News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Massa Gelar Aksi Dukung Sukatani di Alun-alun Purbalingga

Setelah tanda pagar, aneka postingan, dan komentar di media sosial, aksi langsung mendukung band Sukatani digelar di Alun-alun Purbalingga, Sabtu (22/02/2025).
Sabtu, 22 Februari 2025 - 22:58 WIB
Aksi simpatik dilakukan dengan membagikan sayuran di Jalan sekitar Alun-alun Purbalingga.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Purbalingga, tvOnenews.com - Polemik band Sukatani dengan institusi polisi terus bergulir. Setelah tanda pagar, aneka postingan, dan komentar di media sosial, aksi langsung mendukung band bergenre punk new wave itu digelar di Alun-alun Purbalingga, Sabtu (22/02/2025). Massa aksi tampak sempat berkonfrontasi dengan polisi.

Konfrontasi dengan personel kepolisian yang berjaga dalam aksi terjadi sesaat setelah massa berkumpul. Mereka mendatangi personel polisi sambil menyanyikan lagu "Bayar Bayar Bayar". Mereka juga mengacung-acungkan aneka poster berisi dukungan kepada band asal Purbalingga itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini massa cair dari berbagai latar belakang, termasuk yang terbesar adalah fans Sukatani," ujar Bilqis, salah satu koordinator aksi.

Setelahnya, koordinator aksi meminta massa untuk tenang dan kembali ke arena orasi. Beragam orasi digelar dari berbagai perwakilan kelompok pendukung.

"Sebenarnya, lagu itu bagian dari kritik kepada institusi kepolisian. Ada indikasi intimidasi, makanya hari ini, kita menggelar aksi solidaritas untuk Sukatani dan teman-teman lainnya agar tidak takut bersuara, berekspresi menyampaikan kritik terhadap institusi kepolisian atau pemerintah," ujarnya lagi.

Aksi simpatik juga dilakukan  dengan membagikan sayur saat Sukatani tampil di panggung. Peserta aksi  lang sung turun ke jalan untuk membagikan sayur dan selebaran berisi dukungan terhadap kebebasan bersuara dan berkarya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, grup musik asal Purbalingga itu menghebohkan jagat maya setelah memposting unggahan permintaan maaf kepada polisi di akun resmi media sosial mereka Serra terang-terangan. Selama berkarya, dua personel Sukatani selalu tampil mengenakan penutup kepala, baik di media sosial maupun pentas musik luring hingga identitas asli mereka tak diketahui.

Hal ini terkait lagu "Bayar Bayar Bayar" yang dirilis pada tahun 2023 lalu. Sontak setelahnya muncul gerakan dengan tagar #KamiBersamaSukatani sebagai bentuk pembelaan terhadap kebebasan berkarya dan bersuara. (sjo/ard)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia “Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit”, Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia “Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit”, Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.
Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memberikan apresiasi kepada suporter setelah skuad Garuda menahan Malaysia di lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT