News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar Tumpah di Pantura Brebes Berpotensi Jadi Titik Kemacetan Arus Mudik Lebaran

Keberadaan sejumlah pasar tumpah yang menempati badan jalan di jalur utama pantai utara (Pantura) Brebes, Jawa Tengah, berpotensi mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas saat arus mudik Lebaran.
Selasa, 4 Maret 2025 - 10:56 WIB
Pedagang di pasar tumpah Bulakamba, Kabupaten Brebes menjajakan dagangannya di badan jalan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tri Handoko

Brebes, tvOnenews.com - Keberadaan sejumlah pasar tumpah yang menempati badan jalan di jalur utama pantai utara (Pantura) Brebes, Jawa Tengah, berpotensi mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas saat arus mudik Lebaran.

Sebenarnya meski sudah ada tol Trans Jawa, namun keberadaan pasar tumpah selama ini selalu menjadi ancaman yang menghambat arus lalu lintas saat mudik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pedagang yang menjajakan barang dagangannya di badan jalan, menyebabkan penyempitan jalan. Apalagi saat menjelang lebaran, jumlah pedagang pasar diperkirakan akan mengalami peningkatan.

Dari pantauan dilapangan, selain pedagang,  keberadaan armada becak yang menunggu penumpang di sekitar pasar menyebabkan arus lalu lintas semakin tersendat, karena mereka menempati hampir separuh badan jalan dan hanya menyisakan satu lajur.

Kondisi ini diperparah dengan angkutan umum yang berhenti menaikan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat,  sehingga memicu kendaraan lainnya harus terhenti.

Ada beberapa pasar  tumpah di sepanjang jalur utama pantura brebes yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Salah satunya Pasar Bulakamba, yang setiap hari ratusan pedagang tumpah ruah hingga meluber ke pinggiran jalan Pantura.

Selain disesaki pedagang, badan jalan juga dipenuhi kendaraan becak dan kendaraan sepeda motor yang parkir di badan jalan. Kondisi ini makin semrawut, dengan banyaknya orang yang berlalu lalang menyeberang jalan.

Salah satu pedagang Kartini (65) mengaku, ia dan pedagang lainnya memilih berjualan di depan pasar ketimbang harus masuk ke dalam pasar. Namun, meski lebih laku akan tetapi para pedagang khawatir dengan keselamatan jiwanya karena banyak lalu lalang kendaraan besar melintas.

"Takut pasti, cuman mau gimana lagi. Disini lebih laris dan kami juga sama kok, tiap hari ditariki retribusi oleh petugas pasar sebesar Rp 2 ribu rupiah. Jadi kami jualan disini legal sama dengan yang jualan di dalam," kata Kartini kepada awak media, Selasa (04/03/2025) pagi.

Terpisah Kasat Lantas Polres Brebes AKP Rahandy Gusti Pradana mengatakan, bahwa aktifitas pedagang pada jam jam sibuk, memang bisa menghambat arus lalu lintas yang melintas, khususnya kendaraan roda empat yang akan melewati pasar tersebut.

"Guna mengantisipasi kemacetan akibat pasar tumpah pada arus mudik Lebaran mendatang, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti pihak pengelola pasar, Dishub dan juga Satpol PP," kata Rahandy.

Sementara guna mengantisipasi kemacetan pada arus mudik Lebaran mendatang, Rahandy menambahkan bahwa pihak kepolisian akan menempatkan petugas. Termasuk menerapkan rekayasa lalu lintas.

"Kami juga mengimbau kepada kendaraan yang melintas untuk lebih ekstra hati-hati saat melintasi pasar yang ramai akan warga yang menyebrang jalan keluar masuk pasar," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain pasar tumpah Bulakamba, ada beberapa pasar lainnya yang berada di jalur mudik di jalur Pantura, seperti Pasar Losari, Tanjung, Brebes dan Limbangan. Sementara untuk di jalur ke arah selatan yakni Pasar Dermoleng  Kecamatan Ketanggungan dan Pasar Linggapura Kecamatan Tonjong. (tho/buz).

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT