GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 38.342 Keluarga di Semarang Terima Bantuan Pangan Non-Tunai

Sebanyak 38.342 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mencairkan dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kantor Pos Kanwil Regional 4 Semarang Jalan Sisingamangaraja.
Rabu, 23 Februari 2022 - 13:27 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memantau pencairan dana BPNT di Semarang, Rabu (23/2/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Semarang Jawa Tengah - Sebanyak 38.342 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mencairkan dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kantor Pos Kanwil Regional 4 Semarang Jalan Sisingamangaraja, Semarang, Rabu (23/22/022). Setiap KPM menerima Rp600 ribu, untuk tiga bulan ke depan.

Executive Vice President PT Pos Indonesia Regional IV Jateng-DIY Ronal Siahaan mengatakan, untuk pencairan dana BPNT di kantor pos di jajarannya sudah diatur, karena saat ini situasi pandemi Covid-19 belum berakhir. Sehingga pihaknya menentukan skema dalam melayani masyarakat KPM dalam pencairan dana BPNT, yaitu door to door ke rumah tangga sasaran dan di kantor pos setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ronal menjelaskan, untuk 38 ribu lebih KPM di Kota Semarang akan diselesaikan hingga akhir Februari 2022 nanti. Hal itu lebih cepat dari target yang ditetapkan Kementerian Sosial selama sebulan, dan akan diselesaikan maksimal 10 hari saja.

"Data itu sudah kami terima, yang pertama itu 19 ribu sekian sudah kami terima dan tadi malam sudah kami terima lagi data sekitar 19 ribuan juga. Untuk data terbaru masih proses cetak semua ya, tapi artinya data dari Kemensos sudah masuk. Mungkin hari Kamis yang data susulan itu hari Jumatlah, sudah bisa kita bayarkan juga. Karena target kita sebelum akhir bulan sudah harus tersalurkan seluruhnya," kata Ronal.

Sementara itu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan, KPM yang menerima bantuan sosial harus bisa menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Terutama, untuk pembelian kebutuhan pokok atau sembako.

Menurutnya, KPM tidak perlu memaksakan untuk membeli kebutuhan pokok yang saat ini sedang langka dan mahal. Yakni minyak goreng, dan menyarankan masyarakat mengolah makanan dengan cara direbus.

Edukasi bagi penerima manfaat dari bapak presiden yang sebulan Rp200 ribu, itu harus dipergunakan untuk hal-hal yang memang bermanfaat. Terutama untuk bisa membuat keluarga itu bisa menjadi lebih dan lebih sejahtera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi jangan kemudian berpikiran, bahwa duit itu bebas digunakan. Buat beli rokok ya jangan, apalagi buat beli minyak goreng yang sekarang langka ndak usah," ucap Hendi.

Lebih lanjut Hendi juga telah menginstruksikan jajarannya hingga di tingkat kelurahan dan RT/RW membantu PT Pos Indonesia saat mendistribusikan bantuan ke KPM. Terutama, masyarakat disabilitas kurang mampu dan lansia di Kota Semarang. (Didiet Cordiaz/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT