News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pamer PDIP Menang di 19 Pilkada di Jateng, Puan: Silakan Menilai, Jateng Masih Kandang Banteng Atau Tidak

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani hadir dalam pertenuan internal struktur PDIP di Jawa Tengah. Pertemuan itu dihelat di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Panti Marhaen Kota Semarang, Senin (2/12/24).
Senin, 2 Desember 2024 - 21:30 WIB
Ketua PDIP Puan Maharani hadiri pertemuan internal PDIP Jawa Tengah di Semarang, Senin (2/11/24).
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, tvOnenews.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani hadir dalam pertenuan internal struktur PDIP di Jawa Tengah. Pertemuan itu dihelat di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Panti Marhaen Kota Semarang, Senin (2/12/24).

Hadir juga pada pertemuan itu, para pengurus DPC PDIP se Jawa Tengah dan para pasangan calon wakil gubernur serta calon bupati dan wali kota yang baru saja bertempur di Pilkada serentak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah pertemuan, Puan pun melayani doorstop dengan wartawan yang telah menunggu di depan Panti Marhaen.

Salah satu yang menarik adalah saat Puan mengomentari hasil Pilkada, terutama Pemilihan Gubernur Jawa Tengah.

Pada pemilihan itu paslon PDIP Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi tumbang setelah hasil Real Count hanya meraih  sekitar 40 persen suara, kalah dari paslon Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen. Hal ini memicu penilaian bahwa Jawa Tengah tidak lagi menjadi kandang banteng.

Menanggapi hal itu Puan mempersilakan orang untuk menilai. Ia pun menyebut bahwa PDIP menang Pilkada di 19 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, meski di Pilgub kalah.

"Alhamdulilllah PDIP menang di 19 daerah fi Jawa Tengah. Silakan menilai, ada 19 kabupaten dan kota yang masih dimenangkan PDIP. Apakah Jateng masih kandang banteng atau tidak, silakan menilai," kata Puan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil Pilkada, lanjutnya, jadi evaluasi bahan evaluasi baik internal dan eksternal dari hasil Pilkada 2024. Termasuk jika ada temuan kecurangan maka ia meminta kader untuk mengumpulkan bukti sebelum melakukan laporan.

"Kalau ada kecurangan kami minta kumpulkan bukti kemudian laporan ke pihak berwenang. Nanti ke Bawaslu atau KPU atau tim hukum di internal partai," jelas Puan sambil menuju ke mobil. (tjs/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gerindra Rayakan HUT ke-18, Megawati Kirim Karangan Bunga sebagai Simbol Ini

Gerindra Rayakan HUT ke-18, Megawati Kirim Karangan Bunga sebagai Simbol Ini

Hari ini, Jumat (6/1/2026) Gerindra rayakan HUT ke-18. Perayaan itu, dirayakan secara sederhana di kediaman Presiden Prabowo, Kertanegara. Sontak, perayaan itu
Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia Dinilai Stagnan, Pakar Soroti Dampaknya ke Iklim Usaha

Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia Dinilai Stagnan, Pakar Soroti Dampaknya ke Iklim Usaha

Persoalan hukum di Indonesia saat ini tidak lagi semata isu yuridis, melainkan telah menjadi faktor penentu kepercayaan investor dan keberlangsungan iklim usaha nasional.
Misi Balas Dendam Tercapai: Persib Permalukan Malut United, Maung Bandung Pertahankan Rekor Kemenangan Kandang

Misi Balas Dendam Tercapai: Persib Permalukan Malut United, Maung Bandung Pertahankan Rekor Kemenangan Kandang

Persib Bandung menang dengan skor akhir 2-0 dari Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (6/2/2026). 
Ihwal Sang Anak Menggantikan Adies Kadir di Kursi DPR RI, Ketum Golkar Beberkan Penyebabnya

Ihwal Sang Anak Menggantikan Adies Kadir di Kursi DPR RI, Ketum Golkar Beberkan Penyebabnya

Belakangan ini ramai perbincangan terkait anak Adies Kadir, Adela Kanasya Adies menggantikan Adies Kadir di kursi DPR RI. Bahkan, sebagian publik mempertanyakan
John Herdman Blak-blakan, Ternyata ini Masalah Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

John Herdman Blak-blakan, Ternyata ini Masalah Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

John Herdman blak-blakan mengungkap kualitas skuad Timnas Indonesia sekaligus membedah masalah yang terjadi di era Patrick Kluivert. Apa faktor yang membuat Garuda belum maksimal?
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT