GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bapak dan Anak di Blora Tewas Usai Minum Air Bercampur Racun Gulma, Polisi Periksa 7 Saksi

Nasib naas menimpa sebuah keluarga di Desa Sambonganyar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Seorang bapak dan anaknya tewas diduga setelah meminum air yang sudah tercampur dengan racun gulma
Selasa, 25 Februari 2025 - 17:22 WIB
Polsek Ngawen Periksa 7 saksi terkait meninggalnya anak dan Bapak di Blora, Selasa (25/2/2025)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

Blora, tvOnenews.com – Nasib naas menimpa sebuah keluarga di Desa Sambonganyar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah

Seorang bapak dan anaknya tewas diduga setelah meminum air yang sudah tercampur dengan racun gulma yang terjadi pada Jum'at (21/02/2025) sekitar pukul 19.30 wib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Kapolsek Ngawen, AKP Lilik Eko Sukaryono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi guna mendalami kejadian ini.

"Saksi yang diperiksa kemarin empat orang, hari ini tiga orang, jadi total ada tujuh saksi," ujar AKP Lilik Eko, Selasa (25/2/2025). 

Menurut AKP Lilik Eko, salah satu saksi yang juga diperiksa adalah istri korban. Namun, hingga saat ini, ia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

"Kami sudah berusaha mengajak komunikasi, tapi istri korban masih belum bisa memberikan pernyataan," tambah AKP Lilik Eko.

Dua korban yang meninggal dunia adalah Muslikin (45) dan anaknya SKP (9). Saat itu, keduanya menenggak air dari sebuah botol yang berada di atas meja rumah. Diduga kuat, air tersebut telah tercampur dengan racun gulma.

Polisi hingga kini masih berusaha mencari tahu mengapa botol berisi air bercampur racun gulma tersebut berada di atas meja makan.

"Itu yang masih kami dalami. Yang paling tahu soal itu adalah istrinya, sehingga kami terus berupaya meminta keterangan darinya," jelas AKP Lilik Eko.

Peristiwa ini terungkap setelah SKP sempat meminta pertolongan warga. Bocah tersebut melambaikan tangan dan berteriak histeris sebelum akhirnya ambruk tak berdaya.

"Saat warga datang, korban pertama (Muslikin) sudah tergeletak dengan posisi terlentang di teras depan rumah. Mulutnya berbusa dan dia dalam kondisi tidak sadarkan diri," terang Lilik.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera mengangkat Muslikin ke dalam rumah dan menidurkannya di kasur ruang tamu. Namun, selang 20 menit kemudian, SKP yang semula meminta pertolongan tiba-tiba mengalami kondisi serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tiba-tiba korban SK lemas dan tak berdaya," tambah AKP Lilik Eko.

Ibu korban, Maspupah, yang panik melihat kondisi suami dan anaknya, segera meminta warga untuk mengambilkan air mineral. Air itu kemudian diberikan kepada korban dalam upaya pertolongan pertama. Sayangnya, nyawa keduanya tak tertolong.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Dosa Persib Bandung dan Bobotoh yang buat AFC Beri Denda Rp3,5 M Serta Sanksi Pertandingan Tanpa Suporter di Asia

3 Dosa Persib Bandung dan Bobotoh yang buat AFC Beri Denda Rp3,5 M Serta Sanksi Pertandingan Tanpa Suporter di Asia

Persib Bandung terbukti bersalah karena insiden pitch invasion oleh Bobotoh di penampilan terakhir Persib Bandung di AFC Champions League Two 2025-2026 melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Februari 2026 lalu. 
Piala Indonesia Akhirnya Comeback Musim Depan? I.League Beri Sinyal tapi Ada Kendala Besar

Piala Indonesia Akhirnya Comeback Musim Depan? I.League Beri Sinyal tapi Ada Kendala Besar

I.League membuka peluang Piala Indonesia kembali bergulir musim depan. Namun, jadwal padat Super League jadi tantangan besar untuk realisasinya.
MPR Bantah Ada Keberpihakan Juri Lomba Cerdas Cermat: Itu Kendala Teknis Sound

MPR Bantah Ada Keberpihakan Juri Lomba Cerdas Cermat: Itu Kendala Teknis Sound

Sekjen MPR RI menyebut persoalan yang terjadi dalam final lomba lebih disebabkan kendala teknis, termasuk masalah suara atau sound saat perlombaan berlangsung.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Menguntit Al Nassr yang Bertengger di Puncak

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Menguntit Al Nassr yang Bertengger di Puncak

Hingga update terakhir pada Rabu (13/5/2026) pukul 18.35 WIB, tensi di papan atas klasemen semakin memanas menyusul hasil imbang antara Al Nassr vs Al Ahli.
Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa Bacakan Tuntutan Korupsi Chromebook Setebal 1.597 Halaman

Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa Bacakan Tuntutan Korupsi Chromebook Setebal 1.597 Halaman

Jaksa membacakan tuntutan setebal 1.597 halaman terhadap Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook dan CDM di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Prediksi Line Up Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Dukungan Pemain Senior Timnas Korea Selatan

Prediksi Line Up Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Dukungan Pemain Senior Timnas Korea Selatan

Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi diprediksi akan menjadi tumpuan lini serang Hyundai Hillstate, dengan dukungan pemain berpengalaman Timnas Korea Selatan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT