News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebanjiran Beberapa Hari, Warga Desa Doropayung Juwana Mengeluh Minta Bantuan

Banjir masih merendam permukiman warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu.
Sabtu, 1 Februari 2025 - 16:33 WIB
Banjir masih menggenangi Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Pati, Jateng, Sabtu (1/2/2025).
Sumber :
  • tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Banjir masih merendam permukiman warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu. 

Seperti yang dialami Supriyadi, penjual nasi yang merupakan warga RT 1 RW 1, Desa Doropayung, Kecamatan Juwana. Sudah tiga hari ini, dirinya tidak berjualan karena jalan menuju warungnya tergenang air sehingga pembeli enggan untuk keluar rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Banjirnya ini pasang surut. Kalau pasang ya masuk (rumah) lagi airnya. Jam 4 sore mulai masuk, terus jam 5 itu di dalam rumah airnya sebetis orang dewasa atau sekitar 50 sentimeteran. Nanti Subuh kembali surut. Aktivitas sehari-hari ini saya kan jualan nasi, ini saya libur karena banjir jadi ya nggak ada penghasilan,” terang Suryadi.

Meski beberapa hari kebanjiran, namun Supriyadi mengaku belum mendapatkan bantuan. Supriyadi berharap ada bantuan dari pemerintah berupa makanan siap saji dan obat-obatan karena warga mulai terserang gatal-gatal.

“Yang dibutuhkan warga saat ini bahan makanan dan obat-obatan karena kan mulai kena gatal-gatal setelah beberapa hari kami berada di genangan banjir,” harapnya.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Saleh mengungkapkan bahwa banjir di Desa Doropayung kini mulai berangsur surut.

“Untuk kondisinya, sudah mulai surut dari kemarin karena cuacanya cerah, jadi air lebih rendah 10 sentimeter dari kemarin,” ungkapnya. 

Saleh menambahkan, saat ini, masih ada 18 rumah warga yang terendam banjir. 

“Yang terdampak 82 rumah, 105 KK dan 295 jiwa, mereka tersebar di 7 RT. Wilayah terparah ada di RT 1 RW 1 karena memang ada di dekat sungai juwana atau bantaran sungai. Ketinggian air di dalam rumah masih 50 cm, di luar rumah 65 cm. Yang masih ada airnya 18 rumah karena rumah lama belum ditinggikan,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pantauan di beberapa desa yang berada di sepanjang daerah aliran Sungai Silugonggo Juwana, seperti Desa Bumirejo, Kedungpancing, Tluwah, dan Jepuro, banjir juga tampak berangsur surut.

Kabid Kedaruratan BPBD Pati, Sutarno mengatakan, wilayah yang masih kebanjiran sampai hari ini adalah Desa Doropayung, Kecamatan Juwana. Kedalaman banjir di wilayah tersebut adalah 50 sentimeter.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tembus 5,61 Persen, Pemerintah Siapkan Obligasi Panda Bonds di China Lawan Tekanan Global

Tembus 5,61 Persen, Pemerintah Siapkan Obligasi Panda Bonds di China Lawan Tekanan Global

Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan kenaikan ini memperkuat narasi pemerintah bahwa kombinasi kebijakan fiskal dan moneter mulai membuahkan hasil,
Ketua OJK Friderica: Dana Asing Kabur Bukan Salah RI, Tapi Efek Geopolitik dan Ekonomi Dunia

Ketua OJK Friderica: Dana Asing Kabur Bukan Salah RI, Tapi Efek Geopolitik dan Ekonomi Dunia

Serangkaian reformasi struktural digencarkan untuk memperkuat kepercayaan investor global dan meningkatkan kualitas pasar.
Airlangga Bongkar Biang Kerok Modal Asing Kabur dari RI

Airlangga Bongkar Biang Kerok Modal Asing Kabur dari RI

Airlangga menegaskan bahwa fenomena capital outflow kini menjadi perhatian utama pemerintah di tengah tekanan ekonomi global yang belum mereda.
Awalnya Ogah Masuk Politik, Ini Kisah Sherly Tjoanda Jadi Gubernur Malut Diiringi Tangis Usai Suami Meninggal

Awalnya Ogah Masuk Politik, Ini Kisah Sherly Tjoanda Jadi Gubernur Malut Diiringi Tangis Usai Suami Meninggal

Sherly Tjoanda mengaku awalnya menolak terjun ke dunia politik setelah tragedi yang merenggut nyawa sang suami, Benny Laos. Namun, di tengah duka dan tekanan.
Jalanan Provinsi Jadi Konsen Dedi Mulyadi: Banyak Ditemukan Banner Dipaku di Pohon hingga Pohon Menghitam Karena Penggorengan Tahu, Langsung Ditertibkan

Jalanan Provinsi Jadi Konsen Dedi Mulyadi: Banyak Ditemukan Banner Dipaku di Pohon hingga Pohon Menghitam Karena Penggorengan Tahu, Langsung Ditertibkan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memanfaatkan kegiatan Milangkala Tatar Sunda yang digelar pada Sabtu (2/5/2026) lalu sebagai momen monitoring dan evaluasi pembangunan.
Harga Emas Pegadaian Ambles, Antam Turun ke Rp2,871 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Ambles, Antam Turun ke Rp2,871 Juta per Gram

Berikut rincian harga emas di Sahabat Pegadaian pada Rabu 6 Mei 2026

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Timnas Indonesia U-17 berhasil mengawali Piala Asia U-17 2026 dengan raihan yang positif. Hal ini seakan membungkam keraguan yang sempat disematkan kepada pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT