukitan Kendeng dan lajur perbukitan Rembang yang melewati jejaring Sungai Tuntang, Sungai Serang, dan Sungai Juwana masih terus berlangsung hingga saat ini serta membawa sedimen yang cukup tinggi.

Kondisi tersebut menurut Salahuddin menyebabkan pendangkalan di Selat Muria.

"Wajar kalau banjir terjadi berulang. Ini bukan hal aneh karena dataran rendah tersebut terbentuk karena luapan banjir," ujar dia.

Proses sedimentasi sungai lanjut Salahuddin, pada umumnya berlangsung saat banjir yang mengakibatkan endapan sedimen tersebut mengumpul menjadi dataran limpasan banjir.

Dia mengatakan wilayah Demak, Pati, dan Juwana merupakan dataran rendah hasil dari sedimentasi banjir dari Sungai Tuntang, Sungai Serang, dan Sungai Juwana.

Dengan kata lain, Selat Muria menghilang dan menjadi dataran rendah seperti saat ini karena banjir di ketiga sungai tersebut.

Lebih lanjut, ia menuturkan adanya faktor perubahan lingkungan terutama dampak dari pertumbuhan permukiman yang begitu pesat di wilayah dataran rendah bekas Selat Muria itu juga berdampak secara geologis.

Dampak geologis yang ditimbulkan dari pemadatan lahan untuk pendirian bangunan serta penggunaan air tanah membuat tanah menjadi kompak, padat, dan agak turun.

Hal tersebut, kata dia, yang menyebabkan daerah Demak, Pati, dan Juwana rentan banjir, terlebih di tengah meningkatnya bencana hidrometeorologis yang terjadi selama musim hujan saat ini.

Salahuddin menambahkan hujan dengan intensitas tinggi dan terus menerus berpotensi meningkatkan debit air di wilayah hulu sungai sehingga memicu banjir ekstrem dan akan surut selama berhari-hari.

Untuk mengantisipasi bencana serupa di Demak dan sekitarnya, menurut Salahuddin, pemerintah perlu mengkaji ulang kapasitas tanggul sungai saat muncul potensi banjir ekstrem sehingga sungai-sungai di kawasan tersebut mampu membawa lebih banyak debit air hujan tanpa harus menyebabkan banjir.

"Upaya normalisasi sungai memang sudah dilakukan, tetapi ke depan perlu dilakukan redesain dengan menyesuaikan kondisi saat ini," ujar dia.

Selain itu, Salahuddin memandang perlu adanya upaya pengawasan dan perawatan tanggul secara berkala sehingga dapat mencegah tanggul longsor di sejumlah titik yang bisa menyebabkan pendangkalan sungai.

Menurut dia, pendangkalan sungai akan mengakibatkan kapasitas tanggul menjadi berkurang. (ant/buz)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Penampilan Terbaru Ferdy Sambo, Netizen Salfok dengan Tato hingga Uban: Polisi Boleh Bertato?

Viral Penampilan Terbaru Ferdy Sambo, Netizen Salfok dengan Tato hingga Uban: Polisi Boleh Bertato?

Namun, baru-baru ini Ferdy Sambo muncul saat cek kesehatan di Lapas Cibinong pada Jumat (2/10/2026). Netizen salah fokus (salfok) pada penampilan Ferdy sambo.
Tembus 3 Miliar Dolar AS, Segini Jumlah Kekayaan Chairul Tanjung Si Anak Singkong yang Baru Dilantik Wantimpres

Tembus 3 Miliar Dolar AS, Segini Jumlah Kekayaan Chairul Tanjung Si Anak Singkong yang Baru Dilantik Wantimpres

Sebagai salah satu konglomerat teratas di tanah air, nilai kekayaan yang dimiliki Chairul Tanjung mencatatkan angka yang amat fantastis. Berapa kekayaannya?
Presiden FIFA Sambangi Langsung Ketum PSSI Erick Thohir Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026: Terima Kasih atas Dukungannya

Presiden FIFA Sambangi Langsung Ketum PSSI Erick Thohir Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026: Terima Kasih atas Dukungannya

Presiden FIFA Gianni Infantino tiba di Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Kehadirannya disambut langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
3 Shio Paling Beruntung Soal Cinta Besok 5 Oktober 2026

3 Shio Paling Beruntung Soal Cinta Besok 5 Oktober 2026

3 shio paling beruntung soal cinta besok 5 Oktober 2026. Ada yang makin dekat dengan pasangan, mendapat perhatian, hingga berpeluang menemukan cinta baru.
Densus 88 Amankan 11 Terduga Teroris di Enam Provinsi, Terafiliasi Paham Daulah Islamiyah

Densus 88 Amankan 11 Terduga Teroris di Enam Provinsi, Terafiliasi Paham Daulah Islamiyah

Mayndra menerangkan, para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah, juga jaringan terorisme lainnya...
Ketemu Timnas Indonesia Lagi di Piala Asia, Bintang Thailand Ingin Kalahkan Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Biar Makin PD

Ketemu Timnas Indonesia Lagi di Piala Asia, Bintang Thailand Ingin Kalahkan Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Biar Makin PD

Bintang Timnas Thailand, Chanathip Songkrasin, punya motivasi jelang hadapi Timnas Indonesia. Kemenangan di final FIFA ASEAN Cup 2026 bisa jadi modal pentin.

Trending

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Pevoli senior Korea, Kim Hee-jin, memberikan penilaian jujur terhadap Megawati Hangestri yang akan menjalani tantangan baru bersama Hyundai Hillstate. Katanya..
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Atas perbuatannya, keempat terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Metro Bekasi untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap kasus majikan membakar sopirnya hidup-hidup secara detail. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, majikan disebut jarang berinteraksi dengan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT