News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Penganiayaan dan Tindak Asusila, Ratusan Warga Desa Biting di Blora Tuntut Kades Mundur

Kasus penganiayaan yang dilakukan Kepala Desa (kades) Biting Kecamatan Sambong, Blora, kepada perangkatnya berbuntut panjang. Warga menuntut kades tersebut mundur dari jabatannya.
Senin, 5 Agustus 2024 - 20:38 WIB
Ratusan warga Desa Biting, saat melakukan aksi damai di Kantor Kecamatan Sambong pada Senin, (5/8/2024)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

Blora, tvOnenews.com - Kasus penganiayaan yang dilakukan Kepala Desa (kades) Biting Kecamatan Sambong, Blora, kepada perangkatnya berbuntut panjang. Warga menuntut kades tersebut mundur dari jabatannya.

Ratusan warga Desa Biting, melakukan aksi damai di Kantor Kecamatan Sambong pada Senin, (5/8/2024). Mereka menyampaikan sejumlah permasalahan di desanya, disamping tindakan main hakim sendiri yang dilakukan kades.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka membawa sejumlah poster dengan berbagai tulisan. Termasuk menuntut Kepala Desa Biting bernama Ngatino untuk mundur dari jabatan.

Menurut Widodo, warga Desa Biting, dengan adanya kasus penganiayaan itu, kades telah bertindak arogan dan banyak dugaan-dugaan yang harus diselesaikan. 

Terutama, tidak ada transparansi kepada masyarakat terkait penggunaan anggaran desa. "Tujuan kita demo, segera ditindaklanjuti oleh pak camat. Nanti dibawa di PMD untuk memecat kepala desa yang saat ini sangat arogan dan menyemarkan nama baik desanya sendiri," ungkapnya.

Adapun sederet persoalan yang dikeluhkan masyarakat diantaranya, persoalan pengelolaan Pamsimas, BUMDes, Ruang Pasar, Bondo desa (Tanah Kas Desa), Kekerasan dan menyemarkan nama baik desa, tidak bisa memberi contoh yang tidak baik pada masyarakat, uang karang taruna dan perbuatan asusila.

"Untuk asusila ada bukti gambar di hotel," kata dia. 

Yang paling memalukan, kata dia, Istri sah dari kades melabrak terduga selingkuhan kades.

"Di ruang umum dilabarak ibu kepala desa. Masyarakat sudah jenuh. Kalau bisa mencari pemimpin yang bisa memajukan desa biting," ujar Widodo.

Sementara itu, Camat Sambong, Sunarno, mengaku telah melakukan pembinaan. Menurutnya, camat kapasitasnya hanya membina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ngatino (Kades Biting) sudah dipanggil ke sini. Klarifikasi, karena saya tidak percaya salah satu pihak," katanya.

"Ngatino sudah kami marahi. Sudah membuat tidak kondusif dengan main hakim sendiri," ungkapnya.(agw/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT