News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Pegawai Tidak Tetap di Brebes Demo Tuntut Jadi ASN P3K

Ratusan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pemkab Brebes, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes, Senin (22/04/2024) pagi.
Senin, 22 April 2024 - 12:58 WIB
Unjuk rasa ratusan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pemkab Brebes, Jawa Tengah, Senin (22/4/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Ratusan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pemkab Brebes, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes, Senin (22/04/2024) pagi.

Pengunjuk rasa menuntut untuk bisa diangkat menjadi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum mendatangi gedung KPT untuk menemui Pj Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, ratusan pengunjuk rasa melakukan aksi long march dari halaman Islamic Center Brebes, di Jalan Yos Sudarso, sekitar pukul 09.00 WIB.

Setibanya di gedung KPT Brebes, pengunjuk rasa berorasi sambil membentangkan puluhan spanduk, dengan berbagai tulisan tuntutan, diantarannya, "P3K Harga Mati", "Hargai Pengorbanan Kami dan Manusiakan Kami Sebagai PTT".

Salah satu pengunjuk rasa, Ali Kusumawan, seorang PTT yang sudah 15 tahun mengabdi di SD Negeri 1 Tonjong, Kecamatan Tonjong mengatakan, bahwa ia dan ratusan PTT lainnya menuntut supaya bisa menjadi ASN P3K.

"Saya sudah 15 tahun bekerja sebagai penjaga sekolah gaji Rp 300 ribu. Jadi saya mohon kepada Pemkab Brebes supaya kami tahun ini bisa diangkat jadi ASN P3K," kata Ali.

Aksi ratusan PTT ini, mendapat pengamanan ketat dari ratusan petugas gabungan dari Satpol PP dan Polres Brebes.

Usai berorasi, sejumlah perwakilan PTT diterima langsung Sekda Pemkab Brebes, Djoko Gunawan untuk beraudiensi di ruang rapat lantai 5 gedung KPT. 

Usai menggelar audensi,  Sekda Brebes Djoko Gunawan mengatakan, tuntutan PTT ingin menjadi ASN P3K akan diusulkan kepada pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tidak bisa menentukan, namun terkait tuntutan kami akan usulkan ke Kemenpan," pungkasnya.(tho/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT