GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Landa Sejumlah Desa di Banyumas, BPBD Dirikan Dua Pos Lapangan

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sejak Minggu (1/12/2024) kemarin.
Senin, 2 Desember 2024 - 12:44 WIB
Anggota TNI memantau genangan banjir di Desa Grujugan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (2/12/2024).
Sumber :
  • ANTARA

Purwokerto, tvOnenews.com - Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sejak Minggu (1/12/2024) kemarin.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Budi Nugroho mengatakan, saat ini BPBD Kabupaten Banyumas, telah mendirikan dua pos lapangan untuk menangani bencana banjir yang menggenangi sejumlah desa di wilayah setempat.

"Berdasarkan laporan sementara yang kami terima, bencana banjir akibat hujan lebat yang terjadi sejak Minggu (1/12) malam hingga pagi ini melanda sejumlah desa di Kecamatan Kemranjen, Sumpiuh, dan Tambak," kata Budi Nugroho di Purwokerto, Banyumas, Senin (1/12/2024).

Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya untuk sementara mendirikan dua pos lapangan di bawah koordinasi Pos Komando Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Banyumas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam hal ini, Pos Lapangan 1 berlokasi di Balai Desa Grujugan, Kecamatan Kemranjen, dengan zona operasi meliputi Desa Grujugan, Sirau, Kebarongan, dan Sidamulya.

Sementara Pos Lapangan 2 berlokasi di Balai Desa Kemiri, Kecamatan Sumpiuh, dengan zona operasi Kelurahan Sumpiuh khususnya Grumbul Karet, Desa Nusadadi, Selandaka, dan Karanggedang.

"Hingga saat ini, kami masih memantau perkembangan serta memperbarui data informasi termasuk melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi apabila diperlukan," katanya.

Menurut dia, dua pos lapangan tersebut juga disiapkan untuk pendistribusian logistik ke titik pengungsian jika nantinya ada warga yang mengungsi.

Ia mengimbau sumber daya lintas sektor untuk berkoordinasi dengan Pos Komando Pusdalops BPBD Kabupaten Banyumas maupun koordinator pos lapangan.

"Saat ini kebutuhan sumber daya operasi masih cukup dengan sumber daya BPBD Kabupaten Banyumas. Apabila terdapat eskalasi, kami akan segera mohon bantuan kekuatan lintas sektor," katanya.

Terkait dengan penyebab banjir di wilayah Kecamatan Kemranjen, dia mengatakan hal itu tidak semata-mata disebabkan oleh hujan lebat yang terjadi pada hari Minggu (1/12) juga limpasan dari bendungan yang dibuat masyarakat di Kali Afur, Desa Mujur, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, sehingga menggenangi sebagian Desa Grujugan.

Selain itu, kata dia, luapan air dari arah Desa Kebarongan dan Nusamangir masuk ke sebagian wilayah Desa Sirau, khususnya Grumbul Pacar Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara topografi, wilayah Desa Grujugan dan Sirau merupakan cekungan karena elevasi ketinggian di titik terendah banjir Desa Grujugan hanya 9,67 mdpl (meter di atas permukaan laut) atau di bawah elevasi ketinggian tanah Pantai Widara Payung, Kabupaten Cilacap, yang berada di 10,9 mdpl," kata Budi. (ant/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Balita 4 Tahun Tewas Disiksa di Sidoarjo oleh Ayah Kandungnya

Balita 4 Tahun Tewas Disiksa di Sidoarjo oleh Ayah Kandungnya

Pemeriksaan awal polisi menemukan luka memar di beberapa bagian tubuh korban, termasuk dahi, bibir, dada, perut, dan paha. Ayah korban mengakui telah melakukan kekerasan terhadap anaknya.
Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Luapkan Amarahnya Usai Dihujat Karena Konten Status WNA Anak: Sampe Sini Gak Paham Juga?

Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Luapkan Amarahnya Usai Dihujat Karena Konten Status WNA Anak: Sampe Sini Gak Paham Juga?

Sosok Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas, alumni penerima beasiawa LPDP kembali muncul dan melakukan klarifikasi.
Kericuhan Oknum Suporter di Laga Persijap vs Persis Jadi Sorotan, PSSI: Jangan Sampai Lupa Tragedi Kanjuruhan!

Kericuhan Oknum Suporter di Laga Persijap vs Persis Jadi Sorotan, PSSI: Jangan Sampai Lupa Tragedi Kanjuruhan!

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyinggung pentingnya menjaga keamanan dalam sepak bola Indonesia. Ia meminta suporter untuk tidak melupakan peristiwa Kanjuruhan.
Buntut Ulah Suporter yang Belum Disiplin, PSSI Beri Sinyal Larangan Away Berlanjut di Super League Musim Depan

Buntut Ulah Suporter yang Belum Disiplin, PSSI Beri Sinyal Larangan Away Berlanjut di Super League Musim Depan

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, angkat bicara terkait fenomena ujaran rasisme yang kembali menjadi sorotan dalam sepak bola Indonesia.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Profil Ruce Nuenda, Influencer ‘Mama Ebra’ yang Viral Usai Olahraga di Ruang Publik Saat Terinfeksi Campak

Profil Ruce Nuenda, Influencer ‘Mama Ebra’ yang Viral Usai Olahraga di Ruang Publik Saat Terinfeksi Campak

Profil Ruce Nuenda viral setelah tetap olahraga di ruang publik saat terkena campak. Influencer Mama Ebra ini akhirnya minta maaf usai menuai kritik warganet.

Trending

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Jay Idzes resmi menjadi pemain Indonesia dengan estimasi nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah. Bek Sassuolo itu melampaui rekor Mees Hilgers setelah ETV-nya tembus €11,7 juta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT