News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masyarakat Kebumen Grudug Kejaksaan Kebumen, Tuntut Kepastian Hukum Kasus Revitalisasi Alun-alun

Ratusan massa yang tergabung dalam Rajawali Emas Kebumen, turun ke jalan mendatangi Kantor Kejaksaan Ngeri (Kejari) Kebumen, Kamis (5/9/2024). 
Kamis, 5 September 2024 - 21:53 WIB
Ratusan massa yang tergabung dalam Rajawali Emas Kebumen, turun ke jalan mendatangi Kantor Kejaksaan Ngeri (Kejari) Kebumen, Kamis (5/9/2024).
Sumber :
  • tvOnenews - Wahyu Kurniawan

tvOnenews.com - Ratusan massa yang tergabung dalam Rajawali Emas Kebumen, turun ke jalan mendatangi Kantor Kejaksaan Ngeri (Kejari) Kebumen, Kamis (5/9/2024). 

Kedatangan mereka mempertanyakan kepastian hukum terkait kasus yang sedang ditangani pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa gabungan dari masyarakat, Ormas dan LSM ini, terkait dugaan tindak pidana korupsi di Disdikpora dan Disperindagsar terkait Revitalisasi Alun-alun Kebumen, dan pembangunan Kapal Mendoan tahun 2023 dan 2024, yang mulai diusut oleh Kejati Jawa Tengah.

Bahkan sejumlah pihak termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mulai diperiksa dalam kasus tersebut. Saat ini tim Kejati Jateng sedang tahap pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).

Ketua Koordinator Solikhudin mengatakan aksi damai yang diikuti dari berbagai elemen masyarakat Kabupaten Kebumen, yang tergabung dalam Rajawali Emas, didasari atas banyaknya informasi simpang siur, terkait dugaan-dugaan adanya penyalahgunaan kekuasaan dan penyalahgunaan anggaran. 

"Ada revitalisasi alun-alun, pembangunan kapal mendoan, pembangunan objek wisata Pandan Kuning Park dan LPJU yang diduga tidak sesuai penganggaran dan peruntukannya. Agar tidak liar, hari ini  kami turun ke jalan menyampaikan dan mempertanyakan langsung ke kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kebumen," terang Solikhudin, di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kebumen, Kamis (5/9/2024).

"Kami sowan kepada Kajari agar ada kepastian hukum, tidak lagi terjadi fitnah, tidak lagi terjadi informasi-informasi liar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan yang berpotensi tidak baik untuk masa depan Kabupaten Kebumen," tambahnya. 

Kegiatan hari ini bukan sebuah tindakan atau upaya untuk menghakimi seseorang agar terjerat hukum. Namun, sebagai dukungan moril kepada Kejari dan Kejati Jawa Tengah, bahkan Kejaksaan Agung, agar bisa melaksanakan tugasnya dalam memberantas KKN. 

"Alhamdulillah, Kajari menerima kami dengan baik. Terkait aspirasi apa yang kami sampaikan hari ini, Kajari mengatakan sedang ditangani pihak Kejati. Dan apa yang kami sampaikan hari ini juga akan disampaikan ke Kejati," ungkapnya.

Ratusan massa yang tergabung dalam Rajawali Emas Kebumen, turun ke jalan mendatangi Kantor Kejaksaan Ngeri (Kejari) Kebumen, Kamis (5/9/2024).

Bahkan, pada kesempatan ini disampaikan juga bahwa Kejaksaan Negeri Kebumen dalam event-event Pilkada 2024 dalam posisi netral. Bahkan, pihaknya berani memastikan seluruh aparatur kejaksaan tidak memihak kepada salah satu paslon dan netral. 

"Kajari juga menyampaikan apa bila ada dari teman-teman atau masyarakat melihat dan menemukan adanya sesuatu pelanggaran hukum, baik itu korupsi atau yang lain, beliau menyampaikan pintu Kejaksaan terbuka lebar-lebar, silahkan di laporkan dan bawa bukti-buktinya pasti akan ditindaklanjuti," pungkasnya. 

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kebumen, Ahmad Sudarmaji mengatakan,
aspirasi yang disampaikan dari gabungan Ormas dan LSM, sudah disampaikan ke pimpinan dan semua akan ditindaklanjuti terhadap apa yang disampaikan. 

Kasi Intel membenarkan bahwa aspirasi yang disampaikan saat ini sedang dalam penanganan Kejati. Namun, dirinya tidak tau sudah sampai sejauh mana kasus tersebut berjalan. 

"Jadi benar beberapa sedang ditangani oleh pihak Kejati. Namun sudah sejauh mana, nanti kita akan tindaklanjuti," ucap Ahmad Sudarmaji, ditemui usai aksi damai ratusan massa dari Rajawali Emas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah laporan yang disampaikan diantaranya, revitalisasi alun-alun, Pandan Kuning Park, dan pembangunan kapal mendoan, pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Solar Cell. Beberapa diantaranya sudah dalam penanganan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. (whn/chm)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gantikan Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Hukum, Setter Muda GS Caltex Sukses Curi Perhatian di Turnamen Pramusim

Gantikan Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Hukum, Setter Muda GS Caltex Sukses Curi Perhatian di Turnamen Pramusim

Nama setter yang membawa GS Caltex menjuarai Liga Voli Korea musim 2025/2026, Ahn Hye-jin, tengah menjadi sorotan usai dirinya terkena kasus hukum cukup serius.
Kesempatan Terakhir untuk Virgil van Dijk

Kesempatan Terakhir untuk Virgil van Dijk

Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, yakin De Oranje harus siap berjuang untuk mewujudkan mimpinya menjadi juara untuk pertama kalinya. Belanda akan menghadapi Jepang pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 di Kansas, AS.
Skandal Motor Listrik MBG Rp1 Triliun, Dudung Sebut Ada Dugaan Mark Up hingga Rp200 Miliar

Skandal Motor Listrik MBG Rp1 Triliun, Dudung Sebut Ada Dugaan Mark Up hingga Rp200 Miliar

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap, adanya indikasi mark up anggaran dalam pengadaan kendaraan operasional Badan Gizi Nasional (BGN).
Respons Berkelas Beckham Putra Nugraha, Tekanan Oknum Supoter Tak Berpengaruh pada Prestasi di Persib dan Timnas Indonesia

Respons Berkelas Beckham Putra Nugraha, Tekanan Oknum Supoter Tak Berpengaruh pada Prestasi di Persib dan Timnas Indonesia

Alih-alih mencari pelaku, Beckham Putra Nugraha justru memamerkan prestasinya baik bersama Persib Bandung maupun Timnas Indonesia. 
Siswa SMAN 11 Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok 4 Teman Gara-gara Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Siswa SMAN 11 Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok 4 Teman Gara-gara Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Seorang siswa SMAN 11 Surabaya bernama Thomas Julianus Kristianto meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh empat orang temannya.
KSAD Bantah TNI Ikut Urusi Begal: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara

KSAD Bantah TNI Ikut Urusi Begal: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membantah anggapan soal TNI saat ini ikut mengurusi masalah begal.

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Pengamat sepak bola, Erwin Fitriansyah berbicara progres Timnas Indonesia di tangan pelatih John Herdman usai skuad Garuda tekuk Mozambik pada FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT