News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita dengan Leher Nyaris Putus di Tegal

Kasus pembunuhan terhadap wanita dengan korban leher nyaris putus di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terungkap. Pelaku menghabisi korban karena dendam lantaran tidak memakai jasanya dalam membangun rumah.
Rabu, 23 April 2025 - 22:25 WIB
Polres Tegal saat rilis kasus pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Ponirah (45).
Sumber :
  • Tim tvOne - Mohammad Hamzah

Tegal, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan terhadap wanita dengan korban leher nyaris putus di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terungkap. Pelaku menghabisi korban karena dendam lantaran tidak memakai jasanya dalam membangun rumah.

Polisi resmi menetapkan Mohammad Komarul Hadi (40) sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Ponirah (45).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian tragis ini terjadi pada Senin, 3 Maret 2025, sekitar pukul 16.15 WIB, di Jalan Dukuh Siketi, Desa Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Tersangka diduga melakukan penganiayaan yang berujung pada kematian korban.

Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika korban, yang sedang dalam perjalanan menuju rumah orangtuanya, berjalan kaki bersama seorang saksi.

Korban berniat menyalakan lampu penerangan dan mengambil pakaian ganti untuk orangtuanya yang sedang menginap di rumah anaknya.

Saat melintas di depan rumah tersangka, tiba-tiba MKH keluar dan melemparkan golok ke arah korban, meski golok tersebut tidak mengenai sasaran.

“Korban yang panik langsung berlari mencoba menyelamatkan diri, namun tersangka terus mengejar dengan golok yang sebelumnya dilemparkan,” kata AKBP Bayu dalam konferensi pers di Mapolres Tegal, Rabu, (23/4/2025).

Korban akhirnya terjatuh setelah menabrak tiang besi jemuran di tepi jalan. Tersangka yang terus mengejar mendekati korban dan langsung mengayunkan golok ke arah leher korban berkali-kali.

Warga yang mendengar teriakan datang untuk menolong, tetapi tersangka segera melarikan diri ke rumahnya. Korban yang tergeletak berlumuran darah kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap MKH. Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka kini dikenakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

Kapolres Tegal menjelaskan bahwa motif di balik penganiayaan ini adalah rasa sakit hati dan dendam tersangka terhadap korban.

Tersangka merasa dirugikan karena sebelumnya dijanjikan akan dilibatkan dalam pembangunan rumah korban. Namun, setelah korban memilih meminta bantuan warga sekitar untuk membangun rumah, tersangka merasa dikhianati.

“Pelaku merasa kecewa karena sudah berjanji untuk terlibat dalam pembangunan rumah korban, namun korban justru memilih bantuan orang lain. Rasa sakit hati inilah yang memicu tindakan kekerasan tersebut,” ungkapnya.

Meskipun banyak spekulasi yang berkembang di masyarakat tentang kemungkinan tersangka mengalami gangguan jiwa, hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa MKH tidak mengalami gangguan jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Persepsi masyarakat mengenai gangguan jiwa pelaku tidak bisa dijadikan dasar. Pemeriksaan dari ahli menyatakan pelaku dalam kondisi mental yang sehat,” tegas AKBP Bayu.

Polisi kini tengah menyelidiki lebih lanjut terkait kebiasaan tersangka yang sering membawa golok. (mdh/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG memprakirakan  sebagian wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan ringan mulai Jumat siang hingga sore, dengan suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius.
Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Otoritas liga tertinggi Belanda, Eredivisie, resmi mengetuk palu dan menolak tuntutan dari NAC Breda untuk melakukan pertandingan ulang dengan Go Ahead Eagles.
Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Meskipun kembali jadi dicadangkan sekembalinya dari bela Timnas Indonesia, namun Elkan Baggott justru semakin dekat bawa Ipswich Town promosi ke Premier League.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendominasi perhatian publik. Mulai dari penonaktifan pejabat Samsat hingga permintaan maaf KDM, ini rangkumannya.
5 Weton yang Cintanya Bersemi Indah pada 11 April 2026, Sabtu Kliwon Ada Pertemuan Tak Terduga dengan Si Dia

5 Weton yang Cintanya Bersemi Indah pada 11 April 2026, Sabtu Kliwon Ada Pertemuan Tak Terduga dengan Si Dia

Berikut lima weton yang diramalkan akan mengalami kisah asmara paling manis dan penuh keajaiban di tanggal 11 April 2026.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT