News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesulitan Air Bersih, Warga Desa Ciomas Brebes Buat Sumur Buatan di Pinggir Sungai

Warga Desa Ciomas, Bantarkawung, Brebes mencari sumber alternatif dengan menggali dasar Sungai Ciraja karena menjadi satu-satunya sumber air yang masih tersisa.
Sabtu, 3 Agustus 2024 - 21:56 WIB
Warga mengambil air di sumur buatan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Dampak kemarau dirasakan warga Desa Ciomas, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Warga saat ini sudah kesulitan mendapatkan air bersih dan terpaksa menggunakan air sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini sudah terjadi setiap kali musim kemarau datang, warga di Desa Ciomas, Kecamatan Bantarkawung ini selalu mengalami kekurangan air bersih. Saat sumber utama air dari Pamsimas berkurang, warga pun mencari sumber air baru dengan menggali dasar sungai guna menampung air.

Salah seorang warga setempat, Surni (65) mengaku setiap hari harus mengambil air dari dasar sungai Ciraja dan mengaku setiap hari harus berjalan naik turun bukit sejauh 300 meter demi mendapatkan air.

"Saya sehari-hari bisa empat kali bolak-balik naik turun sejauh 300 meter untuk mencari air untuk mencuci dan masak," kata Surni, Sabtu (3/8/2024) sore.

Untuk mendapatkan air jernih dan bersih, Surni mengungkapkan, harus terlebih dulu menggali pasir dasar sungai sedalam 40 sampai 50 cm. Air yang tertampung di lubang sumur kecil ini lah, kemudian diambil untuk keperluan sehari-hari.

"Caranya dengan menggali pasir dasar kali pakai tangan, kalau airnya sudah banyak, dibiarkan beberapa jam biar jernih dan baru bisa diambil dimasukan dalam ember untuk dibawa pulang," jelas Surni.

Dia menambahkan, mengambil air di sungai Cirata dilakukan sejak debit air Instalasi Pamsimas mengecil sejak sebulan lalu. Air yang keluar dari sumur dalam ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan warga setiap hari.

"Air dari lubang sumur di pinggir sungai, saya gunakan untuk memasak dan mandi. Sedangkan keperluan cuci, diambil langsung dari air sungai yang sampai saat ini masih mengalir," ungkap Surni.

Sementara Kepala Urusan (Kaur) Pemerintah Desa (Pemdes) Ciomas, Kholid saat dikonfirmasi awak media membenarkan jika warganya sudah mengalami kesulitan air bersih.

Warga terpaksa mencari sumber alternatif dengan menggali dasar Sungai Ciraja karena menjadi satu-satunya sumber air yang masih tersisa. 

"Akibatnya banyak warga setiap hari, warga harus turun ke sungai. Semuanya menggunakan air dari sungai, untuk masak, mencuci dan mandi," ujar Kholid.

Kholid menambahkan, Ini dilakukan warga karena selama ini air dari instalasi Pamsimas yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, debitnya terus berkurang seiring datangnya musim kemarau.

Ini yang menjadi penyebab air dari instalasi Pamsimas debitnya terus berkurang, tidak bisa mencukupi untuk kebutuhan sekitar 750 warga.

Untuk bisa mendapatkan air, warga membuat semacam lubang di dasar sungai yang sudah surut. Air yang tertampung di lubang, selanjutnya diambil karena lebih jernih dan bersih, termasuk  layak untuk dikonsumsi. 

"Debit air sungai juga sudah kecil, sehingga warga harus menggali dasar sungai untuk mendapatkan air, semacam sumur kecil. Air di lubang lalu diambil," beber Kholid. 

Di Desa Ciomas, wilayah yang terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan air bersih, mencapai 275 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 750 jiwa. Mayoritas penduduk Desa Ciomas yang berdomisili di RW 02. 

"Wilayah terdampak warga yang ada di RW 02,  ada sekitar 275 KK atau 750 jiwa," kata Kholid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk meringankan beban warga, pemerintah desa telah mengajukan permohonan bantuan pengadaan sarana air bersih kepada pemerintah daerah. Namun, sayangnya hingga saat ini belum ada realisasinya.

"Kami pihak Pemdes Ciomas sudah pernah mengajukan bantuan sarana air bersih, tapi hingga saat ini belum direalisasikan," pungkasnya. (tho/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Pemain Senior Persib soal Final Timnas Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Pemain Senior Persib soal Final Timnas Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026

Gelandang senior Persib Bandung Dedi Kusnandar menyuarakan rasa optimistis tinggi terhadap peluang Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 saat bersua ..
Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman mengaku dibuat sangat kaget dengan hasil laga lain di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 saat Malaysia membantai Singapura
Viral Video Dugaan Pesta hingga Joget-Joget diiringi Musik, Pihak Rutan Depok Belum Beri Penjelasan

Viral Video Dugaan Pesta hingga Joget-Joget diiringi Musik, Pihak Rutan Depok Belum Beri Penjelasan

Video yang dinarasikan sebagai dugaan pesta di Rutan Depok viral di media sosial. Terlihat sejumlah orang berjoget diiringi musik, sementara kebenaran lokasi
Apa Itu Ekoteologi? Gerakan Santri Menanam 1.000 Pohon Ini Ternyata Punya Makna Lebih Dalam

Apa Itu Ekoteologi? Gerakan Santri Menanam 1.000 Pohon Ini Ternyata Punya Makna Lebih Dalam

Apa itu ekoteologi dan bagaimana agama mendorong kepedulian lingkungan? Secara sederhana, ekoteologi adalah cara pandang yang menempatkan hubungan manusia
Erick Thohir Ungkapkan Isi Hatinya soal Hujan 9 Gol dan Tembus Final

Erick Thohir Ungkapkan Isi Hatinya soal Hujan 9 Gol dan Tembus Final

Ketua Umum PSSI Erick Thohir tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya usai Timnas Indonesia melewati laga penentuan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 ...
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.

Trending

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

Tampil di partai final, John Herdman tentu akan menurunkan skuad terbaiknya ketika Timnas Indonesia menjamu Thailand di Stadion Utama Gelora BUng Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
3 Teknologi AI yang Diam-Diam Mengubah Dunia Rumah Sakit, Ada yang Bisa Analisis Retina

3 Teknologi AI yang Diam-Diam Mengubah Dunia Rumah Sakit, Ada yang Bisa Analisis Retina

Teknologi AI semakin digunakan dalam layanan kesehatan, mulai dari analisis retina hingga operasi robotik. Bayangkan pemeriksaan kesehatan tidak lagi
Dua Pria Diduga Pasangan Gay Ngamuk di Stasiun Manggarai Usai Aksi 'Main' dalam Bilik Toilet Dipergoki

Dua Pria Diduga Pasangan Gay Ngamuk di Stasiun Manggarai Usai Aksi 'Main' dalam Bilik Toilet Dipergoki

Dari video yang dilihat tim tvOnenews.com, dua pria tersebut tengah diciduk petugas keamanan usai kedapatan masuk ke dalam satu bilik toilet secara bersamaan.
Apa Itu Ekoteologi? Gerakan Santri Menanam 1.000 Pohon Ini Ternyata Punya Makna Lebih Dalam

Apa Itu Ekoteologi? Gerakan Santri Menanam 1.000 Pohon Ini Ternyata Punya Makna Lebih Dalam

Apa itu ekoteologi dan bagaimana agama mendorong kepedulian lingkungan? Secara sederhana, ekoteologi adalah cara pandang yang menempatkan hubungan manusia
Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Ungkapan Heran John Herdman Malaysia Bisa Bantai Singapura 6-0: Laga Paling Gila dalam Kariernya

Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman mengaku dibuat sangat kaget dengan hasil laga lain di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 saat Malaysia membantai Singapura
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT