News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Pilkada 2024, Disdukcapil Kudus Genjot Perekaman KTP-el di Desa

Dalam rangka meningkatkan jumlah warga yang melakukan perekaman KTP-el, Disdukcapil Kudus juga membentuk Rumah Paman Capil atau rumah pelayanan catatan sipil.
Selasa, 9 Juli 2024 - 08:50 WIB
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, saat melayani perekaman KTP elektronik di desa. ANTARA/HO-Disdukcapil
Sumber :
  • Antara

Kudus, tvonenews.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggenjot perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) menjelang Pilkada 2024.

Perekaman khususnya untuk pemilih pemula dengan membuka layanan di desa-desa untuk mendukung kelancaran Pilkada Serentak tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebelumnya, kami memang menyasar ke sekolah-sekolah. Akan tetapi, hasilnya kurang efektif sehingga kami cari solusi terbaik untuk menggenjot capaian perekaman KTP dengan membuka layanan di desa-desa," kata Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kudus Tulus Tri Yatmika di Kudus, Senin (8/7/2024).

Tulus mengungkapkan bahwa layanan perekaman KTP-el terhadap pemilih pemula di sekolah memang kurang maksimal, mengingat banyak pelajar menginginkan foto di KTP-nya dengan pakaian sesuai keinginan mereka, bukan pakai seragam sekolah.

Apalagi, kata dia, foto KTP tersebut dipakai selama seumur hidup sehingga mereka menginginkan adanya layanan di luar jam sekolah.

Untuk itulah, lanjut dia, dibuka layanan secara bergiliran ke desa-desa mulai pukul 14.00 hingga pukul 21.00 WIB.

Untuk mendatangkan pemilih pemula yang menjadi sasaran perekaman, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah desa setempat untuk mengundang mereka sesuai dengan nama dan alamat yang tertera.

"Hasilnya memang cukup efektif karena banyak yang bersedia melakukan perekaman KTP-el ke kantor desa karena di luar jam sekolah maupun aktivitas kerja," kata dia.

Hingga pekan ini, jumlah warga Kabupaten Kudus yang sudah perekaman KTP elektronik 98,9 persen atau 647.408 orang dari jumlah wajib KTP sebanyak 654.403 orang.

Dengan demikian, di Kabupaten Kudus masih ada 6.995 jiwa yang belum melakukan perekaman sehingga pihaknya memandang perlu menggenjot agar semuanya bisa melakukan perekaman, terlebih pada hari Rabu, 27 November 2024 adalah jadwal pencoblosan Pilkada 2024.

Dalam rangka meningkatkan jumlah warga yang melakukan perekaman, Disdukcapil Kudus juga membentuk Rumah Paman Capil atau rumah pelayanan catatan sipil yang hampir setiap kecamatan tersedia.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan rumah pelayanan catatan sipil ini untuk melayani masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan dengan menggandeng dinas kesehatan, TP PKK, dan karangtaruna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nantinya, masyarakat tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil Kabupaten Kudus, tetapi cukup datang ke Rumah Paman Capil yang terdapat di setiap desa," ujarnya. (ant/dan)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Inter Milan harus menyusun ulang strategi mereka di bursa transfer musim panas usai sjumlah target yang masuk dalam daftar prioritas dipastikan gagal dibeli.
4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

Empat anak buah kapal (ABK) yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) masih disandera perampok Somalia sejak April 2026.
Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Keputusan berani sekaligus kontroversial diambil oleh pelatih Timnas Norwegia Stale Solbakken dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup I Piala Dunia 2026, ...
Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan brutal yang menimpa perempuan berinisial YTR (29) oleh tersangka Taufik Hidayat (30) terus menguliti fakta-fakta men-..
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026 yang kini memasuki babak semifinal di mana Timnas Voli Indonesia U-18 akan melakoni laga kontra Vietnam.
sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT