GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Pencoblosan, Warga dan Panwas di Kebumen Tangkap Motor Berplat Merah Bawa Uang Puluhan Juta Rupiah

Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) petugas Panwas, pada Rabu (27/11/2024) dini hari tadi.
Rabu, 27 November 2024 - 09:45 WIB
Tumpukan uang dalam tas kresek di dalam bagasi motor berplat merah milik seorang kades di Kebumen, Rabu (27/11/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, tvOnenews.com - Oknum Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) petugas Panwas, pada Rabu (27/11/2024) dini hari tadi. Aksi tangkap tangan oleh Panwas ini pun viral di media sosial. 

Video berdurasi 3 menit 33 detik itu memperlihatkan dua orang pengawas disaksikan oleh warga membuka bagasi motor berplat merah, yang merupakan motor dinas EL Kepala Desa Grenggeng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa itu berawal dari dua orang yang mencurigakan. Warga yang curiga akhirnya mengintrogasi keduanya. Dan mereka mengaku akan mengambil uang wuwuran.

Warga yang sudah mengetahui niat kedua orang itu, lantas menghubungi anggota Panwas Karanganyar. Benar saja, tiba dilokasi petugas panwas disaksikan warga sekitar akhirnya membuka bagasi motor dinas yang diduga milik Kades EL.

"Ini ada tas kresek hitam, monggo dibuka untuk memastikan isinya apa," ujar warga dan petugas panwas saat membuka jok motor.

Saat bagasi motor terbuka, ada dua tas kresek warna hitam. Setelah disaksikan bersama dan dibuka ternyata berisi uang sejumlah Rp.68.475.000 dan secarik kertas bertuliskan Grenggeng, data 2.739, Eksekusi. 

"Pak Panwas tas kresek satunya monggo dibuka, apakah isinya APK atau apa," seru salah satu warga. Setelah dibuka tas kresek hitam satunya berisi kaos warna merah muda berlogo Germas. 

Korcam Paslon 01 Gombong, Joko Budi Sulistyanto saat dihubungi melalui sambungan telepon membenarkan OTT tersebut. Kata Joko, berawal dari adanya pertemuan disebuah rumah salah satu kader partai di Desa Karangkemiri. 

Warga yang curiga dengan pertemuan itu melihat ada seseorang keluar dari dalam rumah dan memasukan bungkusan plastik kresek warna hitam ke dalam bagasi motor berplat merah, yang diduga milik seorang kepala desa di Kecamatan Karanganyar.

"Jadi warga sekitar curiga ada pertemuan dirumah salah satu kader partai. Warga melihat ada seseorang keluar dari dalam rumah kemudian memasukan tas kresek hitam ke jok motor dinas plat merah. Terus orang itu buru-buru masuk kedalam rumah lagi," jelas Joko melakui sambungan telepon, Rabu (27/11/2024) pagi.

Masyarakat sekitar yang curiga kemudian menghubungi anggota Panwas setempat. Saat ditunggu pemilik motor berplat merah yang diduga milik oknum kades tak kunjung dari dalam rumah, warga dan anggota panwas kemudian membawa motor tersebut ke Kantor Panwas Kecamatan Karanganyar.

"Ada kemungkinan pemilik motor kabur lewat pintu belakang atau lewat jendela. Kemudian motor oleh warga dan anggota panwas dibawa ke Kantor Panwas," kata Joko melanjutkan.

Untuk memastikan tas kresek warna hitam didalam bagasi motor berplat merah yang diduga milik salah seorang kades, dengan disaksikan oleh warga, Polisi dan TNI, kemudian anggota Panwas membuka bagasi motor berplat merah tersebut. 

"Benar saja isinya uang dan secarik kertas. Jumlah uangnya ada Rp.68 juta lebih dan kertas bertulis tangan Grenggeng, data 2.739, Eksekusi," ucapnya.

Atas temuan ini, Panwas Kecamatan Karanganyar lantas memberi kabar ke Bawaslu Kebumen. Selang beberapa lama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) datang.

"Selang beberapa lama kemudian, Bawaslu dan Gakkumdu datang. Kapolres Kebumen juga tampak kelihatan hadir dilokasi semalam mas," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas peristiwa OTT warga dan panwas semalam, rencananya siang ini (Rabu) tim kampanye dari Paslon 01 akan melaporkan ke Bawaslu Kebumen. 

"Siang ini kami akan datang ke Bawaslu Kebumen, melaporkan kejadian ini mas. Terkait sanksi hukumnya kami serahkan semuanya ke Bawaslu," pungkasnya. (wkn/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reuni Berbeda Seragam: Vanja Bukilic Ngaku Siap Hadapi Megawati Hangestri di V-League

Reuni Berbeda Seragam: Vanja Bukilic Ngaku Siap Hadapi Megawati Hangestri di V-League

Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri yang musim lalu menjadi duet andalan Red Sparks, kini harus saling berhadapan di V-League. Dari tandem jadi rival berat.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Sejak Awal SMAN 1 Pontianak Akui Tidak Punya Maksud Menganulir Hasil Lomba, Sebut Hanya Ingin Dapat Kejelasan

Sejak Awal SMAN 1 Pontianak Akui Tidak Punya Maksud Menganulir Hasil Lomba, Sebut Hanya Ingin Dapat Kejelasan

SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak punya maksud untuk menganulir hasil lomba. 
Menangis Histeris Panggil Namanya, Gubernur Dedi Mulyadi Terkejut Dengar Pengakuan Dede Arasy

Menangis Histeris Panggil Namanya, Gubernur Dedi Mulyadi Terkejut Dengar Pengakuan Dede Arasy

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengunggah video yang menampilkan seorang anak tengah menangis menyebut namanya.
Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Dengan mata berbinar-binar, gubernur Malut Sherly Tjoanda menceritakan perjalanan asmaranya dengan mendiang Benny Laos sebelum putuskan menikah pada tahun 2005.
Resah Aman Yani Disebut Ririn Jadi Dalang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Keluarga: Jangan-jangan Korban

Resah Aman Yani Disebut Ririn Jadi Dalang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Keluarga: Jangan-jangan Korban

Adik Aman Yani, Titi mengatakan keluarga khawatir nasib kakaknya usai Ririn Rifanto menjadi terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Inramayu.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT