GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Total 24 Kapal Terbakar di Pelabuhan Pelindo Tegal, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 60 Miliar

Kapal nelayan ikan yang terbakar di Pelabuhan Pelindo Tegal kini mencapai 24 Unit. Bahkan, hingga Jumat (27/12/2024) petang, masih ada satu kapal yang mengeluarkan asap dan api.
Jumat, 27 Desember 2024 - 19:55 WIB
Petugas pemadam kebakaran tengah melakukan pemadaman dan pendinginan puluhan kapal yang terbakar di Pelabuhan PT Pelindo Tegal.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Tegal, tvOnenews.com - Kapal nelayan ikan yang terbakar di Pelabuhan Pelindo Tegal kini mencapai 24 Unit. Bahkan, hingga Jumat (27/12/2024) petang, masih ada satu kapal yang mengeluarkan asap dan api.

Proses pemadaman dan pendinginan terus dilakukan petugas gabungan baik dari Damkar Tegal, Brebes, Kabupaten Tegal, Pemalang dan Pekalongan. Termasuk melibatkan mobil Water Canon Polres Tegal Kota, Polres Brebes, serta Lanal Tegal dan BPBD setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Tegal Kota AKBP Rully Thomas mengatakan, bahwa kobaran api yang membakar menyebabkan 24 kapal nelayan yang sedang bersandar terbakar, baik itu yang terbakar hingga 100 persen maupun kapal yang terbakar 20.persen.

"Secara umum api dapat dipadamkan, meski masih ada satu kapal yang masih mengeluarkan asap hitam. Posisinya berada di tengah,"  kata Rully kepada awak media, Jumat (27/12/223) petang.

Menurut dia, satu kapal yang masih terbakar diduga karena terdapat bahan bakar solar. Namun,  kapal lain telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dari pemda, unsur maritim sejak Jumat dini hari.

Termasuk, petugas gabungan ungkap Kapolres berhasil  melokalisir kapal-kapal lain agar tidak ikut terbakar. 

"Kami juga telah berkordinasi dengan Tim Labfor Polda Jateng untuk melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran," ungkap Rully.

Sementara Danlanal Tegal, Letkol Laut (P) Rizki Purnama Putra mengimbau kepada seluruh pemilik kapal agar menempatkan Anak Buah Kapal (ABK) sehingga dapat memantau segala perkembangan yang terjadi baik siang maupun malam hari di saat kapal-kapal bersandar di pelabuhan.

Pihak Lanal Tegal juga akan berupaya membuka alur keluar masuk pelabuhan, agar kapal-kapal yang masih bersandar dapat keluar sementara dari Pelabuhan Pelindo.

"Ada kapal yang sengaja kita kandaskan untuk membuka alur keluar masuk. Kapal ini akan kami tarik ke darat, sehingga kapal lain bisa keluar. Karena memang pelabuhan ini sudah kelebihan kapasitas," kata Rizki Purnama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah Ketua Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) Susanto mengungkapkan, bahwa akibat terbakarnya kapal-kapal, kerugian ditaksir mencapai Rp 60 miliar.

"Saat ini, tidak hanya pemilik kapal yang shock akibat musibah kebakaran. Namun, para ABK yang kapalnya terbakar juga saat ini terancam menganggur tidak bisa melaut untuk sementara waktu," pungkasnya. (tho/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT