News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rawan Kecelakaan, Satlantas dan Dishub Pati Razia Kereta Kelinci

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Pati dan Dishub Pati, Jawa Tengah, menggelar razia kereta kelinci atau odong-odong yang beroperasi di jalan raya.
Sabtu, 15 Januari 2022 - 11:30 WIB
Petugas Gabungan dari Satlantas dan Dishub Pati Melakukan Razia Kereta Kelinci.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

 

Pati, Jawa Tengah - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pati bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Pati menggelar razia kereta kelinci atau odong-odong yang beroperasi di jalan raya. Operasi difokuskan bagi kereta wisata yang hingga kini belum mengantongi ijin kelaikan dan beroperasi bukan pada tempatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kasat Lantas Polres Pati, AKP Adis Dani Gatra melalui Kaur Bin Ops Satlantas Polres Pati, Ipda Muslimin mengatakan, Razia dan penindakan mulai digencarkan sejak Sabtu (8/1/2022) lalu.

 

Petugas menyisir sejumlah jalan yang sering dilewati kereta kelinci atau odong-odong. Di mana, kereta kelinci yang harusnya beroperasi di tempat wisata itu dioperasikan di jalan raya.

 

Mulai dari jalan Pati-Kayen, Kayen-Tambakromo, Tambakromo-Gabus, Gabus-Winong serta jalan arah wisata Gua Pancur dan makam Syekh Jangkung.



“Hasilnya ada 10 kendaraan yang sudah kami tilang. Sementara ini, kami sita surat-suratnya dan kami minta membuat surat pernyataan yang isinya siap disita kendaraannya apabila didapati melakukan pelanggaran yang kedua kalinya,” ujar Kaur Bin Ops Satlantas Polres Pati, Ipda Muslimin, Sabtu (15/1/2022).


 

Ipda Muslimin menambahkan, penindakan terhadap kereta wisata kelinci sudah melalui beberapa tahapan dengan memberikan sosialisasi terkait aturan penggunaan kereta kelinci.



“Kami bersama Dishub sudah melakukan sosialisasi sebelum melakukan penindakan. Selain tidak memenuhi syarat tipe, kereta kelinci ini banyak sekali menimbulkan pelanggaran. Salah satunya rawan terjadinya kecelakaan massal yang mengakibatkan korban banyak dan akan terjadi lakalantas menonjol,” tambahnya.



Selain berpotensi mengakibatkan lakalantas menonjol, beroperasinya kereta kelinci atau odong-odong ini juga bisa berdampak terhadap potensi sosial yang rawan menimbulkan perseteruan antara paguyuban angkutan umum yang mempunyai ijin jelas dengan para pengusaha atau pengemudi kereta kelinci yang secara umum tidak mempunyai ijin.



“Kereta kelinci atau odong-odong ini perakitannya tidak melalui proses perijinan yang benar. Hal semacam inilah yang menjadikan sering terjadinya konflik, antara angkutan umum dan pengusaha atau sopir kereta kelinci,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Kaur Bin Ops Satlantas Polres Pati berharap jangan sampai ada pelanggaran yang kedua kalinya. Dan perlu diketahui kereta kelinci juga berpotensi menimbulkan penyebaran Covid-19 karena tidak ada pembatasan penumpang dan tidak ada pengaturan jarak tempat duduk.


“Kita berharap situasi dan kondisi ke depan agar bisa mencegah segala pelanggaran kereta kelinci dari potensi kecelakaan dengan korban jumlah banyak,” Pungkasnya. (Abdul Rohim-Pati)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Dude Herlino dan Alyssa Soebandono, 82 Total Saksi Sudah Diperiksa Soal Kasus PT DSI

Periksa Dude Herlino dan Alyssa Soebandono, 82 Total Saksi Sudah Diperiksa Soal Kasus PT DSI

Selain pasangan selebriti Dude Herlino dan Alyssa Soebandono, polisi telah memeriksa 80 saksi terkait kasus dugaan penipuan dan TPPU oleh PT DSI.
Max Verstappen Disebut-sebut akan Pensiun usai Gelaran F1 2026, Red Bull Langsung Buka Suara dan Bilang...

Max Verstappen Disebut-sebut akan Pensiun usai Gelaran F1 2026, Red Bull Langsung Buka Suara dan Bilang...

Max Verstappen tengah mendapatkan sorotan setelah ia dibakarkan akan pensiun di akhir musim F1 2026 karena kerap melontarkan kritik pedas pada regulasi baru
Mantan Direktur Juventus Ungkit Calciopoli sebagai Penyebab Kegagalan Timnas Italia ke Piala Dunia

Mantan Direktur Juventus Ungkit Calciopoli sebagai Penyebab Kegagalan Timnas Italia ke Piala Dunia

Mantan direktur Juventus, Luciano Moggi, mengungkit Calciopoli tentang penyebab Timnas Italia gagal ke Piala Dunia 2026. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, juga dinilai perlu mundur dari jabatannya.
Pengakuan Jujur Yeum Hye-seon soal Bermain Kembali dengan Megawati Hangestri: Saya Akan

Pengakuan Jujur Yeum Hye-seon soal Bermain Kembali dengan Megawati Hangestri: Saya Akan

Yeum Hye-seon mengaku ingin kembali bermain bersama Megawati Hangestri, meski kesempatan itu tertunda karena fokus pemulihan cedera lutut sang pemain. (2/4).
5 Dampak Mengerikan Kasus Paspoortgate bagi Timnas Indonesia, Nomor 2 Paling Menakutkan

5 Dampak Mengerikan Kasus Paspoortgate bagi Timnas Indonesia, Nomor 2 Paling Menakutkan

Paspoortgate di Liga Belanda berdampak serius untuk Timnas Indonesia. Mulai pemain dibekukan, naturalisasi bisa terhambat, hingga reputasi PSSI ikut tercoreng.
Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Ngeyel di Depan Dedi Mulyadi, Debat soal Sekolah Kotor Buat KDM Jengkel: Jangan Bantah!

Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Ngeyel di Depan Dedi Mulyadi, Debat soal Sekolah Kotor Buat KDM Jengkel: Jangan Bantah!

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) murka saat Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Subang ogah dinasihati soal menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT